Akhir-akhir ini kita dikejutkan dengan berita kasus pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur. Seperti Yuyun, gadis berusia 14 tahun yang menjadi korban pelecehan seksual, perbuatan keji itu dilakukan oleh 14 orang pelaku yang juga teman sekolahnya dengan memperkosanya secara brutal, membunuhnya dan membuang jasadnya ke jurang.

Dalam sebuah studi menyebutkan, sebagian besar kasus pelecehan seksual pada anak dilakukan oleh orang yang dikenal, seperti dikutip dari modernmom.com. Pelakunya bisa saja tetangga anda, guru, atau kerabat dekat anda. Di zaman modern ini, mungkin para orangtua terlalu sibuk dengan kegiatan pekerjaan mereka. Maka sangat susah mempunyai waktu dan menjalin komunikasi pada keluarga dan anak. Padahal, suatu komunikasi yang terbuka sangatlah penting bagi anak juga orangtua. Jika pendidikan dan komunikasi terbuka dilakukan sejak dini, bisa menjadi benteng pelindung untuk mereka. Berikut beberapa hal yang harus anda perhatikan untuk melindungi anak anda;

Pertama, Keterbukaan
Jika anak-anak memiliki komunikasi terbuka, mereka akan cenderung mengingatkan anda sesuatu yang mencurigakan sebelum terjadinya sesuatu yang tak diinginkan. Berbeda dengan anak cenderung tertutup, dorong mereka untuk memberitahukan tentang hal-hal yang terjadi kepada mereka yang membuat mereka merasa tak nyaman, takut, dan sedih.

Kedua, Ajarkan anak bagian tubuh mereka
Ini akan membuat mereka lebih nyaman jika harus bercerita tentang sentuhan yang membuat mereka merasa tidak nyaman. Beritahu anak, ada beberapa bagian tubuh yang tidak boleh dilihat atau disentuh orang lain. Selain itu, berikan juga aturan apa yang harus diperbuat jika ada seseorang yang menyentuh bagian tubuh tersebut. Misalkan, berteriak atau memberitahu Anda atau guru.

Ketiga, Berikan Contoh
Katakan pada si kecil, “Apa yang akan kamu lakukan jika seseorang menawarkan hadiah dan makanan?” Bantulah anak untuk memberikan jawaban yang tepat, dengan menjawab ‘Tidak’. Atau, bisa juga mendorong anak-anak untuk menjauh atau melarikan diri dari situasi ini.

Keempat, Keamanan Internet
Program software keamanan pada komputer sehingga Anda bisa memilih situs-situs yang tepat untuk si kecil. Selain itu, jika si kecil sudah hobi berselancar di situs jejaring, ajarkan mereka agar tidak memberikan data pribadi, misalnya alamat, dan nomor telepon, di akun mereka.

Awasi juga penggunaan gadget jangan sampai anak terekspos dengan hal berbau porno melalui alat-alat tersebut meskipun tidak disengaja karena bisa berdampak pada perkembangan seksual anak.

Kelima, Ajak anak bicara tentang seksualitas
Pada tahap ini, anak mungkin terintimidasi oleh teman-temannya–termasuk dalam hal-hal yang bersifat seksual. Agar ia tidak mencari tahu ke sumber yang salah, buat anak merasa nyaman untuk membahas hal ini dengan Anda. Cari cara dan waktu yang tepat untuk membicarakannya tanpa membuatnya malu. Tanamkan juga rasa malu sejak dini dan ajarkan si kecil untuk tidak membuka baju di tempat terbuka, juga tidak buang air kecil selain di kamar mandi;

Keenam, Mengajar anak-anak tentang sistem pertemanan
Anak-anak harus belajar lebih aman bersama teman terpercaya daripada sendirian. Mendorong anak untuk mempercayai perasaan mereka, jika sesuatu tidak merasa benar, mereka harus bisa menjauh dan memberitahu Anda tentang hal itu segera.

Demikian beberapa hal yang harus anda perhatikan dan anda pelajari untuk melindungi anak anda dari pelecehan seksual. Jangan sampai anak anda menjadi korban dari perbuatan keji tersebut. Dengan beberapa kasus yang terjadi akhir-akhir ini mengajarkan kita untuk lebih waspada kepada lingkungan dan lebih mempunyai waktu spesial bagi anak-anak anda.

sumber: jawaban.com

Artikel Terkait

Jenguk Jamaludin, P2TP2A Jabar Akan Siapkan Psikolog Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Provinsi Jawa Barat Netty Heryawan mengatakan mengingat usia Jamaludin, bocah korban kecelakaan mesin penggilingan tanah yang masih sangat belia, pendampi...
Akhiri Kekerasan Ekonomi pada Perempuan untuk Tingkatkan PDB JAKARTA, (PR).- Kaum perempuan yang tidak bekerja rentan mengalami kekerasan ekonomi. Padahal, apabila angka kekerasan terhadap perempuan menurun, produk domestik bruto Indonesia akan naik. Hal itu mengemuka dari hasil Sur...
Bimtek Motekar Angkatan 5 Bandung,Kepala Dinas P3AKB saat memberikan sambutan pada pembukaan acara Bimtek Motekar Angkatan ke 5 yang sekaligus angkatan terakhir.
Counting Down 222 Hari Menuju PON XIX Jabar Acara hitung mundur (counting down) jelang pelaksanaan Pekan Olah Raga Nasional (PON) XIX/2016 dilaksanakan setiap bulan. Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua Umum Panitia Besar (PB) PON XIX/2016, Deddy Mizwar atau akrab disa...
Mengajak Anak Mudik, Ini Saran KPAI untuk Para Orang Tua Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto berharap tidak ada pemudik bersepeda motor yang membawa anak-anaknya karena dapat membahayakan keselamatan anak."Bila mudik menggunakan sepeda motor, sebaiknya tid...

Leave a Reply

Your email address will not be published.