Sekolah Ramah Anak Terbangun Dari 3 Komponen Utama

Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Jawa Barat yang juga Bunda Literasi Jabar, Netty Heryawan menyebutkan, setidaknya ada 3 komponen penting di sebuah sekolah untuk disebut sebagai sekolah ramah anak. Jika persoalan fisik serta sarana dan prasarana dikategorikan pada komponen hardware, maka Netty menjelaskan jika bahan ajar dan kurikulum sebagai komponen sekolah ramah anak yang kedua, yakni software. Dari dua kompenen awal sekolah ramah anak tersebut, harus ditunjang oleh kompenen ketiga, yakni brainware yang berisi sumber daya manusia yang mumpuni.

“Brainware ini adalah SDM. Sumber daya manusia yang terlibat dalam proses pembelajaran di sekolah mulai dari kepala sekolah, guru, peserta didik, kemudian pelaksana teknis yang lainnya seperti petugas keamanan, administrasi, nah hal-hal yang menjadi ranah brandware inilah yang kemudian harus kita prioritaskan dalam tiga bentuk,” jelasnya kepada PRFM saat ditemui di SMAN 2 Kota Bandung, Kamis 8 Maret 2018.

Adapun 3 bentuk priorotas brainware yang dimaksudkan Netty adalah yang pertama pola hubungan. Netty menjelaskan, pola hubungan ini dimaksudkan sebagai pola interaksi. Dan pola interaksi ini harus dibangun dengan nuansa kekeluargaan demi menciptakan suasana kondusif di lingkungan sekolah.

“Kita harapkan dari pola hubungan ini akan mendukung suatu suasana atau proses pembelajaran yang kondusif, ngga penuh dengan tekanan, ngga penuh dengan hal-hal yang membuat anak stres dengan beban akademis,” jelasnya.

Adapun yang kedua adalah proses pembelajarannya, dimana dalam proses pembelajaran tidak boleh ada kekerasan fisik, psikis ataupun perundungan.

“Dan yang ketiga penanganan masalah, meskipun kita berharap tidak ada masalah, tapi di saat ada masalah, sekolah harus punya SOP penanganan masalah,” tegasnya.

Sumber: http://prfmnews.com

Artikel Terkait

22 Operator Kanit PPPA Polres Mengikuti Pelatihan Simpony Pelatihan Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI-PPA) Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak KB Daerah Provinsi Jawa Barat menggelar Pelatihan Sistem Informasi Online Perlindungan Perempu...
DPRD Jabar Ajak Perkuat Ketahanan Keluarga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat mengajak Pemerintah dan Elemen masyarakat untuk bersama-sama memerangi permasalahan sosial yang marak akhir-akhir ini, terutama fenomena lesbian, gay, biseksual dan tr...
Ebook – Introduction PPRG Silakan download ebook Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender oleh Ismi Dwi Astuti Nurhaeni
Advokasi Untuk Gugus Tugas Kabupaten/Kota tahun 2017 di Garut Kepala Dinas P3AKB Provinsi Jawa Barat Dr.Ir.Hj.Dewi Sartika, M.Si saat memberikan paparannya pada acara Advokasi untuk Gugus Tugas Kabupaten/Kota di Kabupaten Garut. Dalam paparannya dihadapan para stake holder di daerah ...
Aher: Ketauladanan Harus Ditularkan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyatakan bahwa sifat ketauladanan itu harus ditularkan, agar lebih banyak lagi tauladan-tauladan yang lahir di kemudian hari. Hal itu diungkapkan Aher pada sambutan penyerahan penghargaan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published.