kirab-parasamya-jawa-barat

Sebagai wujud syukur atas anugerah  tanda kehormatan Parasamya Purnakarya Nugraha yang akan diterima hari ini, Rabu (25/4/2018) di Jakarta, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan melaksanakan kirab/pawai pada Kamis (26/4/18), dengan rute Stasiun KA Bandung – Jl. Kebon Kawung – Jl. Pasirkaliki – jl. Padjadjaran – Jl. Cihampelas – Jl. Wastukencana – Jl. LL.RE Martadinata – Jl. Ir. H. Juanda – Jl. Sulandjana – Jl. Diponegoro pada pukul 09.00-10.30 WIB, dilanjutkan ke Masjid Al-Muttaqin Gd. Sate.

Demikian dikatakan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (24/4/2018). 

“Berkenaan dengan pelaksanaan kirab/pawai tersebut, akan dilakukan pengaturan lalu lintas pada jalur yang dilalui. Untuk itu apabila berdampak terhadap kemacetan lalu lintas, Pemerintah Provinsi Jawa Barat terlebih dahulu pada kesempatan ini  menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat,” paparnya. 

“Dimohon kiranya masyakat yang beraktivitas dan melalui ruas jalan tersebut dapat menyesuaikan,” katanya. 

"Kenapa memilih hari Kamis (26 April 2016) karena momentumnya agar tidak hilang. Rasa bahagia ini harus dirasakan juga oleh masyarakat Jabar," tutur Iwa.

Ia mengatakan, pihaknya akan langsung mengadakan rapat teknis lanjutan terkait dengan pelaksanaan kirab. ASDA III Pemprov Jabar yang juga Penjabat sementara Walikota Bandung M. Solihin ditunjuk sebagai koordinator acara.

"Saya sudah tunjuk Pak ASDA III yang juga Pjs Walikota Bandung karena pelaksanaannya ini kan di Kota Bandung saya minta beliau untuk berkoordinasi dengan Pihak Polda Jabar, Polrestabes Bandung, Satpol PP dan Dishub," ujarnya.

Di penghujung kirab, Gubernur Aher bersama ASN Pemprov Jabar dan masyarakat akan melakukan sujud syukur di Masjid Al Muttaqin Gedung Sate atas diraihnya penghargaan tertinggi tersebut di akhir-akhir masa Jabatan Gubernur Aher.

"Acara ini sederhana tapi dari situ kita langsung lakukan sujud syukur di Masjid Al Muttaqin Gedung Sate sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT," ucap Iwa.

Ribuan Warga Sambut Meriah Pawai Parasamya Purnakarya Nugraha

http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_28123.jpg

Piala Parasamya Purnakarya Nugraha (PPKN) tepat pukul 9.30 WIB tiba di Gedung Sate, Kamis (26/4). Piala yang dibawa Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (Aher) dan Ibu Netty Heryawan itu langsung diarak masuk ke Gedung Sate dengan Kesenian Sisingaankhas Subang. Aher dan Bu Netty naik ke Sisingaan mengiringi piala PPKN itu.

Sebelumnya, piala PPKN sempat diarak dengan berbagai jenis kendaraan dari Stasion KA Bandung hingga Gedung Sate. Sepanjang jalan yang dilewati pawai atau arak-arakan ribuan warga menyambut di pinggir jalan, ada ASN dari masing-masing Perangkat Daerah Pemprov Jabar, anak sekolah, pegawai swasta dan masyarakat sekitar.

Ratusan ASN di lingkungan Gedung Sate pun ikut menyambut kedatangan piala PPKN yang terakhir kali diraih Jabar 29 tahun lalu itu. 

Setelah piala PPKN ditempatkan di tempat khusus, gubernur, para ASN dan para hadirin langsung menuju masjid Al-Muttaqin untuk menggelar sujud syukur atas diraihnya Parasamya Purnakarya Nugraha. (Pun)

Jabar Raih Penghargaan Tertinggi Parasamya Purnakarya Nugraha

http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_28122.JPG

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menjadi satu-satunya Pemerintah Provinsi, dengan kinerja tertinggi nasional selama tiga tahun berturut-turut pada tahun 2014, 2015, dan 2016, sehingga berhak mendapatkan Parasamya Purnakarya Nugraha dari Presiden Republik Indonesia  yang ditetapkan Kepres Nomor 24/TK tahun 2018.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) menerima langsung penghargaan yang diserahkan oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, (25/04/2018). 

