Kegiatan dilaksanakan hari Kamis, 27 Februari 2020 di Brits Hotel Karawang.

Visi Pemerintah Provinsi Jawa Barat tahun 2018-2023 terwujudnya Jawa Barat juara lahir batin dengan inovasi dan kolaborasi mengusung misi kedua melahirkan manusia yang berbudaya, berkualitas, bahagia dan produktif melalui peningkatan pelayanan publik yang inovatif dengan salah satu tujuan meningkatnya pengarusutamaan gender dan perlindungan anak.

Maka Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah berkomitmen menjadikan pembangunan ketahanan keluarga sebagai salah satu prioritas utama dalam pembangunan Jawa Barat, hal tersebut diperkuat dengan diterbitkannya Perda No. 9 Tahun 2014 tentang penyelenggaraan pembangunan ketahanan keluarga yang merupakan sebuah proses dan upaya terus menerus untuk dapat meningkatkan kualitas hidup dan penghidupan keluarga dalam rangka mencapai kesejahteraan dan kebahagiaan lahir dan batin seluruh anggota keluarga.

Perkembangan era globalisasi sekarang ini memberikan pengaruh pada tatanan kehidupan keluarga dan masyarakat di bidang sosial, ekonomi, budaya dan teknologi informasi. begitu banyak fenomena sosial yang memperlihatkan tatanan keluarga yang tidak utuh akibat terjadinya kerapuhan keluarga, sebagai contoh tingkat perceraian yang cenderung meningkat, terjadinya peningkatan angka human trafficking baik perempuan dan anak, kriminalitas di kalangan remaja dan anak, dan perkawinan usia anak.

Untuk lebih meningkatkan kemampuan MOTEKAR sebagai ujung tombak keberhasilan program ketahanan keluarga yang mampu mengikuti perkembangan zaman dengan berbagai persoalan yang terjadi di masyarakat tidak terlepas dari perlu ditingkatkan pula kemampuan trainer/pelatih motekar yang berperan sebagai tenaga pendamping motekar di kabupaten/kota yang terdapat di desa/kelurahan tempat domisili para motekar.

Kebutuhan akan trainer yang berkualitas untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, keahlian perlu terus ditingkatkan. Trainers harus selalu mengikuti perkembangan yang terjadi di masyarakat. Permasalahan-permasalahan yang terjadi di masyarakat khususnya hal-hal yang berkaitan dengan ketahanan keluarga.

WhatsApp Image 2020-02-27 at 18.23.30

WhatsApp Image 2020-02-27 at 18.23.30 (2)

WhatsApp Image 2020-02-27 at 18.23.31 (1)

WhatsApp Image 2020-02-27 at 18.23.29

Artikel Terkait

Pemdaprov Jabar Wisuda 2.700 Lulusan Sekoper Cinta KOTA BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta 2.700 wisudawati Sekoper Cinta (Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-cita) untuk menerapkan empat nilai, yakni Physical Quotient (PQ), Intelligence Quotient (IQ), Emo...
Apel Pertama Setelah Libur Idul Fitri Hari ini, Senin 11 Juli 2016 merupakan hari pertama para pegawai dan karyawan BP3AKB masuk kantor setelah melewati libur Idul Fitri. Apel dipimpin langsung oleh Ibu Kepala Badan Dewi Sartika. Baca juga Apel terakhir menjel...
Bukittinggi Menjadi Tuan Rumah Puncak Peringatan Hari Ibu Ke-90 Siaran Pers Nomor: B- 275 /Set/Rokum/MP 01/12/2018 Kota Bukittinggi (21/12) – Peran perempuan sebagai ibu bangsa diharapkan dapat menjadi tauladan, pelopor, agen of change, serta individu yang memiliki potensi, p...
Menerima Kunjungan dari DPRD Banten Hari Senin, 26 September 2016 Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Provinsi Jawa Barat menerima kunjungan tamu. Para tamu berasal dari ketua dan anggota DPRD dari Provinsi Banten. Par...
Sekolah Ramah Anak Terbangun Dari 3 Komponen Utama Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Jawa Barat yang juga Bunda Literasi Jabar, Netty Heryawan menyebutkan, setidaknya ada 3 komponen penting di sebuah sekolah untuk disebut sebagai se...

Leave a Reply

Your email address will not be published.