Kegiatan ini diikuti anak-anak dari seluruh Indonesia dengan melibatkan partisipasi LSM/LPA, Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat, dan dunia usaha. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari implementasi Hari Anak Nasional (HAN) dalam mewujudkan dan mengimplementasikan hak partisispasi anak Indonesia.

Dengan penyelenggaraan Kongres Anak Indonesia (KAI) ke XIII/2015 ini diharapkan terwujudnya langkah-langkah pemenuhan hak dasar anak yaitu hak berpartisipasi untuk mengungkapkan aspirasi serta mendiskusikan kesulitan-kesulitan mereka, untuk selanjutnya dapat dijadikan rekomendasi kepada keluarga, masyarakat, dan terutama pemerintah termasuk legislative dan yudikatif. Karenanya, dalam segala bentuk kebijakan (policy), hukum (laws), program pembangunan (development programs), ataupun tindakan orang dewasa dan pemerintahan sudah semestinya tidak mengabaikan pendapat anak.

Tujuan

  1. Merealisasikan penyaluran pendapat anak (view of the child) melalui bentik aspirasi, pandangan dan rekomendasi anak dengan mengidentidikasi permasalahan, merencanakan kegiatan, hingga melakukan monitoring dan evaluasi. Partisipasi dalam hal ini juga termasuk kemampuan dalam mengmabilan keputusan dan membangun kerjasama pihak lain (orang dewasa). Tujuan ini juga dimaksudkan untuk mempersiapkan kemandirian anak-anak dalam menyelenggarakan kongres anak berikutnya.
  2. Memperkuat jaringan (network) dan membangun sense of national character serta Solidaritas Nasional Anak Indonesia dalam mensikapi persoalan bangsa yang berkaitan dengan perlindungan dan pemenuhan hak anak disetiap daerah. Hal tersebut ditandai dengan adanya kerja-kerja jaringan anak yang terencana dan berkesinambungan.
  3. Menyediakan mekanisme nasional (national mechanism) bagi terwujudnya pemenuhan hak partisipasi anak dalam event Kongres Anak Indonesia yang diselenggarakan oleh Pemerintah Indonesia bekerjasama dengan organisasi masyarakat dan dunia udaha yang concern dengan perlindungan dan pemenuhan hak anak, seperti Komnas Perlindungan Anak dan Lembaga Perlindungan Anak diseuruh Indonesia.
  4. Menghasilkan dokumen Kongres Anak Indonesia sebagia wujud dari partisipasi anak sebagai stakeholder dalam bangsa dan negara Indonesia yang secara normatif berhak menyampaikan pendapat dan pandangannya yang menyangkut perlindungan dan pemenuhan hak anak.
  5. Membangun komitmen Pemerintah dan kesadaran semua pihak tentang pentingnya hak partisipasi anak dan selanjutnya memaksimalkan upaya perlindungan pemenuhan hak anak melalui sosialisasi Konvensi Hak Anak dan Undang- Undang tentang perlindungan Anak.

Kongres Anak

Outputs

1. Disahkannya hasil-hasil Kongres Anak Indonesia XIII Tahun 2015, yakni:
1.1. Rekomendasi Anak Indonesia
1.2. Suara Anak Indonesia 2015, dan
1.3. Dipiluhnya 10 (sepuluh) Duta Anak Indoensia

2. Terbangunya kultur, etika dan mekanisme serta proses penyelanggaraan KAI yang terselenggarakan secara partisipastif dengan menyerap aspirasi, pendapat dan pandangan anak. Partisipasi dalam hal ini

Artikel Terkait

Kultum: Peliharalah DIrimu dan Keluargamu dari Api Neraka Hari ini, bakda Dzuhur diguyur oleh siraman rohani dari dua penceramah. Penceramah pertama H. Undang Sobandi dan yang kedua dari penceramah terjadwal Ruby Wardhana. H. Undang mengajak melalui Ramadhan untuk mendapatkan rid...
Pelatihan Kepemimpinan Perempuan Potensial Calon Kepala Daerah Menyongsong musim pemilihan kepala daerah 2017, penguatan kapasitas para calon potensial perempuan yang berasal dari berbagai unsur menjadi salah satu upaya peningkatan kualitas calon kepala daerah yang perlu terus didorong i...
Pelatihan Simfoni PPA bagi Pegiat Gender dan Anak Tahun 2017 Dilaksanakan tanggal 18 s.d 20 September 2017. Bertempat di Hotel Naripan Bandung. Acara pembukaan secara resmi oleh Kabid PKHP DP3AKB Prov. Jabar Dr. Hj. Neni Alyanu, SE, M.Pd yang dilanjutkan paparan nara sumber dari Kement...
Seminar Sambut Hardiknas: Orang Tua Adalah Role Model Bagi Anak-anak Menyambut Hari Pendidikan Nasional 2 Mei mendatang DP3AKB Prov Jabar menyelenggarakan Seminar Pendidikan karakter Bertempat di PRIME PARK pada 29 April 2017. Kegiatan ini dikerjasamakan dengan BKOW Provinsi Jawa Barat. Pem...
Apel Terakhir Menjelang Libur Idul Fitri Pada hari Jumat ini, 1 Juli 2016 merupakan hari terakhir kerja pada Bulan Ramadhan sebelum libur panjang Idul Fitri. Apel dipimpin langsung oleh kepala BP3AKB Dewi Sartika. Pegawai yang hadir relatif lengkap kecuali untuk beb...

Leave a Reply

Your email address will not be published.