SUKABUMI, KOMPAS.com. – Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Jawa Barat, Netty Prasetiyani Heryawan menyatakan, penanganan human trafficking (perdagangan manusia) harus dibarengi dengan upaya pencegahan.

”Supaya masyarakat tidak perlu menjadi korban dan baru tahu apa itu trafficking,” kata Netty kepada wartawan seusai menghadiri peringatan Hari Pangan Sedunia ke-36 di Palabuhanratu, Sukabumi, Rabu (19/10/2016).

Hal tersebut menanggapi kembali maraknya warga Sukabumi yang menjadi korban human trafficking.

Terakhir tercatat, dua wanita asal Palabuhanratu, LS (19) dan AD (17), diduga menjadi korban perdagangan manusia yang terungkap di Sulawesi Selatan, Oktober ini.

Menurut Netty, sebenarnya dalam sosialisasi penanganan pencegahan sudah banyak program yang dilakukan.

Di antaranya melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) seperti program desiminasi informasi, dan Jabar mengembara.

”Di P2TP2A sendiri juga sudah memperbanyak program sosialisasi, hanya saja frekuensi dan jumlah kegiatan harus diperbanyak,” ujar istri Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan.

“Dengan sosialisasi ini diharapkan keluarga menjadi benteng utama untuk menjaga anak-anaknya jangan sampai terjebak rayuan dan janji gaji yang menggiurkan,” imbunya.

Juga, lanjut dia, dalam penanganan human trafficking ini harus diikuti upaya penegakan hukum yang memberikan efek jera kepada para pelakunya.

”Juga harus memberikan rasa keadilan bagi para korbannya,” ujar Netty.

Artikel Terkait

Nihil Kekerasan, Kemerdekaan Hakiki Perempuan dan Anak BANDUNG-Peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia mempunyai makna yang penting bagi kita semua. Salah satunya makna bagi kaum perempuan dan anak-anak yang hingga kini masih banyak dipertaruhkan. Menginjak usi...
Kadis P3AKB : Permasalan Kekerasan harus diselesaikan dari Hulu sampai Hilir… Bandung,Kepala Dinas P3AKB Provinsi Jawa Barat dalam paparannya mengatakan bahwa masalah-masalah kekerasan yang terjadi pada anak dan perempuan harus diselesaikan mulai dari hulu sampai hilir..,paparan itu disampaikan kepala ...
Pelatihan TOT GN AKSA Bagi Kab/Kota se Jawa Barat Jatinagor,Bidang PPA Melalui Seksi Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak mengadakan pelatihan TOT Gerakan Nasional Anti Kejahatan Kekerasan Seksual terhadap Anak (GN AKSA) bagi Kabupaten Kota se Jawa Barat,Acara di...
Akhiri Pernikahan Anak Pernikahan anak (di bawah 18 tahun) akan berdampak buruk terhadap masa depan pendidikan dan kesehatan reproduksi anak perempuan, serta meningkatkan Angka Kematian Ibu (AKI). Ini adalah seruan bersama untuk #AkhiriPernikahanAn...
Pusat Di Banten, Presiden Jokowi Rayakan Hari Ibu Presiden Joko Widodo bersama ibu negara Iriana Jokowi akan merayakan hari ibu nasional ke 88 bersama warga Provinsi Banten, Kamis (22/12/2016) di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Kota Serang. Kepala Biro Huma...

Leave a Reply

Your email address will not be published.