Pekan Olah raga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat akan segera bergulir dalam hitungan hari. Rencananya, pembukaan akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada 17 September 2016.

Seperti layaknya pembukaan sebuah event besar, pembukaan PON akan digelar dengan meriah. Adapun tema khusus yang diangkat adalah Gurilaps.

Gurilaps sendiri adalah singkatan dari Gunung, Rimba, Laut, Pantai, dan Sungai. Berbagai kemeriahan akan mengandung unsur-unsur tersebut.

“Artinya kita ingin acara opening ceremony itu menghadirkan berbagai nuansa,” kata Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Kamis (8/9/2016).

Pria yang akrab disapa Aher itu mengatakan nuansa Gurilaps tidak hanya mengetengahkan budaya Jawa Barat. Ada unsur nasional yang juga akan dimasukkan dalam tema pembukaan PON. “Tidak hanya Jawa Baratnya, tapi yang lain juga dilibatkan secara nasional,” ucapnya.

Dengan tema tersebut, ia ingin PON menghadirkan suasana olah raga yang sportif. Dalam saat bersamaan, unsur budaya dan kedaerahan juga turut tampil. “Nanti juga akan dibalut dengan teknologi modern,” jelas Aher.

Disinggung soal kondisi GBLA, ia menegaskan stadion berkapasitas 38 ribu kursi itu sudah siap. “Insya Allah (GBLA) dalam kondisi siap untuk pembukaan PON,” tandas Aher. (bbk)

Panitia Sediakan 27 Ribu Tiket Gratis

Diantaranya ada 2.300 tiket gratis yang disediakan untuk warga Gedebage, Kota Bandung.

Panitia penyelenggara menyediakan 27 ribu tiket untuk pembukaan PON Jabar ke-XIX. Pembukaan PON Jabar akan diselenggarakan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (17/9).

“Kami sediakan 27 ribu undangan. Belakang panggung enggak bisa dipakaikan, 27 ribu itu maksimal ya itu. Itu sudah fix ya,” kata Ketua PB PON Jabar Ahmad Heryawan, usai mengikuti apel kesiapan PON Jabar di Stadion GBLA, Rabu (14/9). Untuk diketahui stadion GBLA memiliki kapasitas 38 ribu tempat duduk.

Menurut Aher yang merupakan Gubernur Jabar, 27 ribu tiket dan tamu undangan akan mengisi sederet tribun VVIP, VIP dan barat. Jumlah itu diantaranya ada 2.300 tiket gratis yang disediakan untuk warga Gedebage, Kota Bandung.

“Masyarakat sini diundang 2.300 sekitar GBLA. Mereka warga sini harus menikmati. Orang Gedebage biar mereka punya kebanggaan. Kita perhatikan benar masyarakat di sini,” ujarnya.

Dia menambahkan, secara keseluruhan PB PON memastikan kesiapan penyelenggaraan hajat olahraga akbar empat tahunan yang berlangsung 17-29 September ini. Hal itu ditandai dengan pengibaran bendera kontingen di mana seluruh atlet siap bertanding.

“Kita sudah selesai mengibarkan bendera kontingen. Pertanda bahwa kontingen sudah siap berlaga menjadi peserta di PON 2016 di Jabar. Seluruh kontingen sudah datang. PON dimulai ditandai pengibaran bendera kontingen dan siap berlaga,” ujarnya. (FF/ASW)

Sumber: merdeka.com, sindonews.com

Artikel Terkait

Awas, pedofil seringkali jadi sosok pelindung anak Kaum pedofil seringkali memposisikan diri sebagai sosok pelindung bagi anak, meski sejatinya itu modus kejahatan. Orangtua dalam hal ini perlu, bahkan wajib meluangkan waktu berbagi cerita bersama anak sekaligus membangun ...
PON XIX Jabar Tahun 2016, Resmi Ditutup Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kala secara resmi menutup penyelenggaraan Pekan Olah Raga Nasional (PON) XIX Tahun 2016 di Jawa Barat, Kamis (29/9) malam, bertempat di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Eve...
Bulan Ramadhan Bulan Keluarga Luangkanlah waktu setidaknya 20 menit setiap hari untuk keluarga demi mendampingi pertumbuhan dan perkembangan anak. Sudahkah itu Anda (terutama ayah) lakukan? Tidak sedikit seorang ayah sulit meluangkan waktu walau sekeda...
Bukan Gadget, Ini Jenis Mainan Anak yang Tepat untuk Tumbuh Kembangnya Foto : istockphoto Fenomena kecanggihan teknologi tidak hanya berpengaruh pada usia remaja dan dewasa saja, melainkan juga usia anak-anak bahkan balita sekalipun. Dengan alasan agar anak tidak cengeng dan ngambek, biar ...
Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2017: Rokok Ancam Pembangunan Rokok masih menjadi persoalan yang tidak bisa dilepaskan begitu saja di Indonesia. Data dari Kementerian Kesehatan menunjukan bahwa prevalensi perokok di Indonesia pada usia ≥ 15 tahun meningkat sebesar 36,3% dibandingkan den...

Leave a Reply

Your email address will not be published.