PENYERAHAN KONTRIBUSI BIBIT POHON ASN DP3AKB PROVINSI JAWA BARAT

PENYERAHAN KONTRIBUSI BIBIT POHON ASN DP3AKB PROVINSI JAWA BARAT

Artikel, DP3AKB, Galeri Foto, Sekretariat

WhatsApp Image 2020-10-09 at 10.09.38

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Provinsi Jawa Barat Ir. Poppy Sophia Bakur, M.EP menyerahkan langsung kontribusi bibit tanaman mewakili ASN lingkup Dinas P3AKB Jabar sebagai wujud dukungan atas Gerakan Tanam dan Pelihara 50 Juta Pohon yg dicanangkan oleh Gubernur Jawa Barat yang di terima Langsung oleh Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat Ir. Epi Kustiawan, M.P

Jenis tanaman yang diserahkan berjumlah 1.000 bibit pohon yang terdiri dari jenis tanaman Buah-buahan dan tanaman kayu-kayuan yang nantinya akan ditanam di lahan-lahan kritis se-Kabupaten/Kota di Jawa Barat.

we

WhatsApp Image 2020-10-09 at 10.09.39

WhatsApp Image 2020-10-09 at 10.09.39 (2)

WhatsApp Image 2020-10-09 at 10.09.39 (1)

Sosialisasi Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) melalui Inovasi Gerakan Bersama Pencegahan Perkawinan Anak (Geber Cewina) di Desa Gunungjaya Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi

Sosialisasi Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) melalui Inovasi Gerakan Bersama Pencegahan Perkawinan Anak (Geber Cewina) di Desa Gunungjaya Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi

DP3AKB, Galeri Foto, PKK

WhatsApp Image 2020-10-08 at 07.42.14

Rabu tanggal 7 Oktober 2020

Tenaga Motekar desa Gunungjaya Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi bersinergi dengan KUA dan UPT DALDUK melaksanakan kegiatan penyuluhan Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) di Desa Binaan Gunungjaya Kecamatan Cisaat.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menindak lanjuti Sosialisasi Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) melalui Inovasi Gerakan Bersama Pencegahan Perkawinan Anak (Geber Cewina) yang telah diselenggarakan oleh DP3AKB Provinsi Jawa Barat.

Pihak yg terlibat dalam kegiatan ini : Camat Cisaat, Kades Gunungjaya, Perwakilan remaja dari tiap dusun sejumlah 16 orang, ketua kader sejumlah 8 orang.

Sosialisasi Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) melalui Inovasi Gerakan Bersama Pencegahan Perkawinan Anak (Geber Cewina) di Desa Sukamanah Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi

Sosialisasi Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) melalui Inovasi Gerakan Bersama Pencegahan Perkawinan Anak (Geber Cewina) di Desa Sukamanah Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi

DP3AKB, Galeri Foto, PKK

WhatsApp Image 2020-10-08 at 07.32.55

Rabu tanggal 7 Oktober 2020
Euis juwita tenaga Motekar Desa Sukamanah Kecamatan Cisaat, Kab Sukabumi melaksanakan penyuluhan kepada ibu-ibu majelis ta’lim, kepada wali murid PAUD, guru-guru PAUD, tentang Pendewasaan Usia Perkawinan dan kekerasan terhadap perempuan dan anak (KDRT) sebagai tindak lanjut dari Gerakan Bersama Pencegah Perkawinan Anak (GEBER CEWINA) yang telah dilaksanakan oleh DP3AKB Provinsi Jawa Barat.

Narasumber pada kegiatan ini terdiri dari ;tokoh masyarakat, tokoh agama, orang tua wali murid, Camat, unsur KUA, kepala desa setempat.

Sosialisasi Pendewasaan Usia Perkawinan melalui Inovasi Gerakan Bersama Pencegahan Perkawinan Anak (Geber Cewina)

Sosialisasi Pendewasaan Usia Perkawinan melalui Inovasi Gerakan Bersama Pencegahan Perkawinan Anak (Geber Cewina)

DP3AKB, Galeri Foto, PKK

WhatsApp Image 2020-10-06 at 14.12.12

Pelaksanaan Kegiatan Sosialisasi Pendewasaan Usia Perkawinan melalui Inovasi Gerakan Bersama Pencegahan Perkawinan Anak (Geber Cewina) oleh Bidang Peningkatan Kualitas Keluarga di Aula DP3AKB Jabar pada hari Selasa tanggal 6 Oktober 2020.

