Jumlah mantan anggota Gafatar yang ditampung di Balai Pemberdayaan Sosial Bina Remaja (BPSBR), Jalan Amir Mahmud Cimahi sejak 1 minggu yang lalu harus dikembalikan kepercayaan dirinya, dimanusiakan dan diterima secara baik serta dibina dengan berbagai ketrampilan yang bermanfaat. Itulah kutipan pernyataan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan yang pada hari Jumat lalu, 29 Januari 2016 secara khusus mengunjungi mantan anggota Gafatar. Pernyataan tersebut direspons secara positif oleh Kepala BP3AKB Provinsi Jawa Barat, Dewi Sartika yang langsung menganjurkan segenap jajaran di BP3AKB Provinsi Jawa Barat untuk menurunkan tenaga-tenaga ahlinya untuk memberikan pembinaan. Salah satu yang diturunkan adalah para pendamping lapangan (PL) kelompok Pekka (Perempuan Kepala Keluarga) yang memberikan pelatihan ketrampilan kepada para perempuan mantan anggota Gafatar yang jumlahnya mencapai lebih dari 40 orang.

Pelatihan yang diberikan oleh Kelompok Pekka Manata Kota Cimahi ini mendapat respons positif dari kaum perempuan mantan anggota Gafatar. Selama 2 hari para perempuan ini diberikan pelatihan sulam pita yang dipandu oleh PL Pekka Kota Cimahi, Komariah, beserta para anggota kelompok Pekka Manata Cimahi. Meski hanya 2 hari, ekspresi bersemangat tampak ditunjukkan oleh peserta. Beberapa peserta bahkan menyatakan keinginannya untuk mempelajari ketrampilan sulam pita lebih lanjut. Menurut mereka, pelatihan ketrampilan seperti ini merupakan pembinaan yang selain menarik juga sangat bermanfaat bagi mereka. Mereka juga menyayangkan singkatnya waktu pelatihan yang diberikan.

Hari ini, Senin, 1 Februari 2016, direncanakan para eks anggota Gafatar ini akan dipulangkan ke daerah asalnya masing-masing. Diharapkan pembinaan yang diberikan pemerintah provinsi Jawa Barat dapat menjadi salah satu bentuk dorongan mental dan spiritual yang mendukung para mantan anggota Gafatar untuk memulai lagi kehidupan barunya di kotanya masing-masing.

Artikel Terkait

Pemdaprov Jabar Wisuda 2.700 Lulusan Sekoper Cinta KOTA BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta 2.700 wisudawati Sekoper Cinta (Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-cita) untuk menerapkan empat nilai, yakni Physical Quotient (PQ), Intelligence Quotient (IQ), Emo...
Sosialisasi Internet Ramah Anak Di Jawa Barat Tahun 2020 Maraknya penyebaran konten yang melanggar seperti konten Pornografi, Radikalisme dan Pedofilia yang sangat mudah diakses oleh anak-anak dan remaja serta rentan dalam posisi untuk menjadi target sekaligus korban pelaku kejahat...
Penandatanganan Fakta Integritas Pencegahan Perkawinan Anak Jakarta, 31 Januari 2020Kepala Dinas P3AKB Provinsi Jawa Barat melakukan Penandatanganan Fakta Integritas Pencegahan Perkawinan Anak sebagai salah satu perwakilan dari 20 Provinsi di Indonesia dalam kegiatan Gerakan Bersama P...
Ekspose Program Kegiatan P2TP2A Kepada Siswa SPN Cisarua Ketua P2TP2A Provinsi Jawa Barat Netty Prastiyani Heryawan memberikan ekspose Program Kegiatan P2TP2A kepada siswa SPN Cisarua. Kegiatan bertempat di P2TP2A Jl. Martadinata Bandung, Rabu 6 April 2016

Leave a Reply

Your email address will not be published.