"Pertama tentu bersyukur kepada Allah SWT, pada saat yang sama saya nyatakan ini prestasi bersama, ini penghargaan untuk semua masyarakat Jawa Barat, untuk semua stakeholder pembangunan," ungkap Aher.

Aher juga menuturkan bahwa penghargaan yang diraihnya merupakan sebuah tanggung jawab yang telah terselesaikan. Suatu tugas yang dilaksanakan dengan sebaik-baiknya secara amanah.

"Kemudian dinilai keberhasilannya, kemudian ada penghargaan, penghargaan kan di ujung, dan harus memicu prestasi lain, kinerja lain, itu maknanya," kata Aher.

Terkait dirinya yang akan habis masa jabatan sebagai Gubernur Jawa Barat Periode 2013-2018, ia menyatakan bahwa kiprahnya ke depan dalam memajukan bangsa pada umumnya, dan Jawa Barat khususnya, akan terus ia usahakan baik secara formal lewat jalur pemerintahan ataupun secara informal dengan sistem di luar pemerintahan.

"Itu harus kita laksanakan, kita tidak boleh berhenti berkarya, jadi justru kita akan dinilai oleh siapaun karena karya kita, karena manfaat yang dirasakan oleh masyarakat," kata Aher.

"Saya punya teori kesalehan sosial ya, jadi kesalehan sosial, atau ketakwaan sosial itu adalah, saat seseorang hadir ditengah masyarakat, dan masyarakat yang hadir disekitarnya merasakan manfaat kehadiran saya, dimana sekarang saya hadir sebagai Gubenur. Mudah-mudahan prestasi sosial kita menjadi baik juga di mata Allah SWT," tuturnya.

Aher menyebutkan bahwa dihitung dari janji-janji Gubernur saat kampanye, maupun yang termaktub di RPJMD, Pemerintah Pusat menilai keseluruhannya terpenuhi lebih dari 90 persen-nya.

Tentu disamping itu, ada hal-hal baru yang berkembang yang tidak masuk di RPJMD. Seperti misalnya pengembangan Geopark Ciletuh-Pelabuhanratu,  akhirnya Pemprov Jabar berhasil mengorbitkan Nasional Geopark tersebut menjadi UNESCO Global Geopark (UGG).

"Itu di luar janji Gubernur yang terlaksana dan sukses," kata Aher.

Artikel Terkait

Tips Membangun Kedekatan Anak dengan Ayahnya Anak yang dekat dengan Ayah cenderung memiliki emosi stabil, Berikut ini tips yang bisa dilakukan agar anak dekat ayahnya. Menjadi orang tua yang baik itu perlu belajar. Dari ruang kulia...
Kemnaker Luncurkan Kampanye Indonesia Bebas Pekerja Anak 12 Juni 2017 Jakarta — Memperingati Bulan Menentang Pekerja Anak Nasional setiap bulan Juni dan Hari Dunia Menentang Pekerja Anak pada 12 Juni,  Kementerian Ketenakerjaan (Kemnaker) meluncurkan Kampanye Indonesia Bebas Pekerja Anak (K...
Ini 7 Alasan Kuat Mengapa Orangtua Tidak Boleh Gengsi Minta Maaf Pada Anak Setiap orangtua pasti ingin melakukan yang terbaik bagi anaknya. Tapi, yang namanya manusia memang tidak ada yang sempurna. Para orangtua tidak mungkin selalu benar, begitu juga dengan anak-anak. Baik orangtua maupun anak sam...
Silaturahim dan Halal Bihalal 1439H Silaturahim dan Halal dan Bihalal 1439 H Silaturahim dan Halal dan Bihalal 1439 H Silaturahim dan Halal dan Bihalal 1439 H Silaturahim dan Halal dan Bihalal 1439 H
Mien Uno: Perempuan Indonesia is Backbone of The Nation "Perempuan harus berdaya jangan ada self empowerment atau hambatan sosial dan budaya sehingga akan jadi roll mode dunia (teladan, sabar, percaya diri, daya juang, pengorbanan)". Demikian disampaikan oleh Ibu Mien Uno, salah s...

Leave a Reply

Your email address will not be published.