Acara Pelatihan Fasilitator Perencanaan dan Pengganggaran yang Responsif Gender Tk. Kab/Kota se-Jawa Barat Tahun 2016 dilakukan di Aula BP3AKB Provinsi Jawa Barat. Acara pelatihan ini terlaksana pada tanggal 25 & 26 April 2016. Peserta berjumlah 50 orang, terdiri dari OPD PP dan PA dari 27 kabupaten/kota.

Narasumber dari Tim Fasilitator Kementerian PP & PA ( Bapak Rinusu dan Ibu Eni Febriana). Acara pelatihan ini dibuka oleh Kepala BP3AKB dalam hal ini diwakili oleh Kepala Sub Bidang PUG,  (Dra. Tintin.Sumarni, Mpd). Tujuan dari kegiatan ini adalah:
1) meningkatnya kualitas SDM dari OPD PP&PA Kab/Kota se Jawa Barat dalam Pengintegrasian Pengarusutamaan Gender (PUG) dalam program /kegiatan pembangunan melalui Perencanaan dan Penganggaran yang Responsif Gender
2) Optimalisasi monev PP PA tahun 2016
3) Menunjang pencapaian kepemerintahan yang baik (good governance), pembangunan yg berkelanjutan serta pencapaian target2 SDGs.

Pelatihan Fasilitator Perencanaan dan Pengganggaran yang Responsif Gender Tk. Kab/kota 2016

Materi yang akan disampaikan :
1) Gender dan strategi PUG dalam pembangunan;
2) Data terpilah dan analisis gender;
3) Integrasi gender dalam perencanaan dan penganggaran daerah;
4) Diskusi pengisian aplikasi APE tahun 2016;
5) Kelembagaan PUG di daerah;
6) Praktek menganalisa RKA dan membuat GBS;
6) Pemantauan dan evaluasi PPRG;
7) Evaluasi pelatihan.

Pelatihan Fasilitator Perencanaan dan Pengganggaran yang Responsif Gender Tk. Kab/kota 2016

Pesan Kaban BP3AKB Provinsi Jabar untuk Kab/Kota terutama dalam rangka peraihan Anugerah Parahita Ekapraya Tahun 2016:
1) Harapannya setiap SKPD di kab/kota dapat mengikuti APE Tahun 2016;
2) Perlu tim, kerja keras, kerjasama dan kekuatan dalam peraihan APE;
3) Melaksanakan pekerjaan yang sungguh-sungguh dan fokus untuk peraihan APE;
4) Perlu konsolidasi dan koordinasi antara semua pihak yang terkait baik dari Kementerian PP PA, Provinsi maupun kab/kota;
5) Sudah sejauhmana Kab/Kota mengisi aplikasi APE dan data apa saja yg blm dipunyai Kab/Kota harap dikoordinasikan dengan Provinsi, klo perlu provinsi turun kelapangan untuk membantu kab/kota dalam memberikan informasi atau kesulitan mengenai pengisian aplikasi APE;
6) Kab/Kota hrs terus aktif berkoordinasi dg Provinsi;
7) Membuat surat untuk Bupati/Walikota agar dapat mendukung sepenuhnya dalam peraihan APE 2016;
8) Pada awal Mei hrs sdh ada progres sejauhmana kab/kota mengisi data2 untuk APE.

Artikel Terkait

Rapat Kerja Program NGABASO Dinas P3AKB melalui bidang Pemenuhan Hak Anak (PHA) menyelenggarakan Rapat Kerja Ngabaso (Ngabring Ka Sakola) bertempat di Aula DP3AKB Provinsi Jawa Barat dengan dihadiri 27 Kabupaten/Kota yang terdiri dari unsur Dinas, Relaw...
Training Of Trainer (TOT) Sekoper Cinta Angkatan Kedua Tahap I Tahun 2019 TOT Sekoper Cinta kali ini merupakan rangkaian lanjutan dari pelaksanaan pada tanggal 4 sampai 6 April 2019 yang telah melahirkan 270 Fasilitator penggerak pelaksana kegiatan belajar mengajar di 27 desa atau kelurahan P2WKSS ...
Gubernur Lantik Pejabat Eselon di Halaman Gedung Sate BANDUNG-Sebagai tindak lanjut pengisian pada SOTK baru, Gubernur Ahmad Heryawan untuk keduakalinya melantik para pejabat eselon II dan III di Lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Senin (9/1), bertempat di Halaman Gedung...
Forum Koordinasi Percepatan Kepemilikan Akta Pembentukan Forum Koordinasi Percepatan kepemilikan Akta Kelahiran di Pusat dan Daerah Provinsi Jawa Barat. Acara berlangsung pada tanggal 14 April 2016 di Hotel Amarosa Bandung. Forum ini dihadiri oleh Kementrian Hukum dan...
Pelatihan Ketrampilan Bagi Perempuan Mantan Anggota Gafatar Jumlah mantan anggota Gafatar yang ditampung di Balai Pemberdayaan Sosial Bina Remaja (BPSBR), Jalan Amir Mahmud Cimahi sejak 1 minggu yang lalu harus dikembalikan kepercayaan dirinya, dimanusiakan dan diterima secara baik se...

Leave a Reply

Your email address will not be published.