Pelatihan pengembangan sekolah ramah anak dilaksanakan di Kota Sukabumi tanggal 1 Desember 2016 yang dihadiri oleh Kepala Sekolah SD. SMP. Komite sekolah, Osis, Guru Kesiswaan, Kepala Tata Usaha, Guru dan Guru BK
Tujuan diadakan pelatihan
1. Memahami SRA sebagai salah satu indikator KLA.
2. Mampu menilai potensi SRA berdasarkan penilaian mandiri.
3. Meningkatkan pengetahuan pencegahan dan penanganan kekerasan melalui SRA
Dan narasumbernya adalah
1. Kepala BP3akb kota sukabumi.
2. Kepala Disdik Kota Sukabumi.
3. Yanti kerlip (LM) 4. Dr. ENdah (UIN) akademis

Artikel Terkait

Launching Pendopo Ramah Anak Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Provinsi Jawa Barat Netty Heryawan mengapresiasi dan memberi dukungan penuh dengan adanya Pendopo Ramah Anak yang diresmikan oleh Bupati Cirebon Sunjaya P...
Sinergi Program dan Kegiatan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Rumah S... Kegiatan dilaksanakan tanggal 22 September 2016. Kementerian PP dan PA melalui Deputi Bidang Partisipasi Masyarakat bekerja sama dengan BPMPKB Provinsi DKI Jakarta, BP3AKB Provinsi Jawa Barat dan beberapa Perguruan Tinggi ...
Sosialisasi Kebijakan Perlindungan Anak yang Berhadapan dengan Hukum Sosialisasi Kebijakan Perlindungan Anak yang Berhadapan dengan Hukum bagi Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Pendidikan/Akademisi, Dunia Usaha, Organisasi Masyarakat Tahun 2017. Kegiatan dilaksanakan tanggal 15 September 2017 ...
Pemilihan Pengurus Forum Anak Provinsi Jawa Barat Periode Tahun 2018 – 2020 Dikukuhkan oleh Plt Kepala DP3AKB Prov Jabar, Bunda Dewi Sartika. Pemilihan Pengurus Forum Anak Provinsi Jawa Barat Periode Tahun 2018 – 2020 Pemilihan Pengurus Forum Anak Provinsi Jawa Barat Periode Tahun 2018 – 2020...
Apel Pertama Setelah Libur Idul Fitri Hari ini, Senin 11 Juli 2016 merupakan hari pertama para pegawai dan karyawan BP3AKB masuk kantor setelah melewati libur Idul Fitri. Apel dipimpin langsung oleh Ibu Kepala Badan Dewi Sartika. Baca juga Apel terakhir menjel...

Leave a Reply

Your email address will not be published.