http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_24556.jpg

BANDUNG-Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar mengatakan, pada  peringatan hari jadi ke-72 Provinsi (Pemprov) Jawa Barat ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, Khususnya di bidang pendidikan termasuk Tunjangan Penghasilan Penghasilan (TPP) guru yang berada di Jawa Barat. 

Demiz sapaan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar itu menjelaskan, tenaga pengajar sangat penting diperhatikan sebab kualitas pendidikan di Jawa Barat salah satunya bergantung dari kualitas para guru.

"Bagaimanapun kita harus menghargai kesejahteraan guru supaya pendidikanya lebih berkualitas,"kata Demiz usai mengikuti Apel Besar dalam rangka Hari Jadi ke-72 Provinsi Jawa Barat di lapangan Gasibu, Kota Bandung, Sabtu (19/8/2017)

Menurutnya, masalah pendidikan harus mendapatkan perhatian lebih dari semua pihak termasuk Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat. Pasalnya, pendidikan merupakan salah satu kebutuhan masyarakat yang paling pokok.

"Karena pendidikan ini sangat penting. Ini urusan wajib. Kita harus penuhi kebutuhan masyarakat,"ujarnya. 

Demiz mengungkapkan, bahwa TPP Guru PNS maupun honorer pada tahun 2018 mendatang akan mengalami kenaikan. Diharapkan TPP Guru di wilayah Jawa Barat akan sesuai dengan angka yang ideal.

Selain memperhatikan TPP Guru, persoalan lain adalah infrastruktur pendidikan. Rencananya, Pemprov Jabar akan membuat sekolah baru maupun ruang kelas baru untuk memenuhi kebutuhan pendidikan masyarakat Jawa Barat

"Termasuk pembangunan sekolah baru dan ruang kelas baru serta TPP para guru juga guru honorer. Secara signifikan insya Allah mulai Juli 2017 sudah naik sampai nanti di tahun depan sudah mencapai angka yang ideal,"tuturnya.

Demiz mengaku, terakhir telah terjadi sedikit permasalahan mengenai Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Namun, Pemprov Jabar melalui Dinas Pendidikan Jabar secepatnya memperbaiki dan mencari solusi untuk mengatasi masalah tersebut.

"Saya kira yang perlu kita perbaiki misalkan persoalan kemarin ada sedikit masalah PPDB. Alhamdulillah segera kita bisa atasi kemudian ke depannya PPDB ini harus lebih baik,"ungkapnya. 

Dalam peringatan Hari Jadi Pemprov Jabar ke 72 tersebut, Demiz juga menyoroti tentang pembangunan fisik yang ada di Jawa Barat. Pemprov Jabar, sambung Demiz, akan terus mengawal proses pembangunan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) dan pelabuhan Patimban serta pembangunan tol Bocimi.

"Sangat penting bagaimana terus mengawal proses pembangunan BIJB dan pelabuhan patimbann  dan jalan tol Bocimi. mudah-mudahan tahun depan sudah sampai di Cigombong," ujarnya.

Dia menilai pembangunan infrastruktur tersebut akan akan mendukung industri kepariwisataan di saat tiga sektor devisa negara menurun yaiut migas, batubara dan kelapa sawit. Demiz pun berharap pada 2018, BIJB sudah beroperasi dan sudah terhubung dengan berbagai daerah lainnya.

"Ini sangat penting karena ke depannya kepariwisataan menjadi salah satu unggulan Jabar,"pungkasnya. (MAT)

Artikel Terkait

Anak Terlanjur Bermasalah, Jangan Perlakukan Sebagai Sampah Setiap anak tidak pernah meminta dilahirkan. Setiap anak juga tidak bisa memilih siapa yang akan menjadi orangtuanya. Karena itulah para orangtua selayaknya menganggap anak sebagai anugerah dan titipan yang harus di...
Nova Eliza: Butuh Laki-laki untuk Hentikan Kekerasan pada Perempuan NOVA Eliza terus berjuang menghentikan kekerasan terhadap perempuan. Perempuan berdarah Aceh tersebut mengumpulkan 51 tokoh laki-laki yang dipilihnya sebagai sosok yang peduli untuk menghentikan kekerasan terhadap perempuan. ...
Aher: Istighosah, Mobilisasi Doa untuk Kesuksesan PON di Jawa Barat Sekitar 1.500 orang yang merupakan PNS Pemprov Jawa Barat dan Pemkot Bandung serta masyarakat sekitar Stadion GBLA melaksanakan istighosah atau doa bersama menyambut pelaksanaan PON XIX/2016 Jawa Barat. Hadir dalam istighosah...
Kekerasan Seksual Anak di KBB Tinggi NGAMPRAH, (PR).- Tingkat kekerasan seksual terhadap anak di Kabupaten Bandung Baratcukup tinggi. Data Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana KBB, pada 2015 tak kurang dari 22 kasus kekerasan sek...
KPAI: Sensor Film Harus Melindungi Anak Komisi Perlindungan Anak (KPAI) meminta sensor film berperspektif pada perlindungan anak. Sebab, dalam Pasal 10 dan Pasal 11 Undang-Undang Perlindungan Anak, disebutkan film masuk ke bagian hiburan. Artinya, anak berhak menda...

Leave a Reply

Your email address will not be published.