Salah satu upaya pemerintah bersama masyarakat untuk penanggulangan kemiskinan adalah melalui Program Terpadu Peningkatan Peran Wanita menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS). Program ini merupakan salah satu upaya untuk mengembangkan SDM dan SDA serta lingkungan untuk mewujudkan keluarga sehat sejahtera dan bahagia  dengan perempuan sebagai penggeraknya. Tahun 2017 panitia provinsi melalui DP3AKB Jabar  menyelenggarakan Rakor awal Program p2wkss di  Kab indramayu.

Hadir kepala DPPA Kabkota se jabar dan para kades/lurah yg sangat antusias dan termotivasi dengan arahan kadis P3AKB Jabar tentang bagaimana seharusnya dinas PP dan PA di kab kota berbuat yg terbaik untuk pemberdayaan perempuan dan anak. Bagian ahir dari Rakor ini peserta dibawa untuk “belanja ide” ke Desa Majasari Kecamatan Sliyeg Kabupaten Indramayu dimana desa ini terpilih sebagai Juara Pertama Lomba Desa Tingkat Nasional.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Mendagri  kepada Kades Majasari  Wartono, S.Pd,

Penilaian lomba desa tingkat nasional dinilai dari berbagai aspek seperti pemerintahan, kemasyarakatan dan kewilayahan. Termasuk lembaga-lembaga desa seperi BPD, LPMD, Kelembagaan Pokmas dan partisipasi masyarakat.

Majasari memiliki cluster ekonomi usaha produktif berbasis peternakan dan pertanian. Termasuk juga pemanfaatan limbah pertanian untuk peternak sapi yh diolah menjadi pupuk organik, sementara daging sapinya diolah menjadi abon dan baso. Selain itu, Desa Majasari juga memberdayakan masyarakat dengan mengajarkan keterampilan rajutan dan aneka kerajinan.

bagi Para purna TKI dan keluarga dilibatkan agar mereka tidak kembali berangkat ke luar negeri dan mampu hidup mandiri secara ekonomi dengan mengikuti program-program yang diadakan oleh pemerintah desa Majasari.

Desa Majasari juga menjadi desa yang melek IT  karena program web desanya dikelola secara baik oleh aparatur desanya. Desa Majasari juga memiliki perpustakaan dengan buku-buku yang lengkap untuk bacaan warganya. Anak2 TKI dilatih bahasa inggris agar mereka lebih kompetitif

Semua ini digagas oleh Kuwu (Kepala Desa) Desa Majasari agar desanya menjadi desa yang lebih baik, bukan sebagai desa tertinggal. Kuwu Wartono, memiliki banyak inovasi dan kreativitas untuk mengubah desanya. Ini tidak lepas dari profesinya sebelum menjadi kepala desa yakni seorang guru. Adapu  Perdes yg dibuat:

Peraturan Desa (Perdes) Majasari Kecamatan Sliyeg Kabupaten Sukabumi Jawa Barat Nomor 3 Tahun 2012 tentang Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Asal Desa Majasari merupakan terobosan terbaik bagi perlindugan TKI di tingkat desa.

Isi Perdes yang ditandatangani oleh Kepala Desa Majasari Wartono meliputi prapenempatan, masa penempatan yang diserahkan urusan perlindungannya kepada BNP2TKI dan masa purna penempatan terkait program pemberdayaan kegiatan ekonomi produktif.(Euis/PKHP)

Rakor P2WKSS 2017

Rakor P2WKSS 2017

Artikel Terkait

Pelatihan Sistem Informasi MOTEKAR Pelatihan Sistem Informasi Laporan Motivator Ketahanan Keluarga (MOTEKAR) Pelatihan Sistem Informasi Laporan Motivator Ketahanan Keluarga (MOTEKAR) Pelatihan Sistem Informasi Laporan Motivator Ketahanan Keluarga (MOTE...
Diskusi Tematik “Perkawinan Sirri” dan “Persepsi Orang Tua tentang... Diskusi tematik dengan topik "Perkawinan Sirri" dan "Persepsi Orang tua tentang TPPO" di Jabar dan Banten. Hasil penelitian menunjukan bahwa para orang tua korban kurang mewaspadai bahkan tidak menanyakan asal usul sehingga t...
Kementerian PPPA Gelar Rakortek Optimalkan Perlindungan Perempuan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB Provinsi Jawa Barat Dewi Sartika bersama Ketua P2TP2A Provinsi Jawa Barat Netty Prasetiyani menghadiri Rapat Koordinasi Teknis Pemberdayaan ...
Menari Three Ends Bareng Menteri Yohana Ibu Kepala Dinas P3AKB, Dewi Sartika mendampingi Mama Yo (Yohana Yembise, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabinet Kerja Jokowi- JK) menari Three Ends. Three Ends merupakan program unggulan Kementerian ...
Gubernur Kukuhkan dan Lantik Pejabat Esselon II Pemprov. Jabar Sebagai konsekuensi adanya SOTK baru dan dalam rangka menghadapi awal tahun baru 2017, Gubernur Ahmad Heryawan mengukuhkan dan melantik para pejabat esselon II (Pengguna Anggaran), Eselon III (Tim Anggaran) dan Eselon IV (Pen...

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.