http://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_20394.jpg

Sekolah merupakan salah satu institusi yang dapat membangun karakter dan menjadi salah satu wadah untuk pencegahan kekerasan pada anak. Untuk itu, Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Provinsi Jawa Barat, Netty Heryawan mengatakan penting untuk para guru memahami dan menghindari tindakan yang dapat berujung kekerasan terhadap anak.

Ini diungkapkannya pada Diseminasi Informasi Kekerasan Pada Anak Bagi Guru SLB se-Bandung Raya di Aula Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Selasa (13/12/16). Kegiatan ini dilaksanakan atas kerjasama Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat dan P2TP2A Provinsi Jawa Barat.

Netty mengungkapkan di masyarakat masih ada orangtua yang memiliki anak disabilitas malah disembunyikan atau ditempatkan di tempat tidak layak. Padahal anak disabilitas juga sebagai objek pembangunan. Menurutnya ini termasuk kekerasan oleh orang tua, disamping pola pengasuhan yang salah dan tidak tepat bagi anak.

Oleh karena itu melalui guru SLB yang menjadi salah satu ujung tombak kita untuk melakukan diseminasi informasi edukasi tentang pencegahan dan penanganan kekerasan pada anak-anak disabilitas,” ujarnya.

Netty menyebutkan, dalam penanganan atau solusi yang dapat dilakukan kita untuk memutus rantai kekerasan adalah dengan merujuk pada teori lingkaran obat nyamuk. Mulai dari keluarga dengan memberikan pengetahuan tentang cara pengasuhan yang baik pada anak, institusi pendidikan meliputi sekolah yang ramah anak, masyarakat yang mampu menjadi pengawas pada permasalahan sosial dan negara yang mampu memberikan kebijakan yang memihak pada korban serta memberi efek jera pada pelaku.

Netty berharap dengan cara seperti itu dapat mencegah anak-anak disabilitas menjadi korban kekerasan, baik kekerasan psikis, fisik, seksual bahkan penelantaran. juga dapat dikembangkan bakat dan potensi sehingga mereka tidak menjadi korban diskriminatif di keluarganya maupun lingkungan masyarakat.

Sumber: jabarprov.go.id

Artikel Terkait

Aher: Saya Bangga dan Berterimakasih kepada Warga Jawa Barat BANDUNG-Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengapresiasi, sekaligus berterima kasih kepada seluruh warga Jawa Barat atas antusiasme dalam menyemarakkan Gedung Sate Festival, bertajuk 'Semarak Pesta Rakyat,' dal...
Menengok Relasi Miras dan Perkosaan ilustrasi REPUBLIKA.CO.ID, -- Peristiwa biadab yang menewaskan  Yuyun, seorang pelajar SMP di Bengkulu, bulan lalu sepertinya membuat netizen sepakat bahwa perkosaan adalah fenomena jahat yang pelan-pelan jadi marak dan ...
Jambore Forum Anak Maksud Maksud Kegiatan Jambore Forum Anak dalam kegiatan Jambore Forum Anak Provinsi Jawa Barat Tahun 2015 ini adalah merupakan salah satu bentuk pemenuhan hak-hak anak dalam wujud capacity buliding bagi pengurus Forum Anak ...
Kementerian PPPA Imbau Semua Pihak Mencegah Kekerasan Seksual Rakornas PPPA ini diselenggarakan sebagai salah satu upaya peningkatan kemampuan masyarakat untuk berperan aktif dalam pencegahan kekerasan dan perlindungan perempuan dan anak. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlin...
Gubernur Jawa Barat: Dana Diperketat, Pembangunan Harus Terus Jalan Meski harus ada pengetatan anggaran, namun pembangunan tidak boleh berhenti, sesuai instruksi Presiden RI Joko Widodo. Hal itu diungkapkan Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan (Aher), usai Rapat Paripurna Istimewa DPRD Jabar di ...

Leave a Reply

Your email address will not be published.