
Bandung — Rabu (13/5/2026), kegiatan Pasanggiri Biantara dengan tema “Mieling Poe Ngadegna Tatar Sunda: Neuteup Ka Hareup Pikeun Masieup, Nyoreang ka Tukang Keur Awahan Langkah” sukses diselenggarakan di Aula Graha Pustaloka, Dispusipda Provinsi Jawa Barat, Jalan Kawaluyaan Indah II No. 4, Soekarno Hatta, Kota Bandung.
Kegiatan ini menjadi ruang aktualisasi generasi muda Jawa Barat dalam melestarikan budaya Sunda melalui seni berbicara dan berpidato dalam berbagai bahasa, sekaligus menjadi momentum refleksi terhadap nilai-nilai budaya Sunda sebagai pijakan menghadapi masa depan.
Sebanyak 24 grand finalis terbaik dari seluruh Jawa Barat tampil dalam babak final setelah melewati proses seleksi ketat dari total 1.381 pendaftar. Para finalis berkompetisi untuk memperebutkan Piala Gubernur Jawa Barat dalam berbagai kategori, mulai dari kategori inklusi SLB, Bahasa Sunda, Bahasa Inggris, hingga Bahasa Arab untuk tingkat SD/MI, SMP/MTS, SMA/SMK/MA sederajat.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah, akademisi, mitra kolaborator, serta tokoh pendidikan dan sosial di Jawa Barat. Gubernur Provinsi Jawa Barat pada kesempatan ini diwakili oleh Bapak Drs. Asep Sukmana, M.Si. selaku Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat. Turut hadir Kepala DP3AKB Provinsi Jawa Barat Ibu dr. Siska Gerfianti, Sp.DLP., M.H.Kes., Kepala Dispusipda Provinsi Jawa Barat Drs. H. Kusmana Hartadji, M.M., serta para undangan dari Organisasi Perangkat Daerah Provinsi Jawa Barat.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai mitra dan kolaborator, di antaranya Bank BJB, APSAI Provinsi Jawa Barat, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM), International Women University (IWU), SMK Daarut Tauhid Bandung, Sekolah ITQAN, ITQAN Peduli, D’Vam Model, hingga McDonald’s.
Dalam sambutannya, Kepala DP3AKB Provinsi Jawa Barat, Ibu dr. Siska Gerfianti, Sp.DLP., M.H.Kes., menyampaikan bahwa Pasanggiri Biantara bukan sekadar ajang perlombaan pidato, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter, keberanian, kemampuan komunikasi, serta kecintaan generasi muda terhadap budaya daerah.
Beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan inisiasi dari Gubernur Jawa Barat sebagai upaya mendorong anak-anak dan generasi muda Jawa Barat agar bangga menggunakan bahasa daerah, memiliki kemampuan komunikasi yang baik, serta tetap menjaga nilai-nilai budaya Sunda sebagai generasi Pancawaluya di tengah perkembangan zaman.
“Kegiatan ini merupakan inisiasi Bapak Gubernur Jawa Barat untuk mendorong anak-anak dan generasi muda Jawa Barat agar terus bangga menggunakan bahasa daerah, memiliki kemampuan komunikasi yang baik, serta tetap menjaga nilai-nilai budaya Sunda sebagai generasi Pancawaluya di tengah perkembangan zaman. Ke depan, kegiatan ini juga diwacanakan menjadi agenda rutin tahunan dengan tema yang akan terus disesuaikan,” ujarnya.
Kegiatan kemudian ditutup oleh Bapak Drs. Asep Sukmana, M.Si. selaku Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda yang sangat baik dan diharapkan dapat terus konsisten dilaksanakan setiap tahun. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk mengamalkan nilai-nilai Pancawaluya dalam kehidupan sehari-hari.
Beliau turut mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan, termasuk para orang tua, sekolah, mitra kolaborator, serta seluruh peserta yang telah menunjukkan semangat dan antusiasme selama kegiatan berlangsung.
Rangkaian kegiatan berlangsung meriah sejak pagi hari dengan penampilan para peserta dari berbagai kategori lomba. Selain kompetisi biantara, acara turut dimeriahkan dengan penampilan fashion show, tari tradisional, games interaktif, serta pemberian apresiasi kepada dewan juri dan para kolaborator yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan.
Adapun dewan juri pada kegiatan ini terdiri dari:
- Dewi Indriyani
- Amirush Shaffa F., S.Pd., M.Pd., C.PS.
- M. Ziidan Amiirul B.
- Shindy Diah Ayu Lestari, S.IP., M.Hub.Int.
Di akhir acara, para pemenang dari setiap kategori menerima penghargaan dan hadiah secara simbolis yang diserahkan oleh perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama para mitra kolaborator.
Melalui Pasanggiri Biantara ini, diharapkan semangat pelestarian budaya, penguatan karakter generasi muda, serta kecintaan terhadap bahasa dan identitas Sunda dapat terus tumbuh dan berkembang di Jawa Barat.
Penulis: Irfan Supriyadi



