Pelatihan Vokasi bagi Alumni Sekoper Cinta Tahun 2020

Pelatihan Vokasi bagi Alumni Sekoper Cinta Tahun 2020

DP3AKB, Galeri Foto, PKHP

KOTA BANDUNG – Kegiatan Pelatihan Vokasi bagi para Alumni Sekoper Cinta di laksanakan selama lima hari (30 Nop s.d 4 Des 2020).

Pelatihan Vokasi kali ini para peserta difokuskan pada keterampilan menjahit dan e-commerce. Pelatihan menjahit berlangsung selama lima hari. pelatihan e-commerce selama empat hari.

Pelatihan Vokasi ini diikuti oleh 45 orang alumni Sekoper Cinta dari 27 Kab/Kota. Pelatihan menjahit dan e-commerce diberikan sesuai dengan kebutuhan perempuan saat pandemi COVID-19. Semoga alumni Sekoper Cinta yang mengikuti Pelatihan Vokasi dapat berdaya, bisa mandiri dan menjadi tenaga unggul.

Pelatihan vokasi Sekoper Cinta, koordinasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak yang dinamakan Pentahelix (Pemerintah, Komunitas, Akademisi, Unit Bisnis dan Media). Mulai dari Pemda Provinsi Jabar melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat @dp3akbjabar, Tim Penyelenggara Sekoper Cinta @sekoper_cinta, Kementerian Kesetaraan Gender dan Keluarga @mogefkorea_official Korea Selatan, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia @kemenpppa dan DoRunDoRun, turut meyukseskan pelatihan tersebut.

Berikut hasil dari pelatihan e-commerce :

1. Mahabatis Shoba-088802362651- https://tokopedia.link/Nl6esoaSVbb
2. Feny Sukma Asih-082118566498- https://www.tokopedia.com/qaisaraol
3. Winda Wati- 082319678779- https://tokopedia.link/oYCYcCTZVbb
4. Anisah- 081385163779- https://www.tokopedia.com/garniscoleksion
5. Yuni Pancawati- 089613355865- https://www.tokopedia.com/radishahijab
6. R. Mira Pranita- 089637069391- https://www.tokopedia.com/agenmineral
7. Misyati- 082216405819- https://tokopedia.link/RquMPedUVbb
8. Sarbaeni Komariah-089504779942- https://www.tokopedia.com/checombags
9. Hj. Iin Mulyati- 081214058063- https://www.tokopedia.com/sunaryagartiwa
10. Tintin Rustini- 08112344968- https://tokopedia.link/zFIc7EkUVbb
11. Tini Gustini- 082216366744- https://tokopedia.link/3zrTFyrUVbb
12. D. Anisa Sunija- 085321590367- https://tokopedia.link/e5lZofUXVbb
13. Dwi Rahayu Widaningsih- 087834253748- https://tokopedia.link/FlHMLZy1Vbb
14. Dini kili triyani-089602746573-https://www.tokopedia.com/galerykili
15. Linlin Nuranny-https://www.tokopedia.com/sapekkastore

WhatsApp Image 2020-12-07 at 09.40.27

WhatsApp Image 2020-12-07 at 09.40.28 (1)

WhatsApp Image 2020-12-07 at 09.40.28 (2)

WhatsApp Image 2020-12-07 at 09.40.28

WhatsApp Image 2020-12-07 at 09.40.29 (1)

WhatsApp Image 2020-12-07 at 09.40.29 (2)

WhatsApp Image 2020-12-07 at 09.40.29

WhatsApp Image 2020-12-07 at 09.40.30

Atalia Ridwan Kamil Buka Pelatihan Vokasi Sekoper Cinta

Atalia Ridwan Kamil Buka Pelatihan Vokasi Sekoper Cinta

Berita Jabar, DP3AKB, Galeri Foto

KOTA BANDUNG — Ketua Umum Sekoper Cinta (Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-cita) Atalia Praratya Ridwan Kamil membuka Pelatihan Vokasi bagi Para Alumni Angkatan Kesatu Tahun 2020 di Gedung Sekoper Cinta, Kota Bandung, Selasa (1/12/20).

Pelatihan vokasi kali ini fokus pada keterampilan menjahit dan e-commerce. Pelatihan menjahit berlangsung selama lima hari. Sedangkan, pelatihan e-commerce selama empat hari.

