1. Berikan stimulus

Pemberian stimulus untuk mengasah intelegensinya sangat dianjurkan. Berikan stimulus baik tersebut dengan cara yang menyenangkan sehingga anak akan lebih cepat menerima dan tidak mudah bosan.

2. Libatkan diri Anda

Melibatkan diri di setiap kegiatan anak akan sangat membantu merangsang tumbuh kembangnya. Selain itu dengan keterlibatan orang tua, anak akan merasa lebih dekat dengan menerima kasih sayang Anda.

3. Jangan terlalu dimanja

Sikap orang tua yang selalu memanjakan anak akan berdampak buruk bagi tumbuh kembangnya. ini terjadi karena anak tidak diajarakan untuk belajar memulai sesuaitu.

4. Buatlah aturan

Membuat aturan bukan berarti Anda adalah orang tua yang over protective. Dengan membuat peraturan, anak dapat mendisiplinkan diri sejak dini sehingga akan lebih menghargai aturan dan juga orang lain ketika dewasa.

5. Beri pujian

Kapan teakhir kali Anda memberi pujian untuk anak Anda? Meskipun hanya sekadar kata “Kamu hebat nak,” dengan memberikan pujian anak akan merasa setiap usahanya dihargai. Manfaat lainnya adalah anak akan merasa diperhatikan orang tuanya sehingga akan melakukan segala sesuatu dengan maksimal.

6. Hindari memberi hukuman fisik

Memberi hukuman fisik akan membuat anak lebih cepat trauma. Alangkah baiknya jika oang tua memberikan nasihat bijak dan mencontohkannya langsung pada anak.

7. Jelajahi lingkungan

Sikap protektif memang diperlukan tetapi jika terus melarangnya melakukan apapun, tentunya akan menghambat tumbuh kembangnya. Biarkan anak menjelajahi lingkungan sekitarnya, selain sebagai tempat bermain, lingkungan juga dapat sebagai tempat pembelajaran.

8. Pilih Informasi yang tepat

Dengan mencari sumber informasi yang tepat seperti konsultasi dengan dokter ataupun mengikuti seminar parenting akan banyak membantu orang tua mengontrol tumbuh kembang anak. Sehingga Anda akan terbebas dari mitos yang menyesatkan dan malah merugikan anak.

Artikel Terkait

Imunisasi Campak dan Rubella untuk Penuhi Hak Anak Indonesia Pemerintah berkomitmen kuat dalam mewujudkan eliminasi campak dan mengendalikan penyakit rubella serta kecacatan bawaan akibat rubella (Congenital Rubella Syndrome) di Indonesia pada tahun 2020. Strategi yang ditempuh ada...
Fungsi dan Tujuan Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan Setiap instansi negara memiliki fungsi dan tujuan, salah satunya adalah Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan yang berkecimpung di penegakan Hak Asasi Manusia. Sebelum membahas lebih lanjut mengenai Fungsi dan tuj...
Kesetaraan Gender: Perlu Sinergi Antar Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah dan Ma... Isu gender merupakan salah satu isu utama dalam pembangunan, khususnya pembangunan sumber daya manusia. Walaupun sudah banyak upaya yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan dan penguatan kapasitas...
Di Surabaya, Menteri Yohana Kampanyekan Three Ends Menteri PPPA Yohana Yembise kampanye Three Ends di Surabaya, Minggu (27/8). Foto: Mesya Mohammad/JPNN.com Kunjungan kerja Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise di Surabaya jadi ajan...
Ini 12 Tuntutan Forum Anak Nasional untuk Menteri Yohana Forum Anak Nasional membacakan 12 tuntutan hasil forum di hadapan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yambise. Muhammad Khairul Rizal asal Sulawesi Tenggara dan Bilqis Iasha Rosma Sumroni asal Jawa Bar...

Leave a Reply

Your email address will not be published.