034870900_1448613384-20151126-Pertemuan-Nasional-Penanganan-Korban-Tindak-Pidana-Perdagangan-Orang-Jakarta-FF3 (1)
Liputan6.com, Jakarta – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise mendeklarasikan pernyataan sikap penolakan kekerasan, eksploitasi, serta persekusi terhadap perempuan dan anak. Menurutnya, aksi-aksi tersebut sangat bertentangan dengan Pancasila dan UUD 45 serta perundangan lainnya.

“Kami menolak dan mengutuk kekerasan terhadap perempuan dan anak dari segala bentuknya. Semua pelanggaran harus ditindak sesuai hukum berlaku,” kata Menteri Yohana di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Jumat (9/6/2017).

Bersinergi dengan berbagai elemen wanita dan anak, seperti Persatuan Ibu Bayangkara, Persatuan Ibu PKK, dan Persatuan Dharma Wanita, serta Komnas Anak, Kementerian PPPA berkomitmen melindungi perempuan dan anak dari segala intimidasi yang berdampak fisik dan psikis terhadap siapa pun korbannya.

“Kami bersama bertekad untuk bersatu memberi dukungan untuk pihak berwenang, dalam memberi perlindungan dari segala bentuk intimidasi, eksploitasi, sehingga tercipta keamanan di NKRI,” lanjut dia.

Karenanya, Kementerian PPPA dan segenap koalisinya mengajak masyarakat untuk tidak takut bersuara mengadukan kekerasan kepada pihak berwenang, sehingga tercipta keadilan sosial bagi rakyat Indonesia.

“Jadi kita harus berani setop kekerasan terhadap perempuan dan anak sekarang juga,” kata Yohana

Artikel Terkait

Koordinasi Manajemen Internal Dinas P3AKB Provinsi Jawa Barat Kegiatan Peningkatan Koordinasi Manajemen Internal Dinas P3AKB Provinsi Jawa Barat, kegiatan dilaksanakan di Hotel Grand Mercure setiabudi pada tanggal 20 - 21 Juni 2019, diikuti oleh semua ASN di lingkungan DP3AKB dengan Nar...
Anak Suka Membangkang dan Melawan? Anak Suka Membangkang dan Melawan? Bisa Jadi Tidak, Anak Sedang Mengetes dan Ingin Mengetahui Apa yang Diinginkan Orangtuanya Masa kanak-kanak adalah salah satu masa untuk belajar dan mengenal hal-hal yang terjadi di sekit...
Pelatihan E-Commerce dan Fotografi Kerjasama DP3AKB dengan Universitas Maranatha Sebanyak 200 orang kelompok binaan DP3AKB Prov Jabar mengikuti pelatihan e commerce. Pelatihan ini adalah kerjasama LPPM Fakultas Elektro Universitas Maranatha Bandung dengan DP3AKB Prov Jabar.Latar belakang kegiatan ini adal...
Menerima Kunjungan Kerja dari BP3AKB Jawa Timur Pada hari Jumat 16 September 2016, BP3AKB Jawa Barat kedatangan tamu kunjungan kerja dari BP3AKB Jawa Timur. Tamu berjumlah 5 orang dengan bermaksud untuk studi banding dan mengetahui program dan kegiatan yang telah dipunyai ...
Yang Harus Diperhatikan Sebelum Memberi Gadget pada Anak "Foto: Getty Images " Pendapat ini pro dan kontra. Ada yang mengatakan anak boleh diberi gadget selama ada di bawah pengawasan. Ada pula yang dengan tegas mengatakan tidak. Sementara sekarang ini, sudah menjadi pemand...

Leave a Reply

Your email address will not be published.