Rakornas PPPA ini diselenggarakan sebagai salah satu upaya peningkatan kemampuan masyarakat untuk berperan aktif dalam pencegahan kekerasan dan perlindungan perempuan dan anak.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menyelenggarakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Tahun 2017 dengan tema “Era Baru Kelembagaan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Daerah” sejak 7-9 Maret 2017 di Ternate, Maluku Utara.

Rakornas ini diselenggarakan dengan tujuan memperkuat koordinasi antar pelaku pembangunan, menjamin terciptanya integrasi, sinkronisasi dan sinergi pembangunan, khususnya urusan PPPA. “Rakornas PPPA ini diselenggarakan juga sebagai salah satu upaya peningkatan kemampuan masyarakat untuk berperan aktif dalam pencegahan kekerasan dan perlindungan perempuan dan anak. Permasalahan PPPA yang kompleks tidak mungkin diselesaikan oleh pemerintah saja karena keterbatasan sumber daya manusia. Untuk itu, dibutuhkan keterlibatan dan sinergitas antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan media,” ujar Sekretaris Kementerian PPPA, Wahyu Hartomo ketika membuka Festival Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Benteng Oranje, Ternate, Maluku Utara, Selasa (7/3).

Dalam Rakornas ini, Kemen PPPA menyelenggarakan sejumlah side event, diantaranya Festival PPPA yang melibatkan para pelaku industri kecil dan menengah yang ada di Kota Ternate maupun kabupaten/kota lainnya di Maluku Utara. Wahyu Hartomoberharap Rakornas kali ini tidak hanya bermanfaat bagi birokrat, tetapi juga dapat dirasakan oleh masyarakat. Hal ini sejalan dengan program Kemen PPPA yang saat ini tengah membangun industri-industri rumahan di seluruh Indonesia. Hal ini bertujuan agar para pelaku UKM, khususnya kaum perempuan agar dapat meningkatkan ekonomi keluarga.

Rakornas PPPA 2017 ini diisi dengan rangkaian kegiatan Festival PPPA, Sosialisasi PPPA dalam “Kemen PPPA Mengajar”, talkshow interaktif, diantaranya terkait bahaya pornografi bagi anak-anak bersama Elly Risman, bazaar/pameran KUKM, nonton bareng film inspiratif terkait perlindungan perempuan dan anak, aneka lomba edukatif untuk ibu dan anak, serta penampilan budaya Kota Ternate, Maluku Utara. (Foto: Humas Kemen PPPA)

Sumber: https://majalahkartini.co.id/berita/peristiwa/kementerian-pppa-imbau-semua-pihak-mencegah-kekerasan-seksual/

Artikel Terkait

Menpora: PON 2016 Jabar Berjalan Lancar PB PON XIX/2016 Jabar dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI menggelar rapat bersama para ketua kontingen atau Chief de Mission (CdM) dari setiap provinsi peserta PON. Rapat evaluasi yang digelar di The Trans Luxu...
Anak Disabilitas Juga Subjek Pembangunan Sekolah merupakan salah satu institusi yang dapat membangun karakter dan menjadi salah satu wadah untuk pencegahan kekerasan pada anak. Untuk itu, Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Pro...
Untuk Cewek, Inilah 8 Benda Yang Bisa Kamu Gunakan Perlindungan Berita kriminalitas saat ini lagi dihebohkan dengan kasus perkosaan rame-rame atau yang dikenal gang rape. Beberapa kasus berakhir tragis berakhir dengan kematian (baca Kisah Yy, gadis SMP diperkosa oleh 14 orang). Malah ada ...
Ini Pola Pengasuhan Anak secara Tepat Ilustrasi perselisihan orangtua dan anak. (Sumber superbabyonline.com) Pernah kebingungan mengapa anak menjadi sangat manja, tidak mandiri, dan mau menang sendiri? Apakah kita telah salah kaprah mendidik anak? Dikutip d...
Era Revolusi Industi 4.0, ASN Pun Perlu Shifting BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta para Aparatur Sipil Negara (ASN), untuk berperilakulah seperti air. Air itu mengalir mengikuti bentuk. Seperti halnya dengan perkembangan jaman saat ini (revolusi ind...

Leave a Reply

Your email address will not be published.