GARUT, (PR).- Seorang pelajar Madrasal Aliyah/Pesantren Mualimin Persis 76 Garut, Yudhistira Adrianto terpilih menjadi Duta Anak perwakilan Provinsi Jawa Barat di perhelatan Hari Anak Nasional 2018 di Kota Surabaya, Jawa Timur.

“Yudhistira merupakan salah satu perwakilan dari Garut bersama 26 anak dari kabupaten/kota di Jawa Barat,” kata Kepala Bidang Perlindungan Anak Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Garut, Rahmat Wibawa kepada wartawan di Garut, Jumat 27 April 2018.

Ia menuturkan, Yudistira dan anak-anak lainnya di Jawa Barat akan mengikuti kegiatan Hari Anak Nasional bersama dengan anak-anak seluruh Indonesia pada 18 sampai 24 Juli 2018. Selain dinobatkan sebagai duta anak, kata Rahmat, Yudhistira juga terpilih sebagai Duta Informasi dari Kabupaten Garut.

“Tidak hanya duta anak, Yudhistira juga alhamdulillah terpilih sebagai Duta Informasi dari Garut,” katanya seperti dilaporkan Antara.

Ia menyampaikan, pemilihan Duta Anak tersebut dilaksanakan berdasarkan lima wilayah yakni Bogor, Purwakarta, Cirebon, kawasan Priangan Barat, dan dan Priangan Timur. Setiap daerah, kata dia, mengirimkan beberapa anak termasuk Garut menyiapkan empat anak pilihan untuk selanjutnya dipilih satu orang sebagai perwakilan dari kota/kabupaten di Jawa Barat.

“Di antara empat tersebut, hanya satu yang lolos, akhirnya Yudhistira yang lolos,” katanya. Yudhistira Duta Anak perwakilan Garut mengaku bangga bisa terpilih menjadi Duta Anak yang akan diikutsertakan pada Hari Anak Nasional 2018 di Surabaya.

“Ya alhamdulillah setelah mengikuti seleksi di Kabupaten Pangandaran selama dua hari, akhirnya saya terpilih,” kata siswa kelas XI itu.***

Artikel Terkait

Harmonisasi Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK REPUBLIK INDONESIA PRESS RELEASE HARMONISASI PENCEGAHAN TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG (TPPO) Siaran Pers Nomor: B- 188/Set/Rokum/MP 01/10/2018 &l...
Sosiolog: Kesenjangan Jadi Penyebab Kejahatan Terhadap Anak Sosiolog Universitas Gajah Mada (UGM), Sunyoto Usman menilai kesenjangan menjadi salah satu alasan penyebab seseorang melakukan kejahatan terhadap anak. Menurutnya, saat kesenjangan makin dalam, orang lalu mengambil jalan pin...
Penyebarluasan Poster Pekan ASI Sedunia Yth. Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di seluruh Indonesia, Berikut disampaikan ​​petikan pidato Sekretaris Kementerian Pemberdayaan Perempuan dalam Peringatan Pekan ASI Sedunia yang jatuh pada tanggal 1 ...
Menteri Yohana Kutuk Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Liputan6.com, Jakarta - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise mendeklarasikan pernyataan sikap penolakan kekerasan, eksploitasi, serta persekusi terhadap perempuan dan anak. Menurutnya, ...
Jangan Sering-Sering Bermain Sosial Media Jika Tak Ingin Depresi Pernah dilakukan sebuah survei yang melibatkan 1787 orang dewasa muda berusia 19 sampai 32 tahun yang menunjukkan bahwa pengguna aktif sosial media rentan menderita depresi. Para peneliti membandingkan mereka dengan pengguna ...

Leave a Reply

Your email address will not be published.