Banyak orang-tua ingin membawa anaknya saat berbelanja. Kendalanya, tidak semua anak mudah diatur sesuai keinginan mereka.

Banyak orang-tua ingin membawa anaknya saat berbelanja. Kendalanya, tidak semua anak mudah diatur sesuai keinginan mereka, dan atau tidak semua orang-tua memahami cara mengendalikan anak saat membawa mereka ke tempat perbelanjaan.Krisis saat berbelanja terkadang diselingi debat mengenai barang yang boleh dibeli atau tidak, dan ditengahi dengan jeritan atau anak yang merajuk di lantai supermarket.Dilansir dari The Consumerist, berikut adalah saran para pakar mengenai cara berkompromi dengan anak saat sedang berbelanja supaya lebih nyaman dan tidak berantakan, serta jauh lebih menyenangkan.

Perencanaan Waktu yang Baik

Waktu adalah segalanya. Cobalah untuk merencanakan waktu belanja dengan anak secara optimal. Pastikan sebelum pergi berbelanja, anak-anak telah berisitirahat dengan baik dan perutnya sudah kenyang. Selain itu, belanjalah pada saat kondisi toko atau supermarket tidak begitu ramai. Misalnya, bila saat akhir pekan, tibalah saat toko baru saja buka. Hal ini akan membantu menghindarkan Anda dari antrian yang panjang saat membayar, serta ruang yang lebih lega saat memilih barang.Seorang blogger perempuan asal Amrik, Mandy Dawson mengatakan bahwa hambatan saat berbelanja bersama anak akan muncul saat Anda berada di dalam toko lebih dari satu jam. “Pada titik ini, Anda menjadi rentan terhadap pembelian impuls yang diarahkan oleh anak-anak Anda,” katanya.

Membawa Hiburan

Pastikan untuk membawa hal-hal yang memang menjadi perhatian anak-anak Anda, misalnya boneka atau mainan kesayangannya. Ketika anak Anda mulai merasa bosan saat belanja sementara Anda belum selesai melakukannya, saatnya untuk mengeluarkan perangkat andalan tersebut. Ide lainnya yang patut dipertimbangkan adalah membiarkan anak Anda membaca buku atau menggambar seraya Anda berbelanja.

Berikan Penghargaan atas Perilaku yang baik

Beberapa orang tua kuatir dengan cara untuk menawarkan hadiah atas perilaku yang baik. Namun itu hanyalah masalah waktu yang tepat. Anda dapat memberlakukan hal ini apabila anak mulai rewel pada saat berbelanja. Menjanjikan buku mewarnai baru, mainan, menonton film kartun favorit, atau pergi ke tempat yang disukainya akan memberikan ketenangan yang cukup hingga Anda selesai berbelanja. Namun jika ia tidak menepati janjinya untuk bersikap tenang selama Anda berbelanja, Anda berhak untuk menyangkal janji tersebut. Ini adalah salah satu cara dimana anak-anak belajar bahwa setiap tindakan memiliki konsekuensi.

Biarkan Anak Membantu

Jika Anda memiliki lebih dari seorang anak yang harus dibawa berbelanja, ajarkan pada anak yang lebih tua untuk menjaga anak yang lebih kecil selama keduanya berada dalam keranjang atau kereta dorong belanja. Anda juga bisa membiarkan anak membantu dengan mengambilkan barang yang dibutuhkan. Umumnya anak-anak menyukai hal ini. Kegiatan ini sekaligus mengajarkan mereka memilih barang yang disukainya atau tidak, dibutuhkan atau tidak, serta apakah sesuai dengan usia mereka atau tidak.

Ubah Belanja Jadi Kegiatan Menyenangkan

Cobalah untuk mengubah pengalaman berbelanja menjadi sebuah permainan untuk anak-anak Anda. Misalnya dengan membuat daftar bergilr mengenai hal-hal yang mereka syukuri, mengajukan pertanyaan trivia spesifik tentang liburan atau acara mendatang, atau mengambil dua barang dan kemudian meminta mereka untuk melihat perbandingannya. Pastikan untuk memuji upaya mereka dalam merespon dan memberikan jawaban yang benar jika diperlukan. Interaksi Anda dengan anak-anak Anda akan membantu mereka tetap terlibat dan kegiatan belanja Anda tetap produktif .

Sumber: http://lifestyle.liputan6.com/read/2042503/5-tips-berbelanja-nyaman-dengan-anak

Artikel Terkait

Coba-coba Pakai Tembakau Gorilla, Risikonya Gangguan Jiwa Penggunaan tembakau super cap gorilla tetap tak aman meski hanya untuk coba-coba. Sebabnya, tembakau ini bisa memicu timbulnya gangguan jiwa. dr Andri, SpKJ, FAPM, psikiater dari Klinik Psikosomatik RS Omni Alam Sutera men...
Ineu Sebut Momen Kartini Refleksi Kaum Perempuan Indonesia Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat, Ineu Purwadewi Sundari menyebutkan bahwa momen peringatan Hari Kartini setiap tanggal 21 April sebagai momentum merefleksikan nilai-nilai kepribadian Kartini bagi kaum p...
Tidak Ada yang Menandingi Cinta Ibu Ingin tahu sebesar apa cinta dan kasih sayang seorang ibu kepada anak perempuannya? Lihat di sini beberapa ilustrasinya. Sepanjang hidup sampai dengan saat ini, Anda mungkin telah mengalami jatuh cinta dengan beberapa oran...
Ini Isi Lengkap Perppu Kebiri KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo  telah menandatangani peraturan pemerintah pengganti undang-undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang perrubahan kedua Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Perppu ini mempe...
Sabtu, Pemprov Jabar Gelar Apel Besar Hari Jadi Ke-72 Provinsi BANDUNG-Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menggelar Apel Besar Aparatur Sipil Negara (ASN) Provinsi Jawa Barat, Sabtu (19/8/17) pukul 08.00 WIB di Lapangan Gasibu. Apel besar dalam rangka memperingati Hari Jadi Ke...

Leave a Reply

Your email address will not be published.