Atalia mengatakan, pelatihan menjahit dan e-commerce diberikan karena sesuai dengan kebutuhan perempuan saat pandemi COVID-19. Ia berharap alumni Sekoper Cinta yang mengikuti pelatihan vokasi dapat berdaya.

“Dengan pelatihan menjahit dan e-commerce ini para peserta bisa mandiri dan menjadi tenaga unggul. Atas nama tim Pemda (Pemerintah Daerah) Provinsi Jabar, selamat kepada peserta yang mengikuti pelatihan vokasi Sekoper Cinta,” ucap Atalia.

“Ini betul-betul sesuai dengan kebutuhan pada saat ini. Bagaimana cara kita menyebarluaskan terkait dengan pengetahuan, wawasan, dan keterampilan,” imbuhnya.

Dalam pelatihan vokasi Sekoper Cinta, terdapat koordinasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak yang dinamakan Pentahelix (Pemerintah, Komunitas, Akademisi, Unit Bisnis dan Media). Mulai dari Pemda Provinsi Jabar melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jabar, Tim Penyelenggara Sekoper Cinta, Kementerian Kesetaraan Gender dan Keluarga (Mogef) Korea Selatan, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) Republik Indonesia (RI), sampai DoRunDoRun, turut meyukseskan pelatihan tersebut.

Pelatihan vokasi diikuti oleh 45 orang alumni Sekoper Cinta yang berasal dari 27 kabupaten/kota. Sebelum mengikuti pelatihan, mereka mendapatkan berbagai pengetahuan dan wawasan tentang bagaimana mengetahui potensi diri serta meningkatkan keterampilan.

“Kami berharap program Sekoper Cinta ini bisa menurunkan angka perceraian dan meningkatkan angkatan kerja,” kata Atalia.

Sekoper Cinta merupakan inovasi Pemda Provinsi Jabar untuk mendorong kemandirian perempuan tanpa meninggalkan kodrat sebagai seorang istri dan ibu.

Sekoper Cinta pun dipilih Kementerian Kesetaraan Gender dan Keluarga (Mogef) Korea Selatan dan Kementerian PPPA RI sebagai solusi permasalahan gender.

Selain itu, Sekoper Cinta menjadi pilot project kerja sama Pemerintah Indonesia dan Korea Selatan di bidang pengarusutamaan gender serta pemberdayaan perempuan di Indonesia.

Atalia melaporkan, saat pandemi COVID-19, pembelajaran Sekoper Cinta menerapkan konsep blended learning, baik daring maupun luring. Modul Sekoper Cinta ditayangkan TVRI Jabar dan YouTube Sekoper Cinta.

“Pada saat pandemi COVID-19 ini kami lakukan juga pembelajaran jarak jauh melalui saluran televisi sehingga lebih banyak lagi perempuan di Jabar yang terpapar pengetahuan dan wawasan (Sekoper Cinta),” ucapnya.

“Saat ini beberapa perempuan Jabar dijadikan piloting project untuk kita coba aplikasikan lebih luas lagi di tahun 2021,” tambahnya.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga melalui konferensi video mengatakan, Sekoper Cinta merupakan program unggulan pemberdayaan perempuan di Indonesia.

“Sangat komprehensif. Tidak hanya memberikan materi-materi pemberdayaan perempuan, tetapi juga menjadi wadah isu perempuan. Mulai dari kekerasan, stunting, sampai pernikahan dini,” kata Bintang.

Bintang mengatakan, Sekoper Cinta merupakan program yang mampu meningkatkan kualitas perempuan di Indonesia, khususnya Jabar.

“Dengan demikian, saya optimis perempuan Jabar akan mampu meningkatkan partisipasinya dalam bidang pembangunan dan pemberdayaan di Jabar,” ucapnya.

“Untuk itu saya berpesan, untuk terus mengawal dan mengevaluasi program vokasi ini dengan jujur dan ikhlas demi kemajuan perempuan di Jabar,” imbuhnya.

Salah satu alumni Sekoper Cinta yang mengikuti pelatihan vokasi, Rohaeni, mengatakan, dirinya mendapatkan banyak ilmu yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Warga Desa Malasari, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, tersebut optimistis dengan pelatihan vokasi, dirinya bersama alumni Sekoper Cinta lainnya dapat mandiri dan berdaya.

