Nurhasanah tampak sumringah. Warga RW 19 Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi itu tersenyum ketika melayani pembeli yang memborong gantungan kunci bergambar maskot PON XIX Jabar, Lala Lili, Senin (26/9) di tempat ia berjualan di halaman depan Lapang Tembak, Kelurahan Padasuka, Kota Cimahi.

Meski cabang olah raga menembak yang dipertandingkan dalam PON XIX Tahun 2016 di Lapang Tembak Cisangkan, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi itu telah selesai sejak Sabtu tanggal 24 September 2016 lalu, namun Nurhasanah tetap akan berjualan pernak-pernik PON XIX di lokasi tersebut. Pasalnya, di seberang jalan tempat ia berjualan masih ada cabang olahraga balap sepeda yang dipertandingkan yaitu di Velodrome Munaip Saleh.

“Mau jualan di sini saja sampai tanggal 28 September 2016,  tidak akan pindah ke halaman depan tempat balap sepeda. Tempatnya kan tidak jauh, kalau ada yang membutuhkan pernak pernik PON seperti gantungan kunci hanya tinggal nyebrang jalan saja,” katanya.

Gantungan kunci dengan gambar maskot PON XIX Lala dan Lili, menurut Nurhasanah, merupakan pernak pernik PON paling laris yang ia jual. Selain harganya murah, yaitu hanya Rp 10.000 per buah, barang tersebut sangat digemari sebagai oleh-oleh, terutama oleh kontingen PON dari luar Jawa Barat.

Selain berupa gantungan kunci, Nurhasanah juga menjual barang lainnya untuk cinderamata PON XIX tersebut, diantaranya berupa dompet, topi dan sejumlah barang lainnya.

“Barang-barang yang saya jual ini semuanya produk UKM di RW saya. Kami mendapatkan berkah, mendapatkan keuntungan dari hasil berjualan dengan adanya gelaran PON XIX ini,” katanya. (ADI)

Artikel Terkait

Waspada, Ini 5 Tanda Pedofilia Pelecehan seksual kerapkali menimpa anak-anak. Parahnya sebanyak 90 persen pelaku kejahatan seks adalah orang terdekat atau kenal dengan korban dan keluarga Anda. Oleh sebab itu, ini 5 tanda pedofilia yang perlu dikenali agar...
Bimtek Motekar Angkatan 5 Bandung,Kepala Dinas P3AKB saat memberikan sambutan pada pembukaan acara Bimtek Motekar Angkatan ke 5 yang sekaligus angkatan terakhir.
Boyke: Ketimbang Dikebiri, Predator Seks Lebih Baik Ditembak Mati Pemilik Klinik Pasutri Dr Boyke Dian Nugraha REPUBLIKA.CO.ID, Seksolog Dr Boyke Dian Nugraha menilai hukuman kebiri dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 tahun 2016 tak akan efektif untuk me...
HUT Ke-72 RI, Aher Tekankan Makna Demokrasi BANDUNG-Pada bagian lain amanat Gubernur saat peringatan HUT ke-72 RI, Kamis (17/8), Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) menekankan pentingnya makna demokrasi. Baginya demokrasi bukan semata-mata sebagai wahan...
Sekolah Ramah Anak (SRA) Silakan simak videonya di bawah ini https://www.youtube.com/watch?v=aZkQTG4qi6w&rel=0 Anak Indonesia adalah harapan bangsa. Setiap anak, baik anak laki-laki maupun anak perempuan berhak mendapatkan pendidikan setinggi m...

Leave a Reply

Your email address will not be published.