Hari Rabu Tanggal 30 Januari 2019 Bidang Pemenuhan Hak Anak DP3AKB Provinsi Jawa Barat melakukan Advokasi Pengarusutamaan Hak Anak (PUHA) ke Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Barat, Diterima oleh Bapak Mulyono Kepala Bidang Kesehatan Ekonomi Sosial Budaya Agama dan Kemasyarakatan. Tujuan Advokasi PUHA ini adalah tentang adanya keterkaitan program Pengarusutamaan Hak Anak (PUHA) dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik pada kegiatan pendidikan politik pemilih pemula yg telah genap atau lebih 17 tahun.

Advokasi Pengarusutamaan Hak Anak (3)

Advokasi Pengarusutamaan Hak Anak (2)

Advokasi Pengarusutamaan Hak Anak
Advokasi Pengarusutamaan Hak Anak

Artikel Terkait

Lomba Kreatifitas Perempuan Bulan puasa tidak menghalangi orang untuk berkreasi juga beraktifitas malah bertambah dengan adanya ritual-ritual ibadah. Demikian juga dengan DP3AKB Prov. Jabar yang pada tanggal 7 Juni ini menyelenggarakan kegiatan lomba kr...
Musyawarah Perencanaan Pembangunan RKPD 2017 Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) Provinsi Jawa Barat Tahun 2017 Pelaksanaan Musrenbang Tingkat Provinsi Jawa Barat, Hari Kamis (14/4) berlangsung di Hotel Horison Bandung. Musrenbang itu, diikuti sekitar ser...
Regulasi-regulasi Fasilitas Pendukung PUG Adapun Regulasi-regulasi fasilitas pendukung PUG tersebut adalah: Peraturan Gubernur Nomor 16 Tahun 2017 Tentang PEDOMAN PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS, SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN, SEKOLAH ME...
Kunjungan Menteri Yohana Yembise ke Kota Bandung  Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Indonesia, Yohana Yembise melakukan kunjungan ke Kota Bandung, Senin (15/1/2018). Dalam kunjungan kerjanya, salah satu yang dibahas adalah mengenai penanganan kasus video ...
Apresiasi Pemberdayaan Perempuan Sejumlah kepala desa dan lurah serta warga masyarakat lainnya mendapat penghargaan dalam rangka  Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-89. Penghargaan ini diberikan atas dedikasi dan pengabdian yang telah dilakukan dalam membangun dan...

Leave a Reply

Your email address will not be published.