
Garut, 5 Mei 2026 — Rangkaian kegiatan budaya “Napak Tilas Pajajaran: Kirab Mahkota Binokasih 2026” disambut antusias oleh masyarakat Kabupaten Garut. Kegiatan kirab yang dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, berlangsung khidmat dengan rute dari Korem Garut menuju Pendopo Kabupaten Garut.
Dalam pelaksanaannya, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat turut hadir didampingi oleh Sekretaris Dinas serta Kepala Bidang Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan (PKHP). Kehadiran jajaran DP3AKB Jabar ini menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya sekaligus penguatan nilai-nilai sosial dalam masyarakat.
Menariknya, Kepala DP3AKB Provinsi Jawa Barat Ibu dr. Siska Gerfianti, Sp.DLP, M.HKes. turut ambil bagian secara langsung dalam arak-arakan kirab dengan menaiki Kereta Kencana bersama Wakil Bupati Garut Ibu drg. L. Putri Karlina, MBA,. Iring-iringan tersebut menjadi bagian dari prosesi sakral kirab Mahkota Binokasih yang sarat makna historis dan simbolis, menggambarkan kejayaan serta nilai luhur Kerajaan Pajajaran.
Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Barat Bapak Dedi Mulyadi menyampaikan amanat kepada masyarakat bahwa kegiatan ini bukan sekadar napak tilas sejarah, melainkan momentum untuk membangun karakter dan semangat masyarakat Jawa Barat.
“Saya berpesan agar masyarakat Jawa Barat memiliki sifat berani dan menjadi orang sukses apabila merantau ke daerah selain di Jawa Barat. Acara ini bukan sekadar napak tilas Pajajaran, tetapi juga membangun semangat masyarakat Jawa Barat yang memiliki akal pikiran dan rasa,” ujar Pak Dedi Mulyadi. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Garut yang telah menunjukkan antusiasme tinggi serta menjaga ketertiban selama berlangsungnya acara. Tak lupa, penghargaan turut diberikan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini.
Kirab Mahkota Binokasih sendiri merupakan bagian dari upaya menghidupkan kembali nilai-nilai sejarah dan budaya Sunda, sekaligus mempererat keterlibatan masyarakat dalam menjaga warisan leluhur. Setelah pelaksanaan di Kabupaten Garut, rangkaian kirab akan dilanjutkan ke Kabupaten Cianjur pada Rabu, 6 Mei 2026, sebagai bagian dari perjalanan budaya yang menghubungkan jejak historis Pajajaran di berbagai wilayah Jawa Barat.
Penulis: Irfan Supriyadi



