Pola asuh anak sangat berpengaruh pada perilaku pada saat anak dewasa. Hal ini disampaikan beberapa narasumber pada Acara Bincang bincang Tokoh Kartini Masa Kini “Emansipasi VS Kekerasan terhadap Perempuan” yang dilaksanakan oleh Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga DWP PKS Jabar.

Hadir sebagai narasumber kegiatan ini terdiri dari:

  1. Dr. Ir. Hj. Dewi Sartika, M.Si sebagai Kepala DP3AKB Prov. Jabar.
  2. Dr Hj. Netty Prasetiyani, M.Si.
  3. Dra. Hj. Ani Rukmini, M.Kom.

dengan Moderator drg. Is Budi Widuri, MM

Penyebab lain timbulnya kekerasan adalah kemiskinan, rendahnya akses pendidikan, nilai nilai agama, pernikahan anak dan pola pengasuhan anak.

Solusi untuk menurunkan kekerasan antara lain harus membangun hamornisasi/saling memahami, meningkatkan kualitas/kapabilitas dan meningkatkan ketahanan keluarga. Ketahanan keluarga di Jabar sudah diatur dengan Kepgub 9/2014. Kegiatan diakhiri dengan diskusi dan ramah tamah.

[umi/pmn]

Acara Bincang bincang Tokoh Kartini Masa Kini Emansipasi VS Kekerasan terhadap Perempuan
Acara Bincang bincang Tokoh Kartini Masa Kini Emansipasi VS Kekerasan terhadap Perempuan

Artikel Terkait

Komunikasi Perempuan Politik Kegiatan Komunikasi Perempuan Politik ke-16 Partai dilaksanakan pada tanggal 13 Februari 2019 di Hotel Amarossa Bandung. Kegiatan dibuka oleh Plt. Sekretaris DP3AKB Provinsi Jawa Barat Dr. Hj. Neni Alyani, M.Pd. Peserta ber...
Rapat Koordinasi Internal DP3AKB Provinsi Jawa Barat Kepala Dinas P3AKB Provinsi Jawa Barat Ir. Poppy Sophia Bakur, M.EP memimpin pelaksanaan Rapat Koordinasi Internal DP3AKB Provinsi Jawa Barat pada hari Kamis, 30 Januari 2020 bertempat di InterContinental Bandung Dago Pakar.R...
Sosialisasi Program Motivator Ketahanan Keluarga (MOTEKAR) bagi Kepala Desa dan Lur... Motivator Ketahanan Keluarga (MOTEKAR) adalah Tenaga Motivator Ketahanan Keluarga berasal dari masyarakat yang berada di Desa/Kelurahan setempat yang memiliki kemauan , pengetahuan, dan keterampilan bertugas melakukan kegiata...
Halal Bihalal di DP3AKB Selamat datang kembali di kantor, selamat melakukan aktivitas kembali. Libur iedul Fitri selama kurang lebih 10 hari telah usai. Hari ini, Senin (3/7) merupakan hari dimulainya kembali aktivitas kerja bagi Aparatur Sipil ...
Kampanye Gerakan Bersama Stop Perkawinan Anak 2019 Tunda Nikah Muda, Raihlah Prestasi Data survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) tahun 2015 menunjukkan usia kawin pertama di Jabar 19.9 tahun, masih di bawah rata-rata usia kawin pertama nasional yaitu 20.5 tahun. Men...

Leave a Reply

Your email address will not be published.