Lihat video berikut ini

Regenerasi lahir dari potensi yang sejak dini, dilatih dan berprestasi.
Juara, datang dari rumah. Didampingi keluarga. Selain jadi atlit, harus juga berprestasi di sekolah. Harmoni keluarga, lahirkan juara.

Tentang Mutiara Razika Gumay

Mutiara Razika Gumay, Si Cilik Berprestasi Selangit

MUTIARA Razika Gumay namanya. Usianya baru 8 tahun. Tetapi prestasinya dalam bidang tenis meja sungguh mengagumkan. Putri ketiga pasangan Drs. Najmudin Gumay dan Hetty Hermayanti ini memiliki talenta yang luar biasa. Hanya dalam waktu 1,5 tahun berlatih, Muti –demikian panggilan akrabnya– sudah mampu menjadi juara pada Olimpiade Olah Raga dan Seni (O2SN)  cabor tenis meja sekolah dasar tingkat Kota Bandung 2016.

“Saya ingin menjadi juara dunia,” ujar Muti.

Dengan prestasinya yang gemilang  tersebut, anak asuhan Drs. Bambang Riyanto dari PTM Aquatec Gani Artha itu berhak menjadi wakil Kota Bandung untuk melaju ke O2SN tingkat Jawa Barat yang akan berlangsung di Kota Cirebon, Juli 2016 mendatang. Lawan-lawannya sebagian besar kelas 4 dan kelas 5.

“Anak ini memang memiliki talenta yang luar biasa di samping semangatnya yang tinggi. Dia tidak pernah mengeluh saat latihan, bahkan seringkali meminta porsi lebih,” ujar Bambang tentang  anak asuhnya ini.

Menurutnya, agak jarang ditemukan anak berusia 8 tahun yang memiliki kemampuan bagus  bermain tenis meja dalam waktu yang relatif singkat. Di antara olah raga yang cukup sulit mempelajarinya, lanjut Bambang, yakni tenis meja.

“Biasanya, dalam waktu satu tahun, anak-anak seusia Muti baru bisa memukul bola normal, itu pun arahnya belum tentu lurus. Berlatih selama satu tahun dengan porsi latihan 5 kali seminggu, secara normal seorang anak belum tentu bisa bermain apalagi bertanding, kecuali ada keajaiban. Muti termasuk yang istimewa,” jelas Bambang.

Diakuinya siswa kelas 2 B SD Istiqamah Bandung ini memiliki kemauan yang sangat keras. Dia tidak  akan berhenti berlatih selama pelatih belum menyuruhnya berhenti. “Sebagian besar anak-anak seusia dia, kalau berlatih itu sering mengeluh dan banyak bercanda, tetapi dia sangat serius. Jadi kecakapannya pun melesat. Padahal di rumahnya termasuk anak manja,” kata Bambang lagi.

Bambang berharap, Muti menjadi motivator bagi teman-teman satu klubnya untuk terus berlatih. Prestasi apa pun,  tambah Bambang, tidak akan dapat diraih tanpa bekerja dan berlatih secara sungguh-ungguh.

“Sebetulnya menurut saya bakat itu nomor dua, nomor pertamanya adalah kemauan yang gigih dan mau berlatih keras. Orang-orang yang hanya mengandalkan bakat dengan kemauan kecil dan porsi latihan sedikit akan tertinggal oleh orang-orang berkemauan keras dan berlatih sungguh-sungguh. Idealnya, bakat ada, latihan maksimal, hasilnya pasti optimal,” ujar pelatih dari PTM milik Budiprawira Sunadim ini.

Sementara  sang ibu mengatakn, prestasi Muti bukan hanya dalam bidang tenis meja, melainkan dalam bidang akademis pun bagus. Sejak kelas satu, Muti selalu menjadi ranking pertama di kelasnya. Bahkan gadis cilik ini terpilih menjadi ketua kelas.

“Alhamdulillah prestasinya cukup bagus. Mudah-mudahan dia tetap konsisten. Prestasi akademisnya bagus, prestasi tenis mejanya juga bagus,” ujar Hetty kepada galamedianewas.com di rumahnya, Jln. Saturnus Selatan, Margahayu Raya, Kota Bandung.

Sumber: http://m.galamedianews.com/sport/85068/mutiara-razika-gumay-si-cilik-berprestasi-selangit.html

Artikel Terkait

Suara Susi Pudjiastuti Untuk Anak Bangsa Hampir 2 decade PMA asing diperbolehkan investasi 100% di Perikanan Tangkap. Dep. KKP keluarkan ijin tangkap untuk kurang lebih 1300 kapal dari China, Thailand, Taiwan, Jepang dan lain lain. Kapal kapal tersebut ada yang masu...
Data Terpilah Gender dan Anak Prov. Jawa Barat Tahun 2017 Data Terpilah Gender dan Anak Prov. Jawa Barat Tahun 2017 Untuk download Data Terpilah Gender dan Anak Prov. Jawa Barat Tahun 2017 KEPALA DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN PERLINDUNGAN ANAK DAN KELUARGA BERENCANA PROVINSI ...
Apa Itu Kanker Serviks Pengertian Kanker Serviks Silakan lihat videonya di bawah ini     Kanker serviks adalah kanker yang muncul pada leher rahim wanita. Leher rahim sendiri berfungsi sebagai pintu masuk menuju rahim dari vagina. Semua wa...
Jingle Three Ends Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Provinsi Jawa Barat mendukung kampanye Three Ends. Kampanye Three Ends merupakan program unggulan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perli...
Ebook – Introduction PPRG Silakan download ebook Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender oleh Ismi Dwi Astuti Nurhaeni

One Comment

  • Maman

    Video yang menginspirasi … keberhasilan berawal dari keluarga yang solid … tangguh … ‘Ketahanan Keluarga’ salah satu solusi ampuh untuk memunculkan anak dan remaja yang berprestasi

Leave a Reply

Your email address will not be published.