Closing Ceremony (Upacara Penutupan) Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat akan dihelat pada Kamis malam (29/9/2016) nanti. Wakil Gubernur Jawa Barat selaku Wakil Ketua Umum PB PON XIX/2016 Jabar mengungkapkan bahwa secara keseluruhan upacara penutupan siap untuk digelar dengan tema besar yang akan diangkat yaitu Harmoni Nusantara.

Usai meninjau serta rapat koordinasi persiapan upacara penutupan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Gedebage Kota Bandung pada Selasa malam (27/9/2106), Deddy Mizwar (Demiz) mengungkapkan bahwa Harmoni Nusantara akan menjadi tema yang diusung pada upacara penutupan PON nanti. Nantinya akan dihadirkan berbagai tarian khas dari berbagai daerah di nusantara.

“Kalau ini (konsep upacara penutupan) Harmoni Nusantara. Jadi akan ada beragam tarian dari nusantara,” ungkap Demiz usai meninjau.

Namun, Demiz pun mengaku masih ada beberapa hal yang perlu disiapkan dan mengalami perubahan, seperti komposisi defile yang diubah. Semula defile kontingen atlet akan dilakukan seperti pada Opening Ceremony atau Upacara Pembukaan. Namun, pada Closing Ceremony para kontingen akan masuk dari dua pintu masuk atau sisi stadion yang berbeda secara bersamaan menuju satu titik yang disebut lingkaran Merah-Putih, sehingga akan memakan waktu atau durasi yang bisa diminimalkan.

“Ada komposisi defile yang diubah supaya durasinya lebih cepat tapi tidak kehilangan nilai celebrate-nya. Jadi tinggal latihan itu sedikit. Kalau keseniannya sudah matang dan tinggal masuk aja. Besok latihan lagi,” ujar Demiz.

Selain itu, pihak panitia pun sedang berkoordinasi dengan Staf Wakil Presiden RI mengenai susunan acara yang mesti disesuaikan. Rencananya, Wakil Presiden Jusuf Kalla yang akan menutup gelaran PON tahun ini.

Closing Ceremony akan melibatkan kontingan atlet dari 44 cabang olahraga serta 12 cabang olahraga eksibisi yang dipertandingkan pada PON 2016 ini. Pada acara penutupan nanti juga akan dilakukan penyerahan pataka PON dari Gubernur Jawa Barat kepada Gubernur Papua yang menjadi tuan rumah PON XX/2020 mendatang.

Artikel Terkait

Fungsi dan Tujuan Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan Setiap instansi negara memiliki fungsi dan tujuan, salah satunya adalah Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan yang berkecimpung di penegakan Hak Asasi Manusia. Sebelum membahas lebih lanjut mengenai Fungsi dan tuj...
Harapan Menko Puan untuk Para Perempuan Indonesia Liputan6.com, Jakarta Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani berharap perempuan lebih berperan aktif dalam pembangunan Indonesia. Terutama sosok untuk merawat kebhinekaan Indon...
HUT ke 72, Ini Harapan Ineu Bagi Jawa Barat BANDUNG-Bertepatan dengan hari jadi ke-72 Propinsi Jawa Barat  sejumlah prestasi telah ditorehkan. Menanggapi hal tersebut, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat, Ineu Purwadewi Sundari ber...
Peningkatan Kapasitas Perempuan Potensial Calon Legislatip Pilkada serentak yang dilaksanakan pada 2017, 2018 dan 2019 merupakan momentun dan peluang bagi perempuan yang berkeinginan menjadi kepala daerah maupun menjadi legislatif Pilkada akan berlangsung dengan tahapan pemilihan da...
Pentingnya Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah Dapat menjadi jembatan antara orangtua dan sekolah. Libur telah usai, tahun ajaran baru sebentar lagi dimulai. Biasanya rutinitas orangtua saat menyambut datangnya tahun ajaran baru adalah mempersiapkan perlengkapan sekola...

Leave a Reply

Your email address will not be published.