REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG — Pemprov Jabar berhasil memperoleh empat penghargaan National e-Procurement Award yang diadakan dalam Rakernas Lembaga Kebijakan Pengadaan Pemerintah (LKPP) 2016 di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (3/11). Prestasi ini membawa Jabar menjadi yang terbaik secara nasional dalam Layanan Pengadaan Barang/Jasa Secara Elektronik (LPSE).

Jabar memboyong empag penghargaan yang terdiri penghargaan individu kepada Gubernur Jabar Ahmad Heryawan sebagai Kepemimpinan Kepala Daerah dalam Transformasi Pengadaan Barang/Jasa Secara Elektronik. Serta Kepala Balai Layanan Pengadaan Barang/Jasa Secara Elektronik (LPSE) Ika Mardiah sebagai Pejuang LPSE yang konsisten sejak awal kehadiran LPSE di Indonesia. Sementara dua penghargaan institusional kepada Pemprov Jawa Barat yakni untuk kategori Peran LPSE Provinsi serta Inovasi LPSE. Penghargaan ini mampu menyisihkan total 637 LPSE se-Indonesia.

Heryawan mengatakan, penghargaan tersebut menjadi bukti komitmen dan itikad baik Pemprov Jabar yang secara konsiten dan berkelanjutan dalam menciptakan pemerintah bersih. Di mana peran pemimpin menjadi salah satu faktor pentingnya. “Semua pemda se-Indonesia bisa melakukan hal yang sama, saya percaya leadership dan good will (itikad baik) dari para pimpinan daerah seluruh Indonesia saat ini semakin baik,” kata pria yang akrab disapa Aher ini.

Menurut Aher, bentuk kepemimpinan yang konsisten tersebut dibuktikan dengan kebijakan dan dukungannya kepada LPSE. Baik dari aspek kelembagaan, personil, dan anggaran.

Kebijakannya yang mendukung mewujudkan pemerintahan yang bersih lewat LPSE dituangkan antara lain Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) UPTD Balai LPSE diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 113 Tahun 2009. Serta tugas Pokok dan Fungsi Balai LPSE ditetapkan Pergub Nomor 55/ 2010, dan Penyelenggaraan LPSE diatur Pergub No 60/2013.

Gubernur berharap, prestasi ini dapat menjadi menjadi patokan di berbagai daerah. “Atas pencapaian ini (National e-procurement Award – Red), semoga Jabar selalu menjadi inspirasi bagi daerah lain,” ujarnya.

Penghargaan diserahkan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Bambang Brojonegero didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono serta Kepala LKPP Agus Prabowo. Penghargaan diberikan di hadapan sekitar 1.400 pegiat LPSE maupun tamu undangan dari World Bank, ADB, ICW, dan lainnya.

Artikel Terkait

Ini 10 Dampak Buruk Pada Psikologis Anak Jika Sering Memarahinya di Depan Umum Sering Memarahi Anak di Depan Umum? Anda Harus Tahu, Ini 10 Dampak Buruk Pada Psikologis Anak Jika Sering Memarahinya di Depan Umum Dikaruniai buah hati dalam kehidupan rumah tangga merupakan anugerah terbesar yang dib...
P2TP2A Jabar dan Amerika Perkuat Kerjasama Berantas Human Trafficking Simak videonya di sini https://www.youtube.com/watch?v=D3ff3cJZIfQ&rel=0 Ketua Pusat Perlayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Provinsi Jawa Barat Netty Prasetiyani Heryawan menerima kunjungan US Depar...
Pelajar Asal Garut Dinobatkan Sebagai Duta Anak Jabar GARUT, (PR).- Seorang pelajar Madrasal Aliyah/Pesantren Mualimin Persis 76 Garut, Yudhistira Adrianto terpilih menjadi Duta Anak perwakilan Provinsi Jawa Barat di perhelatan Hari Anak Nasional 2018 di Kota Surabaya, Jawa Timu...
Ini Cara-Cara yang Bisa Mendekatkan Ayah dan Anak Hubungan Ayah dan Anak Harus Dibina Sejak Usia Dini, Ini Cara-Cara yang Bisa Mendekatkan Ayah dan Anak Tugas seorang ayah bukan hanya mencari nafkah bagi keluarganya.
 Seorang ayah idealnya bisa menjadi panutan bagi anak-a...
Jokowi Sematkan Pin He For She pada Tiga Pejabat Publik Presiden Joko Widodo menyematkan pin He For She pada tiga pejabat publik, mereka yakni Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Walikota Bandung Ridwan Kamil. Pemberian pin tersebut dilakuka...

Leave a Reply

Your email address will not be published.