Workshop Setangkai dilaksanakan sebanyak 4 angkatan yaitu angkatan I dan II dilaksanakan di Hotel Mason Pine Kab. Bandung Barat , angkatan III di Apita Hotel, Kab. Cirebon yang dilaksanakan tanggal 20 sd 21 November 2019.
Angkatan IV direncanakan akan dilaksanakan di Palace Hotel Kabupaten Cianjur pada tanggal 25 – 26 November 2019.
Peserta terdiri dari perwakilan aktifis PATBM, MOTEKAR, Siswa SMA, Guru SMA, SMP, SD dan Guru BK.

SETANGKAI merupakan program Sekolah Tanpa Gangguan Kendali Gawai, sasaran penerima manfaat utamanya adalah kepada remaja usia sekolah menengah 12 hingga 18 tahun dan sasaran lanjutannya kepada anak usia Sekolah Dasar, Orangtua, dan Guru sebagai pengampu tanggung jawab utama dalam tumbuh kembang anak.

Program ini memiliki Dasar Hukum sebagai berikut:
1. Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1979 tentang kesejahteraan anak;
2. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak;
3. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;
4. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan;
5. Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak;
6. Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2008 tentang Wajib Belajar;
7. Keputusan Presiden Nomor 36 Tahun 1990 tentang Pengesahan Convention on the Rights of the Child (Konvensi tentang Hak-Hak Anak);
8. Permen PPPA Nomor 11 Tahun 2011 Tentang Kebijakan Pengembangan Kabupaten/Kota Layak Anak;
9. Permen PPPA Nomor 8 Tahun 2014 Tentang Kebijakan Sekolah Ramah Anak;
10. Perda Provinsi Jawa Barat No. 5 Tahun 2006 Tentang Perlindungan Anak;
11. Peraturan Gubernur Jawa Barat No. 9 Tahun 2010 tentang Petunjuk Pelaksanaan Teknis Perda No. 5 Tahun 2006 tentang Perlindungan Anak.

Tujuan dari program ini adalah memberikan gambaran umum tentang kebijakan pengendalian dan pembatasan penggunaan gawai di lingkungan sekolah, meningkatkan pengetahuan dan kapasitas siswa, guru, orang tua serta pemangku kepentingan lainnya berkaitan dengan literasi digital, dan mendukung terwujudnya Kota/Kabupaten Layak Anak (KLA) dan Sekolah Ramah Anak (SRA), serta Perencanaan Penganggaran Responsif Hak Anak (PPRA).

Konsep program SETANGKAI juga untuk mendukung visi Terwujudnya Anak Juara Lahir Batin dengan Misi sebagai berikut:
1. Mengurangi risiko kesehatan akibat paparan gawai pada anak;
2. Mengurangi kerentanan anak terhadap risiko dunia maya (kejahatan digital, misinformasi, konten negatif);
3. Mengembangkan alternatif ruang dan aktivitas yang mendukung tumbuh kembang anak;
4. Mengembangkan alternatif ruang dan aktivitas yang mendukung tumbuh kembang anak;
5. Menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang kewajiban pemenuhan hak anak;
6. Mendorong partisipasi aktif masyarakat dalampemenuhan hak anak.

Pengendalian penggunaan gawai di sekolah ini tidak melarang menggunakan gawai pada siswa sekolah melainkan bagaimana mengendalikan penggunaan gawai di sekolah dengan cara memfasilitasi ruang dan aktivitas alternatif, pendidikan literasi dasar dan digital bagi anak dan peningkatan kapasitas orang tua dan guru.

WhatsApp Image 2019-11-20 at 16.48.24 (2)

WhatsApp Image 2019-11-20 at 16.48.24

WhatsApp Image 2019-11-20 at 16.48.25 (1)

WhatsApp Image 2019-11-20 at 16.48.25 (2)

WhatsApp Image 2019-11-20 at 16.48.26 (1)

WhatsApp Image 2019-11-20 at 16.48.26 (2)

WhatsApp Image 2019-11-20 at 16.48.26

WhatsApp Image 2019-11-20 at 16.48.27 (2)

WhatsApp Image 2019-11-20 at 16.48.28

Artikel Terkait

Saresehan Wawasan Kebangsaan Saresehan Wawasan Kebangsaan dilaksanakan pada tanggal 19 September 2017. Bertempat di Hotel Golden Flower, Jl. Asia Afrika Bandung. Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama antara DP3AKB Prov.Jabar dengan BKOW Prov.Jabar. ...
Pelatihan Sekolah Ramah Anak bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan di Jawa Barat 201... Kegiatan Pelatihan Sekolah Ramah Anak bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan di Jawa Barat 2017 Kegiatan Pelatihan Sekolah Ramah Anak (SRA) dilaksanakan tanggal 30 Mei 2017, Selasa di Hotel NEXA, Jl. Supratman No. 66 - 68 B...
Aher Upayakan PUG Lewat Ketahanan Keluarga Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher), menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan terus berupaya mengimplementasikan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Nasiona...
Saresehan Kependudukan Tahun 2019 di Kota Bogor (16/07/2019) Kegiatan Saresehan Kependudukan Tahun 2019 di hotel Lorin Sentul Kabupaten Bogor. Hadir Kepala Dinas P3AKB Kab Bogor, Sekretaris Bapeda Kab Bogor, Ketua Pokja III TP PKK Kab Bogor dan Koalisi Kependudukan. Sa...
Aher Imbau Bangun Ketahanan Keluarga Jabar yang Tangguh Membangun ketahanan keluarga merupakan salah satu cara dalam mendorong tumbuh kembang anak yang baik. Hal itu diungkapkan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan ketika membuka acara Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional ke...

Leave a Reply

Your email address will not be published.