Momentum Hari Keluarga Nasional yang diselenggarakan setiap 21 Juni di Indonesia dinilai sangat bermakna sebagai fondasi membangun bangsa Indonesia sebagai Bangsa yang besar. Hari puncaknya jatuh pada 29 Juni namun berkenaan adanya bulan puasa dan liburan, maka acara peringatan Hari Keluarga Nasional diundur pelaksanaannya menjadi tanggal 30 Juli 2016 di Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Pelaksanaan HARGANAS XXIII tahun 2016 mengedepankan keikutsertaan keluarga dengan mengangkat 4 konsep besar: Reuniting (Keluarga Berkumpul), Interacting (Keluarga Berinteraksi), Empowering (Keluarga Berdaya), Sharing and caring (Keluarga Berbagi)

4 konsep besar: Reuniting (Keluarga Berkumpul), Interacting (Keluarga Berinteraksi), Empowering (Keluarga Berdaya), Sharing and caring (Keluarga Berbagi)

Kepala BKKBN Surya Chandra Surapaty menyampaikan pesan kepada seluruh keluarga Indonesia, “Hari keluarga tahun ini bertepatan dengan bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri, menjadikan Hari Keluarga tahun 2016 sebuah momentum bagi setiap keluarga Indonesia untuk kembali berkumpul bersama keluarganya (reuniting), berinteraksi dengan keluarganya setelah sibuk dengan segala aktivitas (interacting), memberdayakan lingkungan di sekitar keluarga kita (empowering) dan saling berbagi dengan keluarga yang lain dan masyarakat di sekitar kita (sharing and caring), menjadi momen keluarga Indonesia untuk saling berkunjung atau mengunjungi dalam rangka silaturahim ” ungkap Surya Chandra.

Diharapkan, melalui Hari Keluarga Nasional ke-23 tahun 2016 dengan tema, Harganas merupakan momentum upaya membangun Karakter Bangsa dan mewujudkan Indonesia Sejahtera, semakin mendorong Keluarga-Keluarga untuk terus menjaga dan memelihara nilai-nilai kebersamaan, menumbuhkan semangat kerjasama, rasa integritas, etos kerja dan nilai gotong royong dalam hidup berkeluarga.

Rujukan:
“…Hari Keluarga Nasional, Momentum Memaknai Arti Keluarga…”
http://lifestyle.okezone.com/read/2016/06/28/196/1427600/intip-semarak-hari-keluarga-nasional

Artikel Terkait

Hukuman Kebiri Menyasar Kejahatan Seksual Berulang, Beramai-ramai, dan Paedofil KOMPAS.com/NABILLA TASHANDRA Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Jakarta, Selasa (10/5/2016) KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo menandatangani Per...
Peparnas XV di Jabar Tahun 2016, Dibuka Resmi Menpora Dalam suasana yang mendung dan turun hujan rintik-rintik, Menpora, Imam Nachrowi dengan dipayungi ajudannya, meresmikan gelaran Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XV, Sabtu (15/10) sore, bertempat di Lapangan Stadion Siliwa...
Netty Heryawan Dapat Anugerah dari KPAI Itulah yang diraih Netty Prasetiyani, istri Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) yang juga menjabat sebagai Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) sekaligus Ketua Tim Penggerak dan Pemberd...
Kekerasan dalam Pacaran Fenomena Sunyi di Indonesia Renata, seorang mahasiswi, sudah memahami polanya. Jika sahabatnya Alia memakai kacamata hitam di dalam ruangan, atau jika ia tidak seperti biasanya memakai blus lengan panjang bukannya kaos singlet, atau jika ia menghindar b...
Netty Heryawan Dapat Penghargaan Haikuku Tresna Indung merupakan penghargaan atau anugrah budaya yang diberikan lembaga swadaya masyarakat HaikuKu Indonesia kepada kalangan perempuan yang telah berjasa mengangkat derajat kaum perempuan. Itulah alasan mereka m...

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.