MALANG, KOMPAS.com– Ima Matul Maisaroh, mantan tenaga kerja wanita asal Malang, Jawa Timur, mengingatkan agar orangtua dan anak-anak mewaspadai praktik perdagangan manusia.Ima kini menjadi salah satu penasihat Pemerintah Amerika Serikat soal perdagangan manusia.

Senin (31/10/2016) kemarin, wanita asal Malang, Jawa Timur, itu berbagi pengalamannya dengan sejumlah siswa di Yayasan Miftahul Ulum Desa Kanigoro, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

“Ini untuk berbagi ilmu kepada anak-anak juga supaya waspada tentang pedagangan manusia yang terjadi pada anak-anak juga. Biar mereka hati-hati dan waspada, tidak gampang teriming-iming ke sesuatu yang dijanjikan kepada mereka,” kata Ima seusai memberikan pengetahuan tentang perdagangan manusia kepada para siswa itu.

Ima menyebutkan anak – anak termasuk rentan menjadi korban perdagangan manusia.

Selain menjadi pekerja, biasanya mereka dijual untuk diambil organ tubuhnya atau bahkan menjadi budak seks para lelaki hidung belang.

Selama berada di Indonesia, ia bersama rombongannya sudah berkeliling ke tiga daerah lain untuk tujuan yang sama, yakni Bogor, Cianjur, Bali, dan Malang yang menjadi tempat kelahirannya.

Ia berharap, dengan pengalaman yang sudah dibagikannya kepada anak-anak itu, mereka bisa waspada ketika hendak menjadi TKW di luar negeri.

“Kalau mau bekerja ke luar negeri harus tahu informasi tentang negara tujuan dan informasi soal pekerjaannya,” kata dia.

Di Amerika Serikat, kata Ima, praktik perdagangan manusia masih marak terjadi. Kebanyakan korbannya adalah warga AS dan warga asing yang datang untuk menjadi pekerja di sana.

Sayangnya, dari banyak korban perdagangan manusia itu, yang melapor atas kejadian itu masih sedikit.

Ima tidak memungkiri bahwa masih banyak praktik perdagangan manusia di Indonesia. Hanya saja, dalam undang-undang Indonesia, kategori perdagangan manusia harus mencakup tiga unsur, yakni tertipu, terpaksa, dan teraniaya.

Ia membandingkan dengan UU di AS, di mana satu unsur saja terpenuhi sudah masuk dalam kategori perdagangan manusia.

Artikel Terkait

KPAI Minta Penerbit Tarik Buku “Aku Berani Tidur Sendiri” Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta penerbit PT Tiga Serangkai untuk menarik buku "Aku Berani Tidur Sendiri" karangan Fitria Chakrawati. KPAI menilai buku tersebut memuat konten tidak ramah anak yang dapat di...
7 Tips Hindari Anak dari Kekerasan Seksual Kasus pelecehan seksual terhadap anak yang terjadi di tengah masyarakat membuat orang tua patut waspada. Tidak hanya memberikan pengawasan, orang tua juga harus memberikan edukasi kepada anak khususnya dalam hal menjalin p...
Cara Istri Gubernur Jawa Barat Cegah Perdagangan Manusia SUKABUMI, KOMPAS.com. - Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Jawa Barat, Netty Prasetiyani Heryawan menyatakan, penanganan human trafficking (perdagangan manusia) harus dibarengi dengan...
Tips Jitu Atasi Kekerasan pada Saat Pacaran Pacaran adalah masa di mana kita mengenal lawan jenis lebih dalam sebagai calon pasangan yang akan kita jadikan pendamping hidup. Sebuah hubungan pacaran diawali oleh adanya rasa cinta kedua insan tersebut. Tanpa cinta, pa...

Leave a Reply

Your email address will not be published.