Hero section image background

Sekolah Perempuan Jabar

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan sebagai upaya mewujudkan perempuan Jawa Barat juara yang mampu memberdayakan diri, keluarga, dan lingkungan sekitarnya. Pemberdayaan yang dilakukan merupakan upaya untuk mewujudkan kesetaraan peran, akses, partisipasi, kontrol, dan manfaat antara perempuan dan laki-laki di semua bidang.

Sekolah Perempuan Jawa Barat

Sekolah Perempuan Jawa Barat, yang sebelumnya dikenal sebagai Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-cita (Sekoper Cinta), adalah program unggulan yang diluncurkan oleh Gubernur Jawa Barat bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak RI pada Desember 2018. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan sebagai upaya mewujudkan perempuan Jawa Barat juara yang mampu memberdayakan diri, keluarga, dan lingkungan sekitarnya.


Sekolah Perempuan Jawa Barat
adalah program inovatif Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui DP3AKB Jawa Barat yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan melalui pendidikan nonformal, keterampilan, dan penguatan peran perempuan di bidang politik, hukum, sosial, dan ekonomi.

🌟 Latar Belakang

  • Jawa Barat memiliki populasi perempuan hampir setara dengan laki-laki, namun kesenjangan kualitas masih nyata.

  • Indeks Pemberdayaan Gender (IDG) dan Indeks Pembangunan Gender (IPG) di bawah rata-rata nasional.

  • Kasus kekerasan terhadap perempuan dan tingginya pernikahan anak masih menjadi tantangan serius.

🎯 Tujuan Program

  • Meningkatkan akses perempuan terhadap pendidikan, ekonomi, dan informasi.

  • Menumbuhkan kesadaran kritis serta partisipasi perempuan dalam pembangunan.

  • Mendorong perempuan untuk mandiri secara finansial dan berperan aktif di masyarakat.

    🔶 Dampak Nyata Program

    👩‍🎓 Total Sejak Tahun 2019 s.d 2024

    Pelatihan Dasar dan Tematik : 134.180 orang

    Pelatihan Vokasional : 4.602

    Memiliki Usaha : 1.164 orang


    📈 Pencapaian:

    • Peningkatan pendapatan perempuan

    • Keterlibatan dalam forum musyawarah desa

    • Pengurangan pernikahan usia anak

    • Pelaku UMKM perempuan meningkat

 

gambar ke-0