Acara Sosialisasi ini diikuti oleh 27 Kepala Perangkat Daerah Pengampu Ketahanan Keluarga dan 333 Tenaga Motekar di 27 Kabupaten Kota.

Narasumber pada kegiatan sosialisasi ini adalah :
– Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat
– Kepala Kanwil Departemen Agama Provinsi Jawa Barat
– Nyimas Diane Wulansari,S.Psi.
– Hj.Ani Rukmini,M.Ikom.

Kader PKK di Jabar Berperan Penting dalam Sosialisasi AKB

Kader PKK di Jabar Berperan Penting dalam Sosialisasi AKB

Berita Jabar

KOTA BANDUNG — Membangun kedisiplinan masyarakat perdesaan menerapkan protokol kesehatan mesti dilakukan pada masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Sosialisasi dan edukasi yang komprehesif dengan keterlibatan banyak pihak diperlukan supaya sebaran COVID-19 tidak meluas.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPM-Desa) Provinsi Jawa Barat (Jabar) Bambang Tirtoyuliono mengatakan, kader PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) memiliki peran penting dalam mencegah penularan COVID-19 di perdesaan pada masa AKB.

“Ada sekitar 835.476 kader PKK se-Jabar. Mulai dari provinsi, kota, kabupaten, kecamatan, desa, sampai kelurahan. Itu belum ditambah dengan kader pemberdayaan masyarakat dan pendamping desa yang jumlahnya sampai 9.173 orang,” kata Bambang, Selasa (1/9/20).

Guna mengoptimalkan peran kader PKK, Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar menggelar lomba PKK bertema Peran Kader dalam Masa AKB. Bambang berharap lomba tersebut dapat mendorong kader PKK untuk berinovasi, terutama dalam meningkatkan kedisiplinan masyarakat terapkan protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, menajaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun.

“Kader PKK bisa menggerakkan dan mengedukasi masyarakat dalam hal penerapan protokol kesehatan pada masa AKB. Untuk tahun 2020, lomba kader PKK yang diangkat temanya tentang bagaimana pemberdayaan dalam konteks pencegahan COVID-19,” ucapnya.

“Kami sudah menginstruksikan semua pihak untuk mengedukasi atau mengingatkan masyarakat yang ada di wilayah desa agar menggunakan masker dan menyosialisasikan Pergub (Peraturan Gubernur) Jabar Nomor 60 Tahun 2020,” imbuhnya.

Manfaatkan Dana Desa untuk Masker

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) memfokuskan alokasi Dana Desa untuk pengadaan masker.

Bambang melaporkan, sampai 29 Agustus 2020, sekitar 3,034 juta masker dari Dana Desa sudah disalurkan kepada masyarakat. Namun, kata ia, jumlah tersebut tergolong kecil karena baru 753 dari 5.312 desa di Jabar yang sudah menyalurkan masker kepada masyarakat.

“Pemerintah pusat sudah menginstruksikan untuk menyediakan masker dengan memanfaatkan dana desa. Setiap warga mendapatkan 2 buah masker,” katanya.

Bambang mengatakan, alokasi dana desa untuk pengadaan masker mesti melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdesus). Hal itu menjadi kendala desa-desa di Jabar untuk menyediakan masker. DPM-Desa Jabar pun intens menyosialisasikan dan mendorong desa untuk segera menggelar Musdesus.

“Sekitar 4.600 desa belum melakukan pengadaan masker karena terkendala Musdesus dan harus dituangkan di dalam APB Desa,” katanya.

“Kami mendorong bupati/wali kota untuk mengakselarasi desa melaksanakan kebijakan dari pemerintah pusat, yaitu mengalokasikan dana desa untuk pengadaan masker,” tambahnya.

HUMAS JABAR
Kepala Biro Humas dan Keprotokolan
Setda Provinsi Jabar
Hermansyah

Ketua TP-PKK Provinsi Jabar Atalia Praratya Ridwan Kamil membagikan masker ke rumah warga di kawasan RW 02 Kelurahan Paledang, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, dalam rangka Gerakan Bersama Pakai Masker (Gebrak Masker), Selasa (18/8/20). (Foto: Pipin/Humas Jabar)
Ketua TP-PKK Provinsi Jabar Atalia Praratya Ridwan Kamil membagikan masker ke rumah warga di kawasan RW 02 Kelurahan Paledang, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, dalam rangka Gerakan Bersama Pakai Masker (Gebrak Masker), Selasa (18/8/20). (Foto: Pipin/Humas Jabar)