Anak-anak sangat menyukai film kartun. Namun demikian harus juga hati-hati dan waspada, ada beberapa film kartun yang beracun dengan membawa pesan merusak yang tidak sesuai dengan budaya aturan yang kita anut.

Baca juga Film kartun dan animasi popular yang mempropagandakan LGBT

Film yang bergenre animation atau kartun memang sangat digemari oleh anak-anak. Namun perlu diingat tidak semua film yang bergenre animation ini dapat ditonton untuk anak-anak. Walaupun hadir dalam format animation, banyak sekali film dari genre ini yang alur ceritanya ditujukan untuk penonton usia dewasa.

Oleh karena itu sebagai orang tua harus pandai dalam memilihkan film yang tak hanya dari segi usianya saja yang cocok untuk anak-anak, namun juga memiliki alur cerita yang juga tepat untuk ditonton anak-anak.

Tapi bagaimana caranya mengetahui film yang dari segi usia dan alur cerita cocok untuk anak-anak, sedangkan Anda sendiri belum menonton film tersebut. Berikut ini beberapa tips yang dapat membantu Anda dalam memilih film bergenre animation atau kartun yang tepat untuk anak-anak Anda.

1. Kunjungi Situs Review Film

Banyak sekali situs film yang hadir menawarkan informasi lengkap dari sebuah film. Mulai dari tanggal tayangnya sampai dengan para pemain dan para kru yang terlibat pembuatan film tersebut. Salah satu situs atau website review film yang terkenal yakni IMDB.

Kunjungi situs tersebut dan kumpulkan informasi sebanyak mungkin film bergenre animation yang Anda cari. Anda bisa mulai dengan memperhatikan jenis dari genre animation tersebut. Genre animation terbagi lagi menjadi beberapa jenis, diantaranya yakni adventure, horror, comedy, fantasy, atau family. Biasanya genre animation yang cocok untuk anak-anak adalah genre animation-comedy atau genre animation-family.

Kemudian bacalah bagian sinopsis cerita film tersebut. Sinopsis cerita tersebut bisa memberikan Anda gambaran mengenai alur atau jalan cerita film yang Anda cari. Anda juga bisa memperhatikan ratingnya, semakin besar nilai ratingnya semakin bagus kualitas filmnya. Selain rating, lihat pula bagimana peringkat box office film tersebut. Film yang masuk jajaran atas box office itu berarti sudah banyak ditonton orang. Dan film yang banyak penontonnya biasanya adalah film bagus. Jangan lupa untuk membaca bagian ulasan dari orang yang sudah menonton atau bagian kritik dari kritikus film.

2. Melihat Trailer

Kunjungi situs Youtube dari browser Anda, lalu masukkan keyword judul film bergenre animation yang Anda cari. Kemudian akan muncul berbagai video yang berhubungan dengan keyword tersebut. Pilihlah video yang berisikan trailer dari film tersebut dan tontonlah.

Trailer atau cuplikan dari film yang Anda cari tersebut dapat memberikan gambaran mengenai film yang akan Anda tonton dengan anak-anak Anda. Berbagai adegan yang muncul dari trailer dapat membantu Anda untuk memutuskan apakah film tersebut cocok atau tidak untuk ditonton anak-anak Anda.

Kedua tips di atas semoga membantu Anda dalam memilih film yang tepat untuk anak-anak Anda. Jika sudah menemukan film yang tepat, segera kondisikan waktu untuk mengajak anak-anak Anda menonton film tersebut di bioskop terdekat.

Sumber: Windu Merdekawati (http://www.bhataramedia.com)

Artikel Terkait

Jangan Sering-Sering Bermain Sosial Media Jika Tak Ingin Depresi Pernah dilakukan sebuah survei yang melibatkan 1787 orang dewasa muda berusia 19 sampai 32 tahun yang menunjukkan bahwa pengguna aktif sosial media rentan menderita depresi. Para peneliti membandingkan mereka dengan pengguna ...
Ini Pola Pengasuhan Anak secara Tepat Ilustrasi perselisihan orangtua dan anak. (Sumber superbabyonline.com) Pernah kebingungan mengapa anak menjadi sangat manja, tidak mandiri, dan mau menang sendiri? Apakah kita telah salah kaprah mendidik anak? Dikutip d...
BAHAYA! Inilah Kumpulan Video Hashtag Skip Challenge yang Sedang Viral Tentang bahaya Skip Challenge silakan lihat videonya di bawah ini. https://www.youtube.com/watch?v=FO8czTG8INQ&rel=0 Media sosial selalu dihebohkan oleh tantangan atau challenge terbaru yang diikuti oleh para remaja, yang...
Fungsi dan Tujuan Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan Setiap instansi negara memiliki fungsi dan tujuan, salah satunya adalah Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan yang berkecimpung di penegakan Hak Asasi Manusia. Sebelum membahas lebih lanjut mengenai Fungsi dan tuj...
Menteri PPPA: Skip Challenge Bukan Permainan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise mengimbau agar aksi Skip Challange tidak dianggap sebuah permainan, tantangan, dan sensasi yang menyenangkan sehingga mengikuti dan menyebarkannya di media s...

Leave a Reply

Your email address will not be published.