Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat mengajak Pemerintah dan Elemen masyarakat untuk bersama-sama memerangi permasalahan sosial yang marak akhir-akhir ini, terutama fenomena lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT). Kasus LGBT yang meresahkan itu harus bisa diantisipasi sejak dini, yaitu mulai dari lingkungan terkecil yaitu keluarga. Karena itu, melalui dengar pendapat antara DPRD Jawa Barat dengan masyarakat untuk mensosialisasikan ketahanan keluarga sebagai salah satu program pemerintah harus diapresiasi semua pihak.

Hadir pada kesempatan itu Ketua DPRD Prov. Jabar Ineu Purwadewi Sundari, Ketua Komisi II DPRD Jabar, Ridho Budiman Utama, Anggota Komisi II DPRD Jabar H.Surahman, Wakil Bupati Majalengka H. Karna Sobahi, Kepala BP3AKB Jabar Dewi Sartika, Kepala BPMDPKB Kabupaten Majalengka H. Eman Suherman.

Kepala BP3AKB Provinsi Jabar Dewi Sartika mengatakan pihaknya sangat prihatin dengan fenomena LGBT yang marak akhir-akhir ini, “untuk mengatasinya, perlu penguatan ketahanan keluarga dalam menghadapai fenomena tersebut.”

sumber: harian Pikiran Rakyat

Artikel Terkait

Musyawarah Perencanaan Pembangunan RKPD 2017 Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) Provinsi Jawa Barat Tahun 2017 Pelaksanaan Musrenbang Tingkat Provinsi Jawa Barat, Hari Kamis (14/4) berlangsung di Hotel Horison Bandung. Musrenbang itu, diikuti sekitar ser...
Kasus Kekerasan Seksual Perempuan 300 Ribu per Tahun REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Jumlah kasus kekerasan seksual di Indonesia setiap tahun meningkat tajam mencapai 298.224 kasus atau hampir mencapai 300 ribu kasus per tahun, periode tahun 2013 hingga 2015. "Data Komnas Per...
Audiensi dengan KPAI Kepala DP3AKB Jabar Ir. Poppy Sophia Bakur, M.EP mendampingi Komisi V DPRD Prov Jabar dalam Audiensi dengan KPAI membahas tentang Permasalahan Anak di Masa Pandemi Coviud-19 diantaranya adalah resiko Peningkatan Kasus Kecandu...
2028, Jabar Targetkan Provinsi Layak Anak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat mencanangkan Propinsi Layak Anak pada 2028. Target tersebut melebihi target nasional yang akan dicapai pada 2030 mendatang. "Jadi tentu kalau Indonesia layak anak pada 2030 maka Jaw...
Training Of Trainer (TOT) Sekoper Cinta Angkatan Kedua Tahap I Tahun 2019 TOT Sekoper Cinta kali ini merupakan rangkaian lanjutan dari pelaksanaan pada tanggal 4 sampai 6 April 2019 yang telah melahirkan 270 Fasilitator penggerak pelaksana kegiatan belajar mengajar di 27 desa atau kelurahan P2WKSS ...

Leave a Reply

Your email address will not be published.