“Banyak, tentang perlindungan anak. Tentang menjaga kita kesehatan dari pandemi COVID-19. Terus juga mengelola keuangan secara baik, serta bagaimana cara menjalankan usaha,” ucapnya.

“Harapannya, melalui kegiatan ini, kedepannya para ibu-ibu bisa lebih maju, lebih bermanfaat bagi lingkungan sekitar, dan dapat menyekolahkan anak lebih tinggi lagi,” tambahnya.

HUMAS JABAR
Kepala Biro Humas dan Keprotokolan
Setda Provinsi Jabar
Hermansyah

Ketua Umum Sekoper Cinta (Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-cita) Atalia Praratya Ridwan Kamil saat membuka Pelatihan Vokasi bagi Para Alumni Angkatan Kesatu Tahun 2020 di Gedung Sekoper Cinta, Kota Bandung, Selasa (1/12/20). (Foto: Yogi P/Humas Jabar)
Ketua Umum Sekoper Cinta (Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-cita) Atalia Praratya Ridwan Kamil saat membuka Pelatihan Vokasi bagi Para Alumni Angkatan Kesatu Tahun 2020 di Gedung Sekoper Cinta, Kota Bandung, Selasa (1/12/20). (Foto: Yogi P/Humas Jabar)

WhatsApp Image 2020-12-01 at 20.07.00

WhatsApp Image 2020-12-01 at 20.07.00 (1)

WhatsApp Image 2020-12-01 at 20.07.00 (2)

Pembelajaran Sekoper Cinta Terapkan Blended Learning (<em>Guna menjangkau lebih banyak perempuan Jabar untuk berdaya, bahagia, dan juara</em>)

Pembelajaran Sekoper Cinta Terapkan Blended Learning (Guna menjangkau lebih banyak perempuan Jabar untuk berdaya, bahagia, dan juara)

DP3AKB, Galeri Foto, PKHP
Pembelajaran Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-cita (Sekoper Cinta).
Pembelajaran Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-cita (Sekoper Cinta).

KOTA BANDUNG — Pembelajaran Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-cita (Sekoper Cinta) menerapkan konsep blended learning, baik daring maupun luring. Tujuannya supaya menjangkau lebih banyak perempuan Jawa Barat (Jabar).

Modul Sekoper Cinta yang telah disusun secara komprehensif ditayangkan di TVRI Jabar dan YouTube Sekoper Cinta Jabar setiap Senin, Rabu, dan Jumat, pukul 16:30 WIB. Mulai dari 12 Oktober 2020 sampai 27 November 2020.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jabar Poppy Sophia Bakur berharap dengan kolaborasi tersebut, semakin banyak perempuan Jabar yang berdaya.

“Hal tersebut memiliki daya jangkau yang lebih luas, sehingga akan menciptakan lebih banyak perempuan Jabar yang berdaya, bahagia, dan juara,” kata Poppy.

Sekoper Cinta merupakan inovasi Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar untuk mendorong kemandirian perempuan tanpa meninggalkan kodrat sebagai seorang istri dan ibu.

Selain itu, Sekoper Cinta juga mengajarkan para perempuan untuk mengetahui potensi diri serta meningkatkan keterampilan dengan pembagian kelompok kecil berdasarkan minat masing-masing, mulai dari menjahit, memasak, hingga urusan kecantikan.

Pemerintah Indonesia dan Korea Selatan (Korsel) pun sepakat menjadikan Sekoper Cinta sebagai pilot project kerja sama di bidang pengarusutamaan gender dan pemberdayaan perempuan di Indonesia.

“Hingga saat ini telah dihasilkan berbagai progres penting seperti Kick Off Program dan Steering Committee Meeting yang diselenggarakan pada Oktober 2020 yang menghadirkan menteri terkait pemberdayaan perempuan dari kedua negara. Pada kesempatan tersebut Ketua Umum, Ibu Atalia Praratya Ridwan Kamil, berkenan menyampaikan poin-poin penting berkenaan Program Unggulan Sekoper Cinta,” ucap Poppy.

“Juga persiapan vocational training yang melibatkan alumni Sekoper Cinta yang akan diselenggarakan pada pertengahan November 2020 di Gedung Inkubator Sekoper Cinta. Dua jenis keterampilan khusus yang dilatihkan adalah e-commerce dan kursus menjahit,” imbuhnya.

