Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan sosialisasikan dan deklarasikan penyelenggaraan Pekan Paralimpik Nasional XV di Area Car Free Day (CFD) Jl. Ir.H.Juanda (Dago) Bandung, Minggu (9/10).

Hadir dalam acara tersebut,  Wagub Jabar, Deddy Mizwar, Ketua Kontingen Peparnas XV Jabar, Kapolda Jabar, Irjen Pol Waskito, Netty Prasetiyani, Ketua MPCI Jabar, Ukun dan ratusan atlet Peparnas XV Jawa Barat.

Dalam kesempatan itu, Gubernur berharap para atlet Paralimpik Jawa Barat dapat berprestasi sebagaimana yang telah ditorehkan para atlet PON Jabar beberapa lalu, dimana Jawa Barat keluar sebagai juara umum atau “Jabar Kahiji”. “Kita akan kawinkan jabar kahiji PON dan Jabar Kahiji Paralimpik”, tutur Gubernur.

“Tanamkan dalam niat hati kita, bahwa kita adalah juara, “niatkan untuk menang dan tidak meniatkan untuk kalah”, ujar Gubernur yang kemudian disambut oleh para atlet dengan teriakan “juara”.

Lanjut Gubernur, “janganlah kita bagi-bagi medali kepada yang lain”, bila ada kesempatan sikat habis semuanya”, ajak Gubernur seraya disambut, setuju oleh para atlet.

“Kalau urusan sedekah, kita harus bagi-bagi, tapi diurusan kejuaraan, “jangan dibagi-bagi”.

Gubernur minta, agar para atlet Paralimpik tunjukkan juaranya, tampilkan ekstra power atau “sataker kebek” (Sunda), “sehingga kita akan menjadi juara umum dengan meraih medali sebanyak-banyak.

Usai orasinya dan deklarasi Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas XV), Gubernur dan Ketua Kontingen, Kapolda Jabar dan Wagub Jabar, menandatangani baligo Peparnas dan membubuhkan pesan “Lampaui Keterbatasan”, dan Jadilah No.1″, sedangkan Kapolda Jabar, Waskito bubuhkan pesan “Berjaya Di Tanah Legenda”, Ibu Netty Prasetiyani sampaikan pesan “Keterbatasan bukan Halangan Untuk Cetak Prestasi”.

Di akhir  kehadirannya di acara Sosialisasi Peparnas XV, Gubernur dan Ibu Netty menyempatkan meninjau peragaan olah raga cabor angkat berat oleh atlet perempuan. Dan sempat beberapa saat bermain tenis meja melawan atlet Paralimpik Jabar.

Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XV akan berlangsung di Jawa Barat dari tanggal 15 sd 24 Oktober 2016. Pembukaannya akan berlangsung tanggal 15 Oktober bertempat di Stadion Siliwangi Bandung pada siang hari dan tidak ada system tiket alias gratis. Untuk venue-venue tiap cabor alan berlangsung di Kota Bandung, misalnya untuk Yudo berlangsung di GOR Pajajaran Bandung dan atletik di Stadion GBLA Bandung.

Sumber: jabarprov.go.id

Artikel Terkait

Ibunya Bekerja Bisa Meningkatkan Prospek Karier Anak perempuannya dan Mendorong Anak... Ibu bekerja sering dibuat galau akan pilihan antara meneruskan karier dan keluarga. Jika ingin memilih tetap bekerja, umumnya Ibu khawatir tidak memiliki banyak waktu dengan keluarga sehingga kebutuhan anak terabaikan. IBU...
Hindari Fenomena BLAST dengan Budaya Literasi Bunda Literasi Jawa Barat Netty Heryawan khawatir anak-anak Jawa Barat mengalami fenomena BLAST (Bored, Lonely, Angry, Stress, Tired) yang berujung pada permasalahan sosial seperti kekerasan seksual dan narkoba pada usia prod...
HUT Ke-72 RI, Aher Tekankan Makna Demokrasi BANDUNG-Pada bagian lain amanat Gubernur saat peringatan HUT ke-72 RI, Kamis (17/8), Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) menekankan pentingnya makna demokrasi. Baginya demokrasi bukan semata-mata sebagai wahan...
Desa/Kelurahan Sadar Hukum di Jabar Unggul Desa/Kelurahan sadar hukum di Jabar dinilai terbanyak mengingat jumlahnya saat ini sudah mencapai 2.400 desa. Hal demikian, diungkapkan  Gubernur Jabar, H. Ahmad Heryawan, dalam keterangannya kepada wartawan di Gedung Sate...
Sejarah 8 Maret Diperingati sebagai Hari Perempuan Internasional Hari Perempuan Internasional merupakan peringatan atas prestasi para perempuan di seluruh dunia sambil menyerukan kesetaraan gender. Prestasi ini termasuk dalam bidang politik, sosial, dan hal lainnya. Dilansir dari Telegrap...

Leave a Reply

Your email address will not be published.