Sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Diskominfo Prov. Jabar terhadap para pihak stakeholder yang telah menunjukkan prestasinya, diselenggarakan gelaran Kominfo Awards yang berlangsung di Krakatau Convention Hall Hotel Horison Bandung, Rabu (7/12). Gelaran Kominfo Awards ini telah berlangsung sejak tahun 2014.

Diskominfo Awards diberikan kepada lembaga dan perseorangan untuk kategori : Logistik Awards, Lomba Stand Up Comedy, Komunitas TIK, Kategori Website terbaik tingkat OPD Prov. Jabar, e-Government, dan LPSE terbaik kab/ko di Jabar.

  1. Pemenang untuk Kategori Bidang Logistik, yaitu : PT Indah Berkah Saudara (JNE Depok), PT Cipta Pesona Abadi dan PT Mega Trans Jawa.
  2. Untuk Komunitas TIK pemenangnya : 1. Code Margonda Kota Depok; 2. Relawan TIK Kab.Majalengka; 3.Sinau Academy Kab.Bekasi; 4. Pemerintah Desa Ciburial (Desa Ciburial Berbasis TIK) Kab.Bandung; 5.SPKP Giri Mukti Kabupaten Cianjur.
  3. Untuk Kategori Bidang Website : 1. bp3akb.jabarprov.go.id; 2. bkpd.jabarprov.go.id; 3. dishub.jabarprov.go.id; 4. bp3iptek.jabarprov.go.id (most improved); 5. disbun.jabarprov.go.id (Lifetime Achievement Awards); 6. badiklatda.jabarprov.go.id (Sectoral Achievement).
  4. Untuk sub kategori pengelolaan media sosial dimenangkan oleh Biro Humas, Protokol dan Umum.
  5. Untuk sub kategori pengelola website berdasarkan terbaik penyampaian laporan, yaitu : Dinas Peternakan Prov. Jabar. Penghargaan diberikan pula kepada Dinas Perkebunan Prov.Jabar yang masuk nominator Lomba Situs SKPD Lingkup Pertanian dalam Lomba Website Kementrian Pertanian Tahun 2016.

Kemudian untuk Kategori perseorangan,

  1. Lomba Stand Up Comedy : 1. Bayu Agung Setianto ; 2. Duduh Parwanto ; 3. Ivan Rahmat Maulana.
  2. Sub.Kategori Lomba Desain meme untuk pelajar : 1. Takbir Malek Muhammad ; 2. Muhammad Erpin Al Ghifari ; 3. Saeful Bahri.
  3. Untuk kategori Desai Meme tingkat mahasiswa : Dendy Heru Hardono ; 2. Parkah Purnama dan 3. Yayat Karyati.

Selanjutnya untuk Kategori LPSE terbaik pencapaian 17 standar LPSE diraih oleh Kota Bogor dan kedua oleh Kab. Bogor. Sedangkan untuk kategori Pemenuhan Implementasi Inpres Nomor 1 Tahun 2015, diraih oleh Kab.Majalengka.

Penyerahan hadiah, piala dan sertifikat seluruhnya dilakukan oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Politik dan Pemerintahan, Prof. Dr. Dede Mariana.

Gubernur Jawa Barat dalam sambutan tertulis yang dibacakan Staf Ahli Bidang Politik dan Pemerintahan, Prof. Dr. Dede Mariana menyatakan apresiasi terhadap upaya Diskominfo dalam menyelenggarakan “Kominfo Awards”. Pemberian Kominfo Awards ini jangan hanya sekedar seremonial saja atau sekedar pamer, tetapi lebih dari itu harus dijadikan cambuk dalam rangka meningkat pelayanan kepada masyarakat.

Dalam hal pelaksanaan program-program dibidang teknologi informasi, Gubernur mengapresiasi upaya Diskominfo terutama pihak LPSE yang telah menghadirkan prestasi di tingkat nasional. “Sudah 16 penghargaan diraihnya dan LPSE Jabar telah menjadi percontohan nasional,”,ujarnya.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Prov. Jabar, Anton Gustoni dalam sambutan laporannya menjelaskan, berbagai penghargaan yang diberikan pada “Kominfo Awrds” ini adalah sebagai bentuk apresiasi Diskominfo Prov. Jabar atas capaian prestasi terbaik yang diraih oleh lembaga OPD, masyarakat, komunitas TIK dan Lembaga Pengelola LPSE Kab/Ko dan sektor swasta bidang logistik.

Menurut Anton Gustoni, kini Jawa Barat telah meraih peringkat pertama nasional untuk kategori e-Government. Pencapaian tersebut ditindaklanjuti dengan keinginan untuk menjadi “Smart Province” khususnya bidang teknologi informasi, dan ini juga harus dilanjutkan di tingkat Kabupaten/kota dengan “Smart City”. Untuk itu, khususnya ditingkat Kab/Ko perlu dibangun dan dikembangkan menyangkut, kelembagaan, SDM, infrastruktur dan budaya terhadap teknologi informasi, demikian Anton Gustoni.

Pada kesempatan penyerahan penghargaan “Kominfo Awards” ini, dilakukan Launching “Smart Province” oleh Dr.Dede Mariana, Kepala Diskominfo Prov. Jabar dan Kepala Disbun Prov. Jabar, dengan menempelkan telapak tangan di screen LED.

Artikel Terkait

Kampanye Gerakan Bersama Stop Perkawinan Anak 2019 Tunda Nikah Muda, Raihlah Prestasi Data survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) tahun 2015 menunjukkan usia kawin pertama di Jabar 19.9 tahun, masih di bawah rata-rata usia kawin pertama nasional yaitu 20.5 tahun. Men...
Si Kecil Makin Pintar dengan Bermain Puzzle Anak-anak menyukai berbagai macam mainan. Namun, memilihkan mainan untuk anak balita hendaknya tidak sebatas untuk membuatnya terhibur saja ya, Mam. Mainan mempunyai peran yang penting dalam perkembangan fisik maupun kecerdas...
Penyerahan Bingkisan dari BAZNAS Provinsi Senin, 12/06/2017. Kepala Bidang Peningkatan Kualitas Keluarga (PKK) Dinas P3AKB Setya Mulayana secara simbolis menyerahkan bingkisan dari BAZNAS Provinsi Jawa Barat.
Kegiatan Bimbingan Konseling Ketahanan Keluarga Provinsi Jawa Barat Tahun 2017 Kegiatan Konseling Ketahanan Keluarga ini dilaksanakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Provinsi Jawa Barat. Adapun tujuan dari kegiatan ini sebagai berikut :Meningkatkan kapasitas te...
Ketahanan Ekonomi Perempuan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) memiliki program prioritas, yakni Three Ends. Program Three Ends ini bertujuan untuk mengakhiri permasalahan yang dihadapi kaum perempuan dan anak, yakni (...

Leave a Reply

Your email address will not be published.