Lengkapnya, silakan lihat video di bawah ini.

Setiap anak bagai benih berharga yang siap tumbuh dan berkembang melimpahi bangsa Indonesia dengan impian dan harapan baru, seindah bintang.

Langkah awal menuju impiannya dimulai ketika anak tumbuh dan menimkati masa kanak-kanaknya.

Masa kanak-kanak penuh impian. Impian usai ketika anak harus menikah.

Berakhirlah masa tumbuh kembang dan kesempatan untuk mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi. Anak harus menghadapi kehamilan dan proses kelahiran beresiko yang bisa membahayakan dirinya dan dan bayi yang dilahirkan. Semua ini berikutnya bisa membawa pada kondisi rentan kekerasan.
Perkawinan usia anak membebani dengan masalah dan tanggung jawab berat yang seharusnya dipikul oleh orang dewasa.

Tidak cukupnya bekal pendidikan, minimnya fasilitas kesehatan yang memadai, kurangnya kesempatan bekerja yang layak untuk memperoleh penghasilan rumah tangga, semuanya berkontribusi pada pelestarian rantai kemiskinan.

1 dari 6 perempuan memasuki perkawinan pada usia di bawah 18 tahun. Keadaan ini terjadi di berbagai belahan nusantara.

Bila anak Indonesia bisa menunda perkawinannya hingga mencapai usia dewasa, maka semuanya bisa berbeda. Saat mereka bisa mendapatkan kesempatan tumbuh dan berkembanag dan mendapatkan pendidikan tinggi, maka akan terbuka banyak pintu baru untuk mengejar impiannya.
Penundaan usia perkawinan memberikan kesempatan setara untuk setiap anak perempuan.

Artikel Terkait

Pengarusutamaan Gender BP3AKB & Program Lain Menuju Penghargaan APE – Liv... Live Kompas TV - 19 Oktober 2016 Pengarusutamaan Gender BP3AKB Jawa Barat & Program Lain Menuju Penghargaan APE Silakan lihat video Talk Show Jabar Kompas Live TV di bawah ini. Tahun 2016 kembali Kementerian Negar...
Apa Itu Kanker Serviks Pengertian Kanker Serviks Silakan lihat videonya di bawah ini     Kanker serviks adalah kanker yang muncul pada leher rahim wanita. Leher rahim sendiri berfungsi sebagai pintu masuk menuju rahim dari vagina. Semua wa...
Download EBook Pendidikan Anti Korupsi untuk Anak-anak Pendidikan anti korupsi memang harus ditanamkan sejak dini. Dalam hal ini, keluarga memegang peranan penting dalam mendidik dan membentuk akhlak anak. Selain itu, mengenalkan prinsip kebaikan, kebenaran dan kesalehan hidup ke...
Ebook – Introduction PPRG Silakan download ebook Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender oleh Ismi Dwi Astuti Nurhaeni

Leave a Reply

Your email address will not be published.