Kekerasan yang terjadi terhadap anak-anak dan perempuan saat ini masih marak terjadi, seperti kekerasan fisik, kekerasan psikis, kekerasan seksual, dan bullying adalah hal-hal menyangkut kekerasan yang patut diwaspadai. Selain itu, relasi yang berkembang di lingkungan anak-anak remaja harus dibentengi agar tidak terjebak dalam perilaku yang saat ini banyak dilaporkan, yaitu Kekerasan Dalam Pacaran (KDP).

Hal itu Netty sampaikan saat menghadiri acara Masyarakat Berliterasi, Kekerasan Tak Terjadi di Aula Kantor Dispusipda, Bandung, Selasa (18/04). Dalam acara tersebut, Netty didampingi oleh Kadis Dispisipda, Tati Iriani.

“Pangkal permasalahan itu yang akan kita dekati dengan pembentukan komunitas ibu bercerita”, ujar Netty

Sebagai Bunda Literasi Jawa Barat, Netty mengatakan komunikasi yang dilakukan oleh seorang ibu kepada anak-anaknya bisa memberikan informasi, wawasan dan upaya pencegahan pada anak agar tidak terjebak dalam berbagai perilaku dan tindakan kekerasan.

“Bagaimanapun ketika ibu bercerita, artinya ada komunikasi antara ibu dan anak, tidak tereduksi oleh alat komunikasi, yang artinya masih ada ruang orang tua berhadapan langsung dengan anak-anak, ada jam tatap muka langsung”, jelas Netty.

Netty menambahkan, melihat secara fisik atau langsung perkembangan dan perubahan perilaku dan fisik anak sangat penting. Komunikasi yang harus dibangun orang tua pun harus dialogis dan dua arah. Itulah salah satu alasan didorongnya pola pengasuhan ibu bercerita, karena pola pengasuhan ini tidak menggurui dan tidak memarahi, tetapi lebih dengan cara menggambarkan sebuah situasi yang berisikan pesan moral.

Dengan dibentuknya komunitas ibu bercerita, informasi harus mulai dicari, digali dan didorong agar ibu-ibu memiliki pengetahuan dan informasi yang dibutuhkan oleh anggota keluarga khususnya anak-anak, agar bisa membentengi dirinya sendiri dari berbagai pengaruh dan unsur-unsur destruktif di era globalisasi, lanjut Netty.

Di akhir wawancara, Netty berharap kesadaran literasi yang dibangun kepada masyarakat, mampu memberikan benteng bagi keluarga dan seluruh lapisan masyarakat khususnya anak-anak dan perempuan dari berbagai tindak kekerasan.

Sumber: jabarprov.go.id

Artikel Terkait

Tips Mengontrol Aktivitas Internet Anak Dengan hadirnya internet, kita kebanjiran informasi. Kita bisa mendapatkan informasi apapun dalam perpustakaan raksasa ini. Namun tanpa pintar memilah dan pengetahuan terhadap suatu informasi, kita bisa tersesat dan mendapatk...
Mendidik Anak dengan Baik Itu Perlu, Ini 8 Kebaikan yang Bisa Diajarkan Pada Buah Ha... Anak adalah harta bagi setiap orang tua yang tidak ternilai harganya. Agar tumbuh dengan baik dan memiliki sifat yang terpuji, anak perlu diajarkan kebiasaan yang baik sebagai bekal masa depannya kelak. Sebagai orang tua tent...
Artikel Parenting Islam Alhamdulillah puji syukur kehadirat Allah Rabbul Alamin, dengan izin-Nya kami dapat mengumpulkan materi-materi parenting dari beberapa Ustad. Diantaranya Ustad Muhammad Fauzil Adhim, Iwan Januar, Budi Ashari Lc dan ustad usta...
Bukan Gadget, Ini Jenis Mainan Anak yang Tepat untuk Tumbuh Kembangnya Foto : istockphoto Fenomena kecanggihan teknologi tidak hanya berpengaruh pada usia remaja dan dewasa saja, melainkan juga usia anak-anak bahkan balita sekalipun. Dengan alasan agar anak tidak cengeng dan ngambek, biar ...
Sudahkah Putra/Putri Anda Miliki KIA? Berikut Manfaat, Syarat, dan Tata Cara Membuat... Kartu Identitas Anak (KIA)/KEMENDAGRI SUDAHKAH putra/putri anda memiliki Kartu Identitas Anak (KIA)? Tahukah anda manfaat dari KIA? KTP bernama Kartu Indentitas Anak (KIA) itu diterbitkan untuk mendoro...

Leave a Reply

Your email address will not be published.