Dapat menjadi jembatan antara orangtua dan sekolah.

Libur telah usai, tahun ajaran baru sebentar lagi dimulai. Biasanya rutinitas orangtua saat menyambut datangnya tahun ajaran baru adalah mempersiapkan perlengkapan sekolah anak. Namun, satu hal penting yang sering dilupakan adalah menyisihkan waktu untuk mengantar anak ke sekolah di hari pertama tahun ajaran baru.

Psikolog anak dan keluarga, Dr. Rose Mini Agoes Salim, M.Psi. atau yang biasa disapa Dr. Romi, mengatakan bahwa kegiatan mengantar anak dihari pertama masuk sekolah dapat menjadi jembatan antara orangtua dan sekolah.

“Mengantar anak pada hari pertama sekolah bisa menjadi jembatan antara orangtua dan sekolah. Karena anak nantinya banyak menghabiskan waktu di sekolah. Jadi sebaiknya orangtua ikut mengenal lingkungan sekolah anak,” ujar Dr. Romi.

Selain ajang perkenalan bagi orangtua dengan sekolah baru buah hatinya, Romi juga mengatakan akan ada banyak informasi yang harus diketahui orangtua saat mengantar anaknya ke sekolah di hari pertama ajaran baru.

“Saat tahun ajaran baru, biasanya banyak informasi yang diberikan oleh sekolah. Misalnya, bagaimana program sekolah selama tahun ajaran berlangsung, Orangtua harus tahu tentang itu.  Selain itu, yang terpenting juga orangtua harus tahu tentang tata tertib sekolah,” ujar Romi.

Hal lain yang tidak kalah penting untuk diketahui orangtua saat mengantar buah hatinya di hari pertama masuk sekolah adalah bagaimana menjalin koneksi antara sekolah, guru, dan orangtua murid.

“Selama tahun ajaran berlangsung, tentunya akan ada banyak hal yang harus diketahui orangtua, karena itu penting sekali menjalin hubungan dengan guru dan sekolah juga badan persatuan orangtua murid. Misalnya, media apa yang akan digunakan nanti untuk berkomunikasi, apakah dengan WhatsApp atau mailing list,” tuturnya.

Pentingnya aktivitas mengantar anak saat hari pertama masuk sekolah ini juga disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan.  Dalam rangka menyambut tahun ajaran baru, Anies Baswedan, mengimbau seluruh orang tua untuk mengantarkan anak di hari pertama sekolah.

Dikutip dari sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id, Senin, 11 Juli 2016, Anies mengatakan bahwa keterlibatan orangtua sangat penting dalam mendampingi anak di hari pertama sekolah, karena dapat membangun hubungan positif antara lingkungan pendidikan di rumah dan di sekolah.

”Mengantarkan anak ke sekolah adalah kesempatan membangun hubungan positif antara lingkungan pendidikan di rumah dan sekolah. Mengantar bukan sekadar sampai sampai gerbang sekolah lantas pergi. Mengantar berarti menemani dan membangun interaksi dengan guru dan orangtua murid lainnya,” ujar Anies. (ase)

Pentingnya orang tua antar anak sekolah
Pentingnya orang tua antar anak sekolah
Pentingnya orang tua antar anak sekolah
Pentingnya orang tua antar anak sekolah
Pentingnya orang tua antar anak sekolah
Pentingnya orang tua antar anak sekolah
Pentingnya orang tua antar anak sekolah
Pentingnya orang tua antar anak sekolah
Pentingnya orang tua antar anak sekolah
Pentingnya orang tua antar anak sekolah

Sumber:
http://life.viva.co.id/news/read/796077-pentingnya-mengantar-anak-di-hari-pertama-sekolah
http://www.kemdikbud.go.id/

Artikel Terkait

Cara Beritahu Anak Mana Imajinasi dan Nyata Imajinasi seorang anak terbentuk saat dia berusia 2 sampai 7 tahun. Jangan heran bila anak kerap menganggap benda mati yang ada di sekitarnya hidup dan bernyawa. Imajinasi atau fantasi seorang anak dapat mendorong mereka u...
Kekerasan dalam Pacaran Fenomena Sunyi di Indonesia Renata, seorang mahasiswi, sudah memahami polanya. Jika sahabatnya Alia memakai kacamata hitam di dalam ruangan, atau jika ia tidak seperti biasanya memakai blus lengan panjang bukannya kaos singlet, atau jika ia menghindar b...
Daftar Negara yang Memiliki Hukuman Kebiri SHUTTERSTOCK Ilustrasi KOMPAS.com - Para penjahat seksual pada anak di Indonesia terancam hukuman kebiri. Meski masih menimbulkan perdebatan, tetapi hukuman tersebut sudah diterapkan di negara lain. Pengebirian yang a...
Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2017: Rokok Ancam Pembangunan Rokok masih menjadi persoalan yang tidak bisa dilepaskan begitu saja di Indonesia. Data dari Kementerian Kesehatan menunjukan bahwa prevalensi perokok di Indonesia pada usia ≥ 15 tahun meningkat sebesar 36,3% dibandingkan den...
Gubernur Sosialisasikan Penyelenggaraan Peparnas XV di CFD Dago Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan sosialisasikan dan deklarasikan penyelenggaraan Pekan Paralimpik Nasional XV di Area Car Free Day (CFD) Jl. Ir.H.Juanda (Dago) Bandung, Minggu (9/10). Hadir dalam acara tersebut,  Wagub J...

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.