Pada hari Jumat 16 September 2016, BP3AKB Jawa Barat kedatangan tamu kunjungan kerja dari BP3AKB Jawa Timur. Tamu berjumlah 5 orang dengan bermaksud untuk studi banding dan mengetahui program dan kegiatan yang telah dipunyai dan telah dilaksanakan oleh BP3AKB Jawa Barat.

Tamu diterima langsung oleh Ibu Kepala BP3AKB Jawa Barat Dewi Sartika menyusul Ibu Sekretaris Nina Sri Inayati beserta Kepala Bidang dan Kepala Sub Bidang BP3AKB Jawa Barat.

Pembahasan yang dibicarakan menyangkut program-program yang telah dilaksanakan oleh BP3AKB Jawa barat selama ini, khususnya pada Program Motekar (Motivator Ketahanan Keluarga) dan PEKKA (Perempuan Kepala Keluarga). [dez]

Menerima Kunjungan Kerja dari BP3AKB Jawa Timur

Menerima Kunjungan Kerja dari BP3AKB Jawa Timur

Menerima Kunjungan Kerja dari BP3AKB Jawa Timur

Artikel Terkait

Rayakan HUT Ke-72, Jabar Bagikan 89 Penghargaan Sebanyak 89 penghargaan di berbagai bidang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat kepada pemerintah daerah kabupaten/kota, instansi pemerintah dan juga perorangan, yang didominasi oleh capaian kinerja di lingkungan pem...
Sosialisasi Rencana Aksi Daerah Jawa Barat Menuju Provinsi Layak Anak (Provila) 2018... Sosialisasi dilaksanakan di Hotel Sany Rosa tanggal 17 Oktober 2017 Kegiatan ini diawali oleh laporan kegiatan oleh Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak (PHA) Ibu Hj. Dra. Dian Mardianawati dan sambutan sekaligus pembukaan ole...
Sekolah Ramah Anak Terbangun Dari 3 Komponen Utama Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Jawa Barat yang juga Bunda Literasi Jabar, Netty Heryawan menyebutkan, setidaknya ada 3 komponen penting di sebuah sekolah untuk disebut sebagai se...
Kuliah Subuh Dr. Aam Amiruddin: Life is Never Flat Dr. Aam Amiruddin penceramah di Masjid Al Mutaqien Gedung Sate pagi ini beliau menyampaikan bahwa ada indikator sabar dan syukur untuk pedoman hidup di dunia karena hidup belum tentu sesuai dengan rencana. Ada disainer hidup ...
Pelatihan Membatik bagi PEKKA Batik mempunyai nilai ekonomi tinggi. Untuk itu, penggunaan batik harus terus didorong. "Jika seluruh masyarakat Indonesia mencintai produk sendiri dan senang memakai produk sendiri, masa depan produk dalam negeri pasti akan...

Leave a Reply

Your email address will not be published.