Kementerian Kesetaraan Gender dan Keluarga (mogef) Korea Selatan dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) Republik Indonesia (RI) memilih inovasi Jabar Sekoper Cinta menjadi solusi atas permasalahan gender.

Poppy menyatakan, kerja sama yang direncanakan berlangsung lima tahun tersebut fokus pada peningkatkan kemampuan dan keterampilan khusus perempuan. Sehingga mampu berdaya menjadi tenaga siap kerja maupun mandiri berusaha.

Selain itu, diharapkan perempuan Jabar mampu menjadi wirausaha baru dan membuat start-up company. Menurut Poppy, pada 2020, pihaknya fokus pada bidang e-commerce dan kursus menjahit.

“Di samping itu dilakukan riset oleh lembaga kompeten mengenai jenis vocational training yang tepat untuk menjadi pijakan pelatihan di tahun berikutnya,” katanya.

Dalam kerja sama tersebut, kata Poppy, alumni Sekoper Cinta akan ikut dilibatkan. Kendati begitu, proses penyaringan tetap dilakukan untuk efektivitas program sehingga alumni yang memiliki potensi tinggi yang menjadi prioritas mendapatkan pelatihan lanjutan.

“Proyek kerja sama ini merupakan program strategis untuk keberlanjutan Sekoper Cinta yang tentunya melibatkan seluruh elemen, termasuk para alumni Sekoper Cinta,” katanya.

HUMAS JABAR
Kepala Biro Humas dan Keprotokolan
Setda Provinsi Jabar
Hermansyah

WhatsApp Image 2020-11-08 at 17.47.32

WhatsApp Image 2020-11-08 at 17.47.32 (1)

WhatsApp Image 2020-11-08 at 17.47.33 (1)

Penandatanganan Nota Kesepahaman GEBER CEWINA

Penandatanganan Nota Kesepahaman GEBER CEWINA

DP3AKB, Galeri Foto, PKK

WhatsApp Image 2020-10-24 at 08.06.12

Pada Hari Jum’at tanggal 23 Oktober 2020 Bertempat di Kantor DP3AKB Provinsi Jawa Barat Jalan Sumatera Nomor 50 Bandung,
Kepala DP3AKB Provinsi Jawa Barat menandatangani Nota Kesepahaman Gerakan Bersama Pencegahan Perkawinan Anak (GEBER CEWINA) di Jawa Barat dengan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat dan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat.

Penandatanganan Nota Kesepahaman dimaksud merupakan upaya inovasi dan kolaborasi dalam rangka menekan lajunya kasus pernikahan anak di Jawa Barat berdasar kepada pasal 7 Undang-Undang No 16 Tahun 2019 tentang perkawinan.

WhatsApp Image 2020-10-24 at 08.06.11

WhatsApp Image 2020-10-24 at 08.06.11 (2)

WhatsApp Image 2020-10-24 at 08.06.10

WhatsApp Image 2020-10-24 at 08.05.38

PENYERAHAN KONTRIBUSI BIBIT POHON ASN DP3AKB PROVINSI JAWA BARAT

PENYERAHAN KONTRIBUSI BIBIT POHON ASN DP3AKB PROVINSI JAWA BARAT

Artikel, DP3AKB, Galeri Foto, Sekretariat

WhatsApp Image 2020-10-09 at 10.09.38

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Provinsi Jawa Barat Ir. Poppy Sophia Bakur, M.EP menyerahkan langsung kontribusi bibit tanaman mewakili ASN lingkup Dinas P3AKB Jabar sebagai wujud dukungan atas Gerakan Tanam dan Pelihara 50 Juta Pohon yg dicanangkan oleh Gubernur Jawa Barat yang di terima Langsung oleh Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat Ir. Epi Kustiawan, M.P

Jenis tanaman yang diserahkan berjumlah 1.000 bibit pohon yang terdiri dari jenis tanaman Buah-buahan dan tanaman kayu-kayuan yang nantinya akan ditanam di lahan-lahan kritis se-Kabupaten/Kota di Jawa Barat.

we

WhatsApp Image 2020-10-09 at 10.09.39

WhatsApp Image 2020-10-09 at 10.09.39 (2)

WhatsApp Image 2020-10-09 at 10.09.39 (1)