REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Rehabilitasi korban kejahatan seksual perlu diberlakukan seumur hidup. Hal itu disampaikan oleh Ketua Bidang Pemenuhan Hak Anak Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Reza Indragiri Amriel, dalam konferensi pers di KPAI, Selasa (21/3).

“Kalau KPAI tadi mengatakan rehabilitasi dilakukan jangka pendek, kalau kami mengatakan rehabilitasi seumur hidup. Sebab jika otak sudah berubah, maka proses rekonstruksinya hampir dipastikan tidak bisa,” kata ahli psikolog forensik tersebut.

Menurut Reza, korban tindakan kejahatan seksual bisa saja berubah menjadi pelaku. “Dari sekian banyak studi mengatakan korban menjadi predator karena tidak direhabilitasi,” ujar pria lulusan Universitas Melbourne.

Sebelumnya, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Asrorun Ni’am Sholeh mengatakan perlunya rehabilitasi jangka pendek dan jangka panjang. “KPAI meminta pihak terkait untuk melakukan proses rehabilitasi jangka pendek dan jangka panjang, mengingat anak-anak yang menjadi korban telah mengalami kekerasan berlapis baik kekerasan psikologis, psikis, seksual, hingga kekerasan di dunia maya,” kata Asrorun Ni’am Sholeh, Selasa (21/3).

Artikel Terkait

Menteri Yohana Kutuk Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Liputan6.com, Jakarta - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise mendeklarasikan pernyataan sikap penolakan kekerasan, eksploitasi, serta persekusi terhadap perempuan dan anak. Menurutnya, ...
Akhiri Pernikahan Anak Pernikahan anak (di bawah 18 tahun) akan berdampak buruk terhadap masa depan pendidikan dan kesehatan reproduksi anak perempuan, serta meningkatkan Angka Kematian Ibu (AKI). Ini adalah seruan bersama untuk #AkhiriPernikahanAn...
Jengkel dengan Polah Anak, Jangan Sampai Memukul ya..Ayah Bunda TEMPO.CO, Jakarta - Disengaja atau tidak, masih banyak orang tua menerapkan kekerasan fisik dalam mendisiplinkan anak. Pemukulan, seringan apapun, dikategorikan dalam kekerasan. Menurut data UNICEF pada 2014, 80 persen orang ...
Yuk Lindungi Anak Anda Dari Pelecehan Seksual! Akhir-akhir ini kita dikejutkan dengan berita kasus pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur. Seperti Yuyun, gadis berusia 14 tahun yang menjadi korban pelecehan seksual, perbuatan keji itu dilakukan oleh 14 orang pelaku ...
Gubernur Jabar Ancam Tenaga Pendidik yang Merokok Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher), meminta Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar memberikan sanksi yang tegas kepada tenaga pendidik atau pengajar yang merokok. Hal itu diungkapkan saat melakukan inspeksi mendadak...

Leave a Reply

Your email address will not be published.