Hampir seluruh karyawan BP3AKB keluar dari rutinitas kerja untuk melaksanakan outbound di Pangandaran. Outbound yang dilakukan pada tanggal 7 dan 8 Maret 2016 ini diikuti oleh hampir 40 orang pegawai BP3AKB. Dalam pembukaannya, Ketua BP3AKB Dr. Ir. Dewi Sartika, M.Si berpesan agar bisa memanfaatkan kesempatan outbound ini untuk membangun team (team building).

Outbound dimulai dengan permainan fun games. Peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok. Masing-masing kelompok harus tampil kompak agar bisa mengalahkan kelompok lainnya.

Body Rafting di Citumang

Sebagai puncak dari kegiatan outbound BP3AKB ini yaitu body rafting di Citumang. Wana wisata Citumang berada di Desa Bojong, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran. Kondisi jalan yang rusak cukup parah menjuju lokasi menjadikan truk dan kendaraan bak terbuka sebagai sarana yang tepat untuk membawa peserta menuju Citumang. Pulang-pergi perserta outbound diangkut menggunakan truk.

Di Citumang ini, peserta outbound melakukan body rafting atau pengarungan jeram-jeram di sungai tanpa menggunakan perahu karet alias hanya memanfaatkan badan yang dilengkapi dengan pelampung.

Namun sebelumnya, para perserta outbound dibawa tracking menempuh sekitar 10-15 menit dengan jalanan yang sudah tertata rapi menggunakan semen serta paving block. Setelah lelah melakukan tracking yang juga berfungsi sebagai pemanasan, kemudian petualangan berupa mengarungi aliran sungai pun dimulai.

Rute dimulai dari (mulut) goa. Goa Sanghyang Tikoro, berdiameter sekitar 5 meter itu merupakan sumber aliran air sungai yang sebelumnya masuk dari hulu ke perut bumi, kemudian muncul di goa. Goa itu buntu, tetapi memiliki pemandangan stalagmit dan stalaktit yang mengundang decak kagum peserta outbound.

Di goa ini juga ada uji nyali dengan terjun dari ketinggian 7 meter. Berberapa karyawan yang tertantang (satu diantaranya wanita) berani mengambil tantangan dengan beraksi terjun dari ketinggian 7 meter yang sebelumnya untuk menuju tempat terjun pun harus naik meniti akar pepohonan.

Bagi yang tidak cukup nyali terjun 7 meter masih ada kesempatan lainnya dengan terjun dari ketinggian 3 meter.

Rute aliran sungai untuk body rafting ini sekitar 1 KM yang ditempuh dalam 2 jam. Di akhir perjalanan, peserta outbound membuat “kereta-keretaan” di aliran irigasi yang dibuat khusus selebar 1 meter. Akibat aliran di sungai irigasi itu cukup deras, rasanya seperti menunggang roaler coaster di dalam air.

Pada malam harinya diisi dengan acara hiburan dengan mendatangkan artis lokal. Selain dihibur oleh artis lokal juga lantunan merdu lagu sumbangan dari pimpinan dan karyawan BP3AKB. Ternyata, kemampuan olah vokal beliau-beliau tak kalah dengan artis-artis penyanyi layar kaca. Beneran. 😀

Artikel Terkait

Pendampingan Korban Kekerasan Terhadap Anak di Kab. Garut Bahwa dalam rangka upaya pemulihan anak sebagai korban kekerasan terhadap anak (KtA) di Provinsi Jawa Barat, BP3AKB Provinsi Jawa Barat melaksanakan kegiatan Pendampingan Korban kekerasan Terhadap Anak (KtA) di Kab. Garut. Ke...
Penyerahan Bingkisan dari BAZNAS Provinsi Senin, 12/06/2017. Kepala Bidang Peningkatan Kualitas Keluarga (PKK) Dinas P3AKB Setya Mulayana secara simbolis menyerahkan bingkisan dari BAZNAS Provinsi Jawa Barat.
Penandatanganan Pakta Integritas Pejabat di Dinas P3AKB Apel pagi setiap hari Senin adalah kegiatan rutinitas wajib bagi instansi pemerintah, begitupun dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat yang kini beralamat di ...
Rakornas Pembangunan PP dan PA Th.2016 Menteri PP dan PA: Three Ends Strategi Mengakhiri Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPP dan PA) sejak 28 hingga 31 Maret mengadakan Rapat Koordinasi Nasional Pemb...

Leave a Reply

Your email address will not be published.