Inisiasi Implementasi Program Pengasuhan Anak Berbasis Masyarakat

Inisiasi Implementasi Program Pengasuhan Anak Berbasis Masyarakat

Galeri Foto

Acara Inisiasi Implementasi Program Pengasuhan Anak Berbasis Masyarakat dilaksanakan di Sekolah Cermat Bersama Ketua P2TP2A Dr. Hj. Netty Prasetiyani M.Si pada hari Senin (29 Februari 2016) bertempat di Lapangan Balong Aman Jalan Citepus Pajajaran Bandung.

Acara Inisiasi Implementasi Program Pengasuhan Anak Berbasis Masyarakat ini diikuti oleh semua kepala OPD Provinisi Jawa Barat, Lurah dan Camat di wilayah tersebut serta para pemerhati anak.

Acara dibuka dengan sambutan dari kepala P2TP2A, Ibu Dr. Hj. Netty Prasetiyani, M.Si dan kemudian sambutan dari Kepala BP3AKB, Dr. Ir. Hj. Dewi Sartika, M.Si. Kegiatan ini diramaikan dengan sosio drama oleh anak-anak Sekolah Cermat, permainan angklung serta pemakaian jaket PABM kepada asisten Kesra dan Kepala Bp3AKB.

Acara launching PABM ini ditutup dengan ditandai pelepasan balon.

Kunjungan Kerja ke Kepulauan Riau

Kunjungan Kerja ke Kepulauan Riau

Galeri Foto

Kunjungan kerja ke Kepulauan Riau berlangsung dari tanggal 24 hingga 26 Februari 2016. Kegiatan kerja dari bidang Pengarustamaan Gender (PUG) dan Kerjasama (IKK) ini mengagendakan kunjungan ke Badan PP PA Provinsi Riau, P2TP2A Provinsi Kepulauan Riau, BP3AKB Kota Batam serta Forum Anak Embun Pelangi Kota Batam.

Untuk tujuan kerja ke Kepulauan Riau ini bertujuan:

  1. Dalam Rangka Persiapan Evaluasi Pelaksanaan Pemberdayaan Perempuan, Pengarustamaan Gender dan Perlindungan Anda dalam upaya peraihan Anugerah Parahita Ekapraya Tahun 2016.
  2. Mendapatkan pengetahuan dan wawasan tentang implementasi strategi Pengarustamaan Gender di Kepulauan Riau.
  3. Mengetahui Kiat-Kiat yang telah dilakukan oleh Kepulauan Riau sehingga Badan PP dan PA Kepulauan Riau mendapatkan Anugerah Parahita Ekapraya Kategori Mentor.
Pelatihan Ketrampilan Bagi Perempuan Mantan Anggota Gafatar

Pelatihan Ketrampilan Bagi Perempuan Mantan Anggota Gafatar

Galeri Foto

Jumlah mantan anggota Gafatar yang ditampung di Balai Pemberdayaan Sosial Bina Remaja (BPSBR), Jalan Amir Mahmud Cimahi sejak 1 minggu yang lalu harus dikembalikan kepercayaan dirinya, dimanusiakan dan diterima secara baik serta dibina dengan berbagai ketrampilan yang bermanfaat. Itulah kutipan pernyataan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan yang pada hari Jumat lalu, 29 Januari 2016 secara khusus mengunjungi mantan anggota Gafatar. Pernyataan tersebut direspons secara positif oleh Kepala BP3AKB Provinsi Jawa Barat, Dewi Sartika yang langsung menganjurkan segenap jajaran di BP3AKB Provinsi Jawa Barat untuk menurunkan tenaga-tenaga ahlinya untuk memberikan pembinaan. Salah satu yang diturunkan adalah para pendamping lapangan (PL) kelompok Pekka (Perempuan Kepala Keluarga) yang memberikan pelatihan ketrampilan kepada para perempuan mantan anggota Gafatar yang jumlahnya mencapai lebih dari 40 orang.

Pelatihan yang diberikan oleh Kelompok Pekka Manata Kota Cimahi ini mendapat respons positif dari kaum perempuan mantan anggota Gafatar. Selama 2 hari para perempuan ini diberikan pelatihan sulam pita yang dipandu oleh PL Pekka Kota Cimahi, Komariah, beserta para anggota kelompok Pekka Manata Cimahi. Meski hanya 2 hari, ekspresi bersemangat tampak ditunjukkan oleh peserta. Beberapa peserta bahkan menyatakan keinginannya untuk mempelajari ketrampilan sulam pita lebih lanjut. Menurut mereka, pelatihan ketrampilan seperti ini merupakan pembinaan yang selain menarik juga sangat bermanfaat bagi mereka. Mereka juga menyayangkan singkatnya waktu pelatihan yang diberikan.

Hari ini, Senin, 1 Februari 2016, direncanakan para eks anggota Gafatar ini akan dipulangkan ke daerah asalnya masing-masing. Diharapkan pembinaan yang diberikan pemerintah provinsi Jawa Barat dapat menjadi salah satu bentuk dorongan mental dan spiritual yang mendukung para mantan anggota Gafatar untuk memulai lagi kehidupan barunya di kotanya masing-masing.