NGAMPRAH, (PR).- Tingkat kekerasan seksual terhadap anak di Kabupaten Bandung Baratcukup tinggi. Data Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana KBB, pada 2015 tak kurang dari 22 kasus kekerasan seksual, 18 di antaranya menimpa anak.

Rata-rata pelaku tindak pidana tersebut berasal dari kalangan ekonomi rendah dan minim pendidikan. Berbagai kasus tersebut telah dan sedang diproses secara hukum.

Sementara di Jawa Barat, jumlah kasus kekerasan seksual terhadap anak  juga sangat tinggi. Setiap hari, 12-13 anak mengalami kekerasan seksual.

Data Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak Jawa Barat, setiap tahun sekitar 4.500 kekerasan terhadap anak terjadi. Tak hanya di wilayah perkotaan, tetapi  juga di perdesaan.

Ironisnya, sebagian pelaku kekerasan terhadap anak tersebut justru orang terdekat korban, seperti keluarga dan tetangga. Sementara sisanya adalah orang asing.

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat kemudian mewacanakan daerahnya menjadi kabupaten layak dan ramah anak. Hal itu di antaranya dilakukan dengan menyediakan ruang publik bagi anak-anak. ***

Artikel Terkait

Jumat-Sabtu Ini Gedung Sate Festival Akan Digelar BANDUNG–Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggelar Gedung Sate Festival – Semarak Pesta Rakyat, Jumat-Sabtu (29-30/9/17) mendatang sebagai puncak peringatan Hari Jadi Ke-72 Provinsi Jawa Barat. Berbagai kemeriahan pen...
Cara Ajari Anak Jauhkan dari Sentuhan Pelecehan Foto: Ilustrasi Anak-anak sering menjadi korban pelecehan seksual. Entah itu perempuan atau lelaki. Alhasil, peran orangtua saat ini lebih menantang dengan meningkatnya kejahatan sosial di lingkungan kita. Mendidik anak...
Pemkab KBB Wacanakan Daerahnya Ramah Anak NGAMPRAH, (PR).- Pemerintah Kabupaten Bandung Barat mewacanakan daerahnya menjadi kabupaten layak dan ramah anak. Hal itu di antaranya dilakukan dengan menyediakan ruang publik bagi anak-anak. Bupati Bandung Barat Abubakar...
Acara ‘Makan Mayit’ oleh Seniman Muda Ini Banjir Protes Seniman muda Natasha Gabriella Tontey menggelar pameran di Footurama, Jakarta. Ia membahas kanibalisme, kemiripan horor sosial Jepang dan Indonesia, hingga kenangan buruk film G30S/PKI. Seni yang baik merupakan seni yang b...
KONI Pusat Puas dengan Pelaksanaan PON XIX/2016 Jawa Barat Gubernur Jabar selaku Ketua Umum PB PON XIX menyerahkan maskot Lala-Lili kepada Gubernur Papua Lukas Enembe (tengah) disaksikan Ketua KONI Tono Suratman (kanan) saat konferensi pers di Media Center Utama, Trans Luxury Hotel, ...

Leave a Reply

Your email address will not be published.