Meteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yambise memberikan bantuan/hibah 194 Mobil Perlindungan Perempuan dan Anak “MOLIN” dan 388 Motor Perlindungan Perempuan dan Anak “TORI-IN” kepada perwakilan dari Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi dan Kabupaten/Kota terpilih.

Pada tahun ini, pembagian bantuan alokasi MOLIN dan TORLIN akan diberkita kepada sebanyak 34 Propinisi dan 160 Kab/Kota yang masing-masing akan mendapatkan satu (i) MOLIN dan dua (2) TORLIN. Pemilihan Provinsi dan Kabupaten/Kota ini oleh hasil perpetaan Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A), Pembangunan PP PA didaerah (APE), serta proposal yang di ajukan oleh pemerintah daerah.

Pemberian bantuan/hibah ini dilaksanakan dalam rangka pelaksanaan fungsi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PP & PA ) yakni koordinasi pelaksanaan penanganan perlindungan perempuan dan anak berbasis gender. MOLIN dan TORLIN diberikan dengan maksud memudahkan penjangkauan masyarakat dalam rangka pencegahan, penanganan kekerasan, dan perlindungan perempuan dan anak khususnya di daerah yang sulit di jangkau.

Selain itu, MOLIN dan TORI-IN dapat menjalankan fungsi unit layanan Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P21T2A) untuk melakukan sosialisasi dan promosi dalam rangka pencegahan, pemberdayaan, reintegrasi serta melakukan koordinasi.

Molin dilengkapi dengan berbagai sarana penunJang operasional untuk menjalankan tujuan dan fungsinya, antara lain :
1. Untuk penjangkauan dan penanganan korban, MOLIN dapat berfungsi sebagai ambulance dan dilengkapi dengan sirene, ternpat tidur (stretcher) dan box tnedix
2, Sebagai sarana edukasi dan pencegnhan, MOLIN dilengkapi dcngnn laptop, genset, proyektor, media pemutnr film, microfon, sound system. yang dilengkapi dengan berbagai konten program perlindungan perempuan dan anak.

Kehadiran MOLIN dan TORLIN ini diharapkan dapat meningkatkan perlindungan bagi masyarakat, secara khususnya dirasakan manfaatnya oleh Perempuan dan Anak yang menjadi korban tindak kekerasan dan memerlukan pelayanan P2TP2A.  (BP)

Sumber: http://www.radarindonesia.com/2016/10/kementerian-ppa-hibahkan-194-mobil.html

Artikel Terkait

Kementerian PPPA Imbau Semua Pihak Mencegah Kekerasan Seksual Rakornas PPPA ini diselenggarakan sebagai salah satu upaya peningkatan kemampuan masyarakat untuk berperan aktif dalam pencegahan kekerasan dan perlindungan perempuan dan anak. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlin...
Jokowi: Pendidikan Karakter Perlu Diperkuat BANDUNG – Presiden RI Joko Widodo menegaskan jika pendidikan karakter khususnya anak-anak sekolah harus diperkuat. Sehingga ia mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) tentang pendidikan karakter belum lama ini. “K...
Serah Terima Mobil pelayanan untuk Masyarakat kepada FAD Jabar Bandung,Kepala Dinas P3AKB Provinsi Jawa Barat Dr.Ir.Hj.Dewi Sartika,M.Si. Bersama jajarannya menyerahkan mobil pelayanan untuk masyarakat kepada Forum Anak Jawa Barat yang diterima oleh perwakilan dari Forum Anak Jawa Barat ...
Pemkab KBB Wacanakan Daerahnya Ramah Anak NGAMPRAH, (PR).- Pemerintah Kabupaten Bandung Barat mewacanakan daerahnya menjadi kabupaten layak dan ramah anak. Hal itu di antaranya dilakukan dengan menyediakan ruang publik bagi anak-anak. Bupati Bandung Barat Abubakar...
Apel Besar Hari Jadi Provinsi Jawa Barat ke-71 Pada hari jadinya ke-71 tahun, Provinsi Jawa Barat terus berbenah melakukan berbagai terobosan atau inovasi pembangunan untuk mewujudkan hasil pembangunan yang bisa langsung dirasakan oleh masyarakat di seluruh wilayahnya. ...

Leave a Reply

Your email address will not be published.