“Tunda Nikah Muda, Raihlah Prestasi” merupakan tema acara sosialisasi Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) tahun 2019. Sebelum Kabupaten Kuningan, Sosialisasi Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) telah juga dilaksanakan di Kabupaten Karawang, Kabupaten Bogor, Kabupaten Cirebon, Kota Bogor, Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Ciamis.

Merujuk laporan UNICEF dan Badan Pusat Statistik di awal tahun 2016 yang berjudul “Analisis Data Perkawinan Usia Anak di Indonesia”, secara nasional setiap tahunnya sekitar 46% dari jumlah perkawinan di Indonesia dilakukan anak perempuan sebelum usia 18 tahun, Indonesia juga menjadi negara dengan tingkat perkawinan anak tertinggi ketujuh di dunia dan tertinggi kedua di asia tenggara setelah Kamboja.

Berdasarkan rekapitulasi data kantor wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat pada tahun 2017 mencatat 7 (tujuh) kabupaten/kota yang memiliki angka perkawinan anak sangat tinggi yaitu Kabupaten Indramayu (1.449), Kabupaten Karawang (1.336), Kabupaten Bekasi (1.329), Kabupaten cianjur (1.221), Kabupaten Sukabumi (1.154), Kabupaten Subang (1.103), Kabupaten Garut (1.087).

Sejatinya perkawinan anak memberikan dampak buruk terutama terkait tercabutnya sejumlah hak anak, diantaranya hak mendapatkan pendidikan (rentan putus sekolah), hak bebas dari kekerasan dan pelecehan seksual (rentan kekerasan rumah tangga), hak atas kesehatan (kesiapan saat mengandung dabn resiko kematian saat melahirkan), hak anak untuk dilindungi dari eksploitasi (rentan menjadi sumbu kasus yang lebih buruk seperti perdagangan orang atau bahkan pelacuran).

Acara sosialisasi Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) ini bertujuan:
1. Memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai bahaya perkawinan anak;
2. Memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai hak-hak anak.

Acara dibuka oleh Kepala DP3AKB Prov. Jawa Barat yang diwakilkan oleh Kabid Bidang Peningkatan Kualitas Keluarga (PKK) DP3AKB Prov. Jawa Barat.

Acara sosialisasi Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) di Kabupaten Kuningan tahun 2019 dilaksanakan selama 1 (satu) hari tanggal 15 Agustus 2019 dengan peserta sebanyak 105 orang terdiri atas Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Perwakilan Kecamatan, Perwakilan guru, siswa sekolah dan remaja di Kabupaten Kuningan.

Sosialisasi PUP - Kuningan (1)

Sosialisasi PUP - Kuningan (2)

#TundaNikahMudaRaihlahPrestasi
#StopNikahMuda
#StopKawinAnak
#JabarJuara
#dp3akbJabar
#bidpkk

View this post on Instagram

Tunda Nikah Muda, Raihlah Prestasi di Kab. Kuningan *“Tunda Nikah Muda, Raihlah Prestasi”* . merupakan tema acara sosialisasi *Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP)* tahun 2019. Sebelum Kab. Kuningan, sosialisasi Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) telah juga dilaksanakan di Kab. Karawang, Kab. Bogor, Kab. Cirebon, Kota Bogor, Kab. Tasikmalaya dan Kab. Ciamis. Merujuk laporan UNICEF dan Badan Pusat Statistik di awal tahun 2016 yang berjudul “Analisis Data Perkawinan Usia Anak di Indonesia”, secara nasional setiap tahunnya sekitar 46% dari jumlah perkawinan di Indonesia dilakukan anak perempuan sebelum usia 18 tahun, Indonesia juga menjadi negara dengan tingkat perkawinan anak tertinggi ketujuh di dunia dan tertinggi kedua di asia tenggara setelah Kamboja. Berdasarkan rekapitulasi data kantor wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat pada tahun 2017 mencatat 7 (tujuh) kabupaten/kota yang memiliki angka perkawinan anak sangat tinggi yaitu Kabupaten Indramayu (1.449), Kabupaten Karawang (1.336), Kabupaten Bekasi (1.329), Kabupaten cianjur (1.221), Kabupaten Sukabumi (1.154), Kabupaten Subang (1.103), Kabupaten Garut (1.087). Sejatinya perkawinan anak memberikan dampak buruk terutama terkait tercabutnya sejumlah hak anak, diantaranya hak mendapatkan pendidikan (rentan putus sekolah), hak bebas dari kekerasan dan pelecehan seksual (rentan kekerasan rumah tangga), hak atas kesehatan (kesiapan saat mengandung dabn resiko kematian saat melahirkan), hak anak untuk dilindungi dari eksploitasi (rentan menjadi sumbu kasus yang lebih buruk seperti perdagangan orang atau bahkan pelacuran). Acara sosialisasi Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) ini bertujuan: 1. Memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai bahaya perkawinan anak; 2. Memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai hak-hak anak. . . #TundaNikahMudaRaihlahPrestasi #StopNikahMuda #StopKawinAnak #JabarJuara #dp3akbjabar

A post shared by DP3AKB Prov. Jabar (@dp3akbjabar) on

Artikel Terkait

Peraihan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Pemprov Jawa Barat Tahun 2014 Peraihan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Pemerintah Provinsi Jawa Barat Tahun 2014 Anugerah Parahita Ekapraya (APE) adalah sebagai bentuk pengakuan atas komitmen dan peran para pimpinan Kementrian/Lembaga dan Pemerintah D...
Visit Trauma Healing Korban Kekerasan Seksual pada Anak Kota Tasikmalaya Kota Tasikmalaya geger. Seperti yang diberitakan di media dalam beberapa hari belakangan ini, adanya kejadian tragis menimpa dua bocah perempuan di kota ini. Mereka dilukai secara fisik dan seksual, bahkan yang satunya menemu...
Kunjungan Kerja BP3AKB dan P2TP2A Provinsi Jawa Barat ke Provinsi Bali Sejak awal mulai terbentuknya P2TP2A melalui Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 15 tahun 2010 hingga saat ini, P2TP2A Provinsi Jawa Barat telah menerima dan menangani 777 kasus, meliputi kasus trafiking 269 kasus, Kekerasan ...
Rakor Pokja PUG Tingkat Kabupaten/Kota Se-Jawa Barat Tahun 2017 Kegiatan rakor Pokja PUG tingkat kabupaten/kota se Jawa Barat, Rabu 29 Maret 2017 bertempat di Gedung Andi Hakim Nasoetion IPB Bogor. Peserta yang hadir 54 orang dari pejabat struktural dari 27 Kab/Kota. Acara dibuka oleh ...
Rapat Program Pengasuhan Perlindungan Anak Berbasis Masyarakat (PPABM) Ketua P2TP2A Jawa Barat Netty Prastiyani Heryawan memimpin rapat pada acara Program Pengasuhan Perlindungan Anak Berbasis Masyarakat (PPABM) di Ruang Rapat Sangga Buana Gedung Sate Bandung, Jumat 9 September 2016 ki-ka: ...

Leave a Reply

Your email address will not be published.