Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB Provinsi Jawa Barat Dewi Sartika bersama Ketua P2TP2A Provinsi Jawa Barat Netty Prasetiyani menghadiri Rapat Koordinasi Teknis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan untuk Percepatan Pelaksanaan Three Ends yang diselenggarakan di Batam Kepulauan Riau. Bahkan Netty Perasyerty diundang untuk menjadi salah satu narasumber dalam rakortek tersebut.

Rapat Koordinasi Teknis Perlindungan Hak Perempuan Tingkat Nasional Tahun 2017 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menggelar guna merumuskan kebijakan dan mengoptimalkan pelaksanaan perlindungan hak perempuan, di Batam Kepulauan Riau, 10-13 April 1017.

Dalam siaran pers yang diterima di Batam, Selasa, Rakortek yang mengangkat tema Melindungi Hak Perempuan Dari Tindakan Kekerasan dan Perdagangan Orang Menuju Indonesia Hebat itu juga bertujuan untuk mendapat dukungan kebijakan daerah pada tataran pelaksanannya, juga mewujudkan tujuan pembangunan perlindungan hak perempuan, melalui implementasi kebijakan nasional dan daerah.

Tema Rakortek

Melindungi Hak Perempuan Dari Tindakan Kekerasan dan Perdagangan Orang Menuju Indonesia Hebat

Rakortek itu diharapkan mendorong terwujudnya komitmen antara pemerintah pusat dan daerah dalam upaya perlindungan hak perempuan muali dari pencegahan, penanganan, dan pemberdayaan, serta koordinasi antar pemangku kepentingan dalam upaya perlindungan Hak Perempuan baik di pusat dan daerah.

Kegiatan itu juga untuk menciptakan komunikasi,cintegrasi, sinkronisasi, dan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dan meningkatkan upaya perlindungan hak perempuan melalui perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi Kebijakan Perlindungan Hak Perempuan.

Kementerian PPPA menilai praktek-praktek kekerasan dengan korban perempuan dan anak disebabkan kurangnya pengawasan terhadap jaminan perlindungan dan keadilan.

Satu perlakuan diskriminasi terhadap perempuan yakni kekerasan berbasis gender yang terjadi di wilayah domestik maupun publik. Kekerasan terhadap perempuan dapat berupa kekerasan dalam rumah tangga, seksual, di tempat kerja, perdagangan orang, eksploitasi seksual komersil, serta kekerasan dalam situasi bencana dan konflik sosial.

Kementerian PPPA berkomitmen untuk mewujudkan keadilan dan kesetaraan gender serta pemenuhan hak perempuan dan anak.

Sejak 2015, Kementerian PPPA mempunyai kegiatan unggulan, 3ENDs atau tiga akhiri, yaitu Akhiri Kekerasan pada Perempuan, Akhiri Perdagangan Manusia dan Akhiri Ketidakadilan Akses Ekonomi untuk Perempuan.

Kegiatan itu selaras dengan agenda prioritas nawa cita pemerintah yaitu menghadirkan kembali negara untuk melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga negara serta memperkuat kehadiran negara dalam melakukan reformasi sistem dan penegakan hukum yang bebas korupsi, bermartabat, dan terpercaya dengan melindungi anak, perempuan dan kelompok marjinal.

Setiap warga negara berhak mendapatkan perlindungan dan keadilan dari segala bentuk diskriminasi dan kekerasan, sebagaimana diamanatkan dalam konstitusi Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 pasal 28 i yang menyebutkan setiap orang berhak bebas dari perilaku diskriminatif atas dasar apapun dan berhak mendapatkan perlindungan terhadap perlakuan yang bersifat diskriminatif tersebut.(Antara)

Sumber: http://www.antarakepri.com

Rapat Koordinasi Teknis Perlindungan Hak Perempuan Tingkat Nasional Tahun 2017
Rapat Koordinasi Teknis Perlindungan Hak Perempuan Tingkat Nasional Tahun 2017
Rapat Koordinasi Teknis Perlindungan Hak Perempuan Tingkat Nasional Tahun 2017
Rapat Koordinasi Teknis Perlindungan Hak Perempuan Tingkat Nasional Tahun 2017

rakortek-pemberdayaan-perempuan-dan-perlindungan-untuk-percepatan-pelaksanaan-three-ends-riau-2017(03)

rakortek-pemberdayaan-perempuan-dan-perlindungan-untuk-percepatan-pelaksanaan-three-ends-riau-2017(04)

rakortek-pemberdayaan-perempuan-dan-perlindungan-untuk-percepatan-pelaksanaan-three-ends-riau-2017(05)

rakortek-pemberdayaan-perempuan-dan-perlindungan-untuk-percepatan-pelaksanaan-three-ends-riau-2017(06)

rakortek-pemberdayaan-perempuan-dan-perlindungan-untuk-percepatan-pelaksanaan-three-ends-riau-2017(07)

rakortek-pemberdayaan-perempuan-dan-perlindungan-untuk-percepatan-pelaksanaan-three-ends-riau-2017(08)

Artikel Terkait

Rapat Pembentukan Forum Komunikasi Focal Point PUG Materi Presentasi Forum Komunikasi Focal Point PUG Berbasis Web oleh Dr. Erhamwilda, dra.,M.Pd
Feasibility Test Ministry of Gender Equality South Korea ke Sekolah Perempuan (Seko... Program sekolah perempuan di Jawa Barat yang diluncurkan Bapak Gubernur Jawa Barat pada bulan Desember 2018 mampu menyorot perhatian publik, bukan hanya di dalam negeri tapi juga dari Ministry of Gender Equality South Korea (...
Rapat Kerja dan Evaluasi Organisasi Perempuan di Jawa Barat Rapat kerja dibuka oleh Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Provinsi Jawa Barat Dr. Ir. Dewi Sartika, M.Si.. Kegiatan diselenggarakan di Hotel Bumi Asih Jaya pada 25 Agustus 2...
Sosialisasi Pendewasaan Usia Perkawinan Kab. Tasikmalaya Abaikan pernikahan dini, raih prestasi, rencanakan nikah bagi pria 25 tahun dan wanita 21 tahun Sosialisasi Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) Melalui Seni Tradisional ini dilaksanakan di Kab. Tasikmalaya pada tanggal 17 Ma...
Tinjauan dan Evaluasi oleh Kemen PP PA atas Program BP3AKB Pada hari Senin, 26 September, Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Provinsi Jawa Barat menerima kunjungan dari Kemen PP PA. Tamu dari Kemen PP PA tersebut Ibu Sri Danti dan Ibu Luli....

Leave a Reply

Your email address will not be published.