Di penghujung tahun 2016, kembali Pemerintah Provinsi Jawa Barat meraih pengharagaan. Penghargaan tersebut adalah Anugerah Parahita Ekapraya (APE) untuk tahun 2016 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak atas komitmennya dalam melaksanakan pembangunan kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Penghargaan APE diserahkan langsung oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla di Istana Wapres Jakarta, Rabu kepada Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

Berbeda dengan raihan tahun sebelum-sebelumnya di mana Jabar meraih penghargaan APE untuk kategori Utama secara dua kali berturut-turut, tahun ini Jabar mampu meraih kategori tertinggi yaitu Mentor untuk 3 Dimensi yaitu pemberdayaan perempuan, perlindungan anak dan pemenuhan hak anak. Dari 17 provinsi, Jawa Barat termasuk 6 provinsi yang menerima untuk kategori Mentor.

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (Aher), dalam siaran persnya, mengungkapkan, selama ini pihaknya terus memberikan pemahaman kepada seluruh stakeholders tentang pentingnya kesetaraan gender.

“Tentu memberikan pemahaman kepada seluruh stakeholders tentang makna kesetaraan gender dan disaat yang sama dalam konteks anggaran kita ada sebuah mekanisme yaitu mengukur sejauh mana program-program yang sudah direncanakan tersebut berjalan baik. Selain itu di tiap-tiap kantor kami mengadakan pojok laktasi,” kata dia.

Orang nomor satu di Jawa Barat ini pun tak menyangka, hasil kerja keras bersama semua jajaranya berbuah penghargaan dan bahkan tahun ini Jabar masuk dalam kategori Mentor yakni tingkatan tertinggi diatas kategori Utama, Madya dan Pratama.

Untuk mendapatkan Kategori Mentor, suatu daerah harus mendapatkan tiga kali penghargaan ini. Lain dengan Jabar yang cukup dua kali karena dinilai Kementerian PPA sudah luar biasa dalam komitmennya dalam melaksanakan pembangunan kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak serta berhak atas piala Platinum dan sertifikat.

Kita tidak pernah bekerja untuk sebuah penghargaan tapi ketika ada yang menghargai kita terima sebagai sebuah anugerah ternyata apa yang kita lakukan berkenan dan kita bersyukur atas penghargaan tersebut,” ujar Aher.

Selain Provinsi, 13 Kabupaten dan Kota di Jabar pun meraih penghargaan APE 2016 ini, diantaranya Kota Bandung, Cimahi, Depok, Sukabumi.

Sumber: Antarajabar.com

Artikel Terkait

Monitoring dan Evaluasi KLA Award Kota Cimahi Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Provinsi Jawa Barat, Dewi Sartika melaksanakan monitoring dan evaluasi Kota/Kabupaten Layak Anak (KLA) Award ke Kota Cimahi. Monitoring dil...
Gubernur: Dua yang Saya Tuntut; Loyalitas dan Kinerja Gubernur Ahmad Heryawan menegaskan, bahwa "jabatan" ini bukan kemuliaan. Jabatan ini adalah beban dan tanggung jawab. Manakala beban dan tanggung jawab ini dilaksanakan dengan amanat baru menjadi kemuliaan. Justeru ketika ...
Tunda Nikah Muda, Raihlah Prestasi di Kab. Kuningan “Tunda Nikah Muda, Raihlah Prestasi” merupakan tema acara sosialisasi Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) tahun 2019. Sebelum Kabupaten Kuningan, Sosialisasi Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) telah juga dilaksanakan di Kabupate...
Rapat Pembentukan Forum Komunikasi Partisipasi Masyarakat untuk Kesejahteraan Peremp... Dilaksanakan mulai tanggal 20 s.d 21 Nopember, bertempat di  Hotel The Radiant Villas, Lembang, Kab. Bandung Barat.           Rapat dibuka oleh Plt. Kepala DP3AKB Prov.Jabar Dr. Ir. Dewi Sartika,M.Si serta dihadiri oleh Deput...

Leave a Reply

Your email address will not be published.