Tingginya angka perceraian lebih disebabkan kurangnya waktu yang berkualitas antara suami istri dan keluarga serta kurang terbangunnya keluarga yang utuh. Oleh karena itu Pemerintah Kota Bogor  berupaya semaksimal mungkin untuk membantu membangun keutuhan dan ketahanan keluarga.

Hal itu disampaikan Wali Kota Bogor, Bima Arya pada seminar yang membahas dampak perceraian terhadap anak, yang berlangsung Sabtu (21/1) di Balikota Bogor. Hadir sebagai narasumber, M.Fauzil Adhim dan  Dr.Rendra Maya

“Fokus utama kami,  membidik dan membangun ketahanan keluarga. Dibangunnya banyak taman dan pedestrian, bukan sekedar untuk mempercantik kota dan  tidak sekedar untuk menambah ruang terbuka hijau. Tetapi, disitulah kita berupaya menjadikan keluarga utuh,” katanya.

Baginya, tidak ada yang lebih membahagiakan saat menyaksikan pedestrian maupun taman digunakan anak-anak yang saling bercengkerama dengan orangtuanya dan suami istri berjalan bersama sebagai satu keluarga yang utuh.

Selain membangun fasilitas ruang publik, Pemkot Bogor bersama berbagai elemen masyarakat, juga terus mengedukasi warga tentang  pentingnya keutuhan dan ketahanan keluarga. Salah satunya seperti yang dilakukan PKK Kota Bogor yang menyelenggarakan Sekolah Ibu. (humas:rabas/indra)

Sumber: http://jabarprov.go.id

Artikel Terkait

Gurilaps Jadi Tema Pembukaan PON Jabar XIX/2016 Pekan Olah raga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat akan segera bergulir dalam hitungan hari. Rencananya, pembukaan akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada 17 September 2016. Seperti layaknya pembukaan...
Apel Pagi Memperingati Hari Sumpah Pemuda ke 88 Bandung, Ibu Sekretaris BP3AKB Dra. Nina Sri Inayati, Apt.M.Kes saat membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olah Raga pada apel pagi memperingati hari Sumpah Pemuda yang ke 88 di halaman depan kantor BP3AKB Provinsi Jawa Bara...
Mengajak Anak Mudik, Ini Saran KPAI untuk Para Orang Tua Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto berharap tidak ada pemudik bersepeda motor yang membawa anak-anaknya karena dapat membahayakan keselamatan anak."Bila mudik menggunakan sepeda motor, sebaiknya tid...
Hari Keluarga Nasional 29 Juni 2017 Setelah 24 tahun, peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) akhirnya kembali ke rumahnya, Lampung. Dalam sejarahnya, Hari Keluarga Nasional pertama kali dicetuskan pada tahun 1993 di Provinsi Lampung. Dan, pada tahun...
Menjadi Orang Tua Tegas, Tidak Harus dengan Membentak. Ini 9 Solusi Agar Tidak Membe... Ada saat-saat pengasuhan dimana kita merasa marah karena tingkah laku atau kejadian yang diakibatkan oleh anak-anak. Bisa jadi, saat itu adalah detik-detik terakhir kita seharusnya berangkat atau detik-detik kita merasakan le...

Leave a Reply

Your email address